Polinter
Vol 1, No 2 (2015)

STRATEGI DEWAN PIMPINAN DAERAH PARTAI GERINDRA PROVINSI DKI JAKARTA PADA PEMENANGAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH (Studi Kasus Kemenangan Pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama)

RULLY RULLY (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2016

Abstract

ABSTRACT This research aims to find out and analyze A Strategy of Regional Leader Council Gerindra DKI Jakarta on Winning of Regional Head and Deputy Head of The Local(case study : The victory of the Couple Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama). The Strategy of Regional Leader Council Gerindra DKI Jakarta On winning general election of Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama at elections regional leader in DKI Jakarta in 2012 was declared effective. The success of the Regional Leader Council Gerindra DKI Jakarta on winning the election of Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama at elections regional leader in 2012, It appears on the mechanism of the election. Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama obtained the most votes in two rounds on winning the regional election in 2012 in DKI Jakarta. In the first round Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama gets 1.847.157 votes (42,60%) more than Foke and Nara that gets 1.476.648 votes (34.05%). Similarly, in the second round of the elections Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama gets the highest votes which is about 2.472.130 votes (58.82%), more than Foke and Nara which only gets 2.120.875 votes (46.18%). The winning of Joko Widodo and Basuki Tjahaja purnama not only because both of them are the ideal figure as leader of the community, but also because of the hard work of DPD Gerindra DKI Jakarta that collaborate with DPD PDIP DKI Jakrta as the one that carries a pair of candidates Joko Widodo and Basuki Tjahaja Purnama to push through as Governor and Deputy Governor of DKI Jakarta. Keywords : Strategy, the Regional Leader Council Gerindra DKI Jakarta, The Elections of Regional Head and Deputy Head of The Local ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Strategi Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta Pada Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah (Studi  Kasus  Kemenangan Pasangan Joko Widodo Basuki Tjahaja Purnama). Strategi DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta pada pemenangan pemilu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama pada pemilihan Umum Kepala Daerah di wilayah Provinsi DKI Jakarta tahun 2012 dinyatakan cukup efektif. Keberhasilan DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta pada pemenangan pemilu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama pada pemilihan Umum Kepala Daerah tahun 2012, nampak pada mekanisme pemilihan umum kepala daerah di Provinsi DKI Jakarta. Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara terbanyak dalam 2 kali putaran Pada Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2012 di Provinsi DKI Jakarta. Pada putaran 1 Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara 1.847.157 suara (42.60 %) lebih banyak  dari Foke dan Nara dengan perolehan suara sebanyak 1. 476.648 suara (34. 05 %). Demikian pula Pada Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah putaran kedua Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara paling banyak yaitu 2.472.130 suara (58.82 %), lebih banyak dari Foke dan Nara yang hanya memperoleh suara 2. 120. 875 suara (46. 18 %). Kemenangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama tidak hanya karena mereka berdua sosok yang ideal sebagai pemimpin masyarakat, tetapi juga karena kerja keras DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta sebagai partai yang mengusung pasangan calon tersebut untuk menggoalkan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta.   Kata Kunci: Strategi, DPD Partai Gerindra DKI, Pemilihan Kepala daerah DKI

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

polhi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Polinter merupakan jurnal kajian ilmu politik dan ilmu hubungan internasional yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Polinter terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun, yaitu pada semester genap dan ganjil. Jurnal ini berusaha mengangkat dan mengkaji ...