Kurangnya air bersih di wilayah kota batam khususnya dan Kepulauan Riau umumnya, membuat masyarakat lebih cenderung mengkonsumsi Air Minum dalam kemasan (AMDK) atau Air Minum Isi Ulang (AMIU) untuk kebutuhan air minum sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar cemaran logam yang terdapat dalam produk-produk air minum dalam kemasan yang hasilnya kemudian di bandingan dengan standar nasional indonesia (SNI) 01-3553-2006 tentang air minum dalam kemasan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Tahap penelitian ini meliputi pengambilan sampel, penentuan pH, dan analisa logam. Analisa logam dilakukan mengunakan ICPE-9000 merk shimadzu. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 8 merk AMDK, didapatkan 1 merk mengandung logam berat Cd yang melebihi standar yang telah di tetapkan standar nasional indonesia (SNI) 01-3553-2006 tentang air minum dalam kemasan, sedangkan untuk logam Pb dan Cu tidak melebihi ambang batas yang telah di tentukan. Kata Kunci: AMDK, Logam Berat, ICPE-9000
Copyrights © 2017