Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam
Vol. 7 No. 2 (2014)

ADAT PENUNDAAN PERNIKAHAN AKIBAT MENINGGALNYA SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA: Studi Kasus di Desa Ngumpul, Kabupaten Jombang

Hidayat, Firman (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2014

Abstract

Marriage in Islam is very strong agreement to obey the commands of Allah and follow the Sunnah of the Messengerand implement them is worship. In Islamic law on the prohibition of marriage are related to time, ie the prohibitionto perform a wedding when someone does ihram, ihram both Hajj and Umrah Ihram and the prescribed period.Most of the villagers Ngumpul District of Jogoroto Jombang, still holding on to habits that have been passeddown through generations of the less well to do weddings, ie do delay marriage when one family member died andhad to wait until the turn of the year for the death of one of the members the family. They believe if there is a breakwill get a negative impact on later life. Authors of this study looked significantly related to how a customimplementation delays due to the wedding of a family member dies, the factors that cause the still-compliancewith the customary delay marriage and how the traditional view of Islamic law to delay the wedding.[Pernikahan menurut Islam adalah akad yang sangat kuat untuk mentaati perintah Allah SWT sertamengikuti sunnah Rasul dan melaksanakannya adalah ibadah. Dalam hukum Islam terdapat tentanglarangan pernikahan yang berkaitan dengan waktu, yaitu larangan untuk melakukan pernikahanketika seseorang melakukan ihram, baik ihram haji maupun ihram umrah dan pada masa iddah.Sebagian masyarakat Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang, masih berpegangpada kebiasaan yang sudah turun-temurun terhadap hari yang kurang baik untuk melakukan acarapernikahan, yaitu melakukan penundaan pernikahan ketika salah satu anggota keluarganya meninggaldunia dan harus menunggu sampai pergantian tahun atas kematian salah satu anggota keluargatersebut. Mereka meyakini apabila ada yang melanggarnya akan mendapatkan dampak negatifterhadap kehidupannya kelak. Penyusun memandang penelitian ini signifikan terkait bagaimanapelaksanaan adat penundaan pernikahan akibat meninggal salah satu anggota keluarga, faktor-faktoryang menyebabkan masih dipatuhinya adat penundaan pernikahan serta bagaimana pandangan hukumIslam terhadap adat penundaan pernikahan tersebut.]

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

Ahwal

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Al-Ahwal aims to serve as an academic discussion ground on the development of Islamic Family Law and gender issues. It is intended to contribute to the long-standing (classical) debate and to the ongoing development of Islamic Family Law and gender issues regardless of time, region, and medium in ...