Bentuk penelitian yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode deskriptifdengan pendekatan kuantitatif.Metode deskriptif adalahmetode yang sifatnya memberikan gambaran secara sistematis, aktual dan akurat mengenai fakta-fakta,sifat-sifatdanhubunganantarfenomenayangdiselidiki. Menurut Moh. Nasir (2004:63) metode deskriptif didefinisikan sebagai “Suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiranataupunsuatukelas peristiwapadamasasekarang. ”Tujuan penelitiandeskriftifmenurutMoh.Nasiradalah:Untuk membuatdeskripsi, gambaran ataulukisan secarasistematis, aktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifatsertahubungan antarfenomena yangdiselidiki.Sedangkan pendekatan kuantitatif diterapkan dengan menggunakan rumus statistik untuk membantu dalam menganalisa data dan fakta yang diperoleh (Arikuntoro, 2003 : 15)Berdasarkan perhitungan korelasi diperoleh nilai r sebesar 0,667 apabila dihubungkan dengan tabel interpretasi maka hasil korelasi tergolong kuat.Ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara pendidikan dan pelatihan dengan efektifitas kerja pada Kantor Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu. Oleh karena itu pendidikan dan pelatihan sangat penting diberikan kepada pegawai untuk dapat meningkatkan kecakapan, keterampilan dan kemampuan serta keahlian sehingga efektivitas kerja dapat dilaksanakan didalam mencapai tujuan atau sasaran didalam instansi.Berdasarkan hasil koefisien determinan diperoleh nilai r square 0,445 ini berarti peran atau kontribusi variabel pendidikan dan pelatihan mampu menjelaskan variabel efektivitas kerja sebesar 44,5%. Dengan demikian bahwa pendidikan dan pelatihan memberikan pengaruh terhadap efektivitas kerja sebesar 44,5% pada Kantor Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu, sedangkan 55,5% dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitianini.
Copyrights © 2018