DEDIKASI JURNAL MAHASISWA
Vol 1, No 1 (2018)

KEKUATAN ALAT BUKTI KETERANGAN SAKSI YANG MEMILIKI HUBUNGAN DARAH DENGAN TERDAKWA DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DALAM KELUARGA

A, Icshan (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2019

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan alat bukti keterangan saksi yang memiliki hubungan darah dengan terdakwa dalam tindak pidana pencurian dalam keluarga dan faktor apa saja yang menjadi hambatan dalam pembuktian dengan mengunakan alat bukti keterangan saksi yang memiliki hubungan darah dengan terdakwa terhadap tindak pidana pencurian dalam keluarga serta faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pencurian dalam keluarga. Keterangan saksi dalam suatu perkara pidana merupakan salah satu alat bukti penting dalam suatu pembuktian. Alat bukti berupa keterangan saksi sangatlah lazim digunakan dalam penyelesaian perkara pidana. Keterangan yang diberikan oleh seorang saksi dimaksudkan untuk mengetahui apakah memang telah terjadi suatu perbuatan pidana (strafbaar feit) atau tidak yang dilakukan terdakwa. Posisi saksi yang demikian penting nampaknya sangat jauh dari perhatian masyarakat maupun penegak hukum. Pembuktian dalam hukum acara pidana merupakan hal sangat penting dalam proses pemeriksaan perkara pidana di pengadilan. Pembuktian dipandang sangat penting dalam hukum acara pidana karena yang dicari dalam pemeriksaan perkara pidana adalah kebenaran materil, yang menjadi tujuan dari hukum acara pidana itu sendiri. Untuk menemukan suatu kebenaran dalam suatu perkara, pembuktian adalah cara paling utama yang digunakan hakim untuk menentukan benar tidaknya terdakwa melakukan perbuatan yang didakwakan atau memperoleh dasar-dasar untuk menjatuhkan putusan dalam menyelesaikan suatu perkara. Oleh karena itu, para hakim harus hati-hati, cermat, dan matang dalam menilai dan mempertimbangkan masalah pembuktian. Keynote: Tindak Pidana, Alat Bukti Keterangan Saksi, Pembuktian.

Copyrights © 2018