Penelitian dengan mendasarkan data pasar modal di Indonesia semakinmarak, namun menimbulkan persoalan antara lain yaitu adanya biasdata (terutama normalitasnya). Sementara itu beberapa penelitianmenunjukkan adanya kegunaan rasio keuangan dalam menghasilkaninformasi bagi pengguna data keuangan di pasar modal Indonesia tersebut. Penelitian-penelitian yang dilakukan, sesuai dengan perkembangan yang terjadi telah banyak mengaplikasikan alat-alat statistik terutama yang beraliran positivisme. Tulisan ini mencoba mengemukakan hasil penelitian atas kemampuan rasio keuangan (dalam hal ini ROE) dalam membedakan "yields" (dalam hal ini capital gain dan dividend per share) dengan mengaplikasikan clustering dan MANOVA yang sekaligus merupakan usaha menguji data pasar modal Indonesia termasuk mentransformasikannya. Hasilnya menunjukkan masih rendahnya normalitas data yang ada, walaupun sudah ditransformasikan. Hasil ini memang masih harus memerlukan pengujian ulang agar dapat lebih meyakinkan.
Copyrights © 1999