Dasar penelitian ini diangkat karena mulai banyaknya pendapat dari kalangan tertentu atau masyarakat yang mulai meragukan pentingnya kegiatan pelatihan pramuka di dalam mengembangkan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses, hasil, dan faktor-faktor penghambat pelatihan pramuka dalam mengembangkan kreativitas anggotanya di kejar paket C Harapan Bangsa Desa Balonggandu. Pendekatan penelitian ini dengan kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa: (1) proses kegiatan pelatihan pramuka penegak di kejar paket c Harapan Bangsa sudah cukup baik dengan pemilihan metode dan materi pelatihan tentang kepramukaan yang tepat serta waktu pelatihan yang sesuai dengan peserta pelatihan. (2) hasil pelatihan pramuka penegak dalam mengembangkan kreativitas anggotanya juga sudah cukup baik. Hal ini terlihat dari beberapa anggota yang mulai mengembangkan kreativitasnya dalam hal gagasan/ide dan kreativitas berbentuk hasta karya dari barang bekas. (3) faktor penghambat yang muncul adalah dari alat-alat pramuka yang kurang mendukung, dan kondisi area pelatihan pramuka. Rekomendasi penelitian ini antara lain: (1) bahwa sebaiknya lembaga pendidikan lebih peduli akan sarana dan prasarana dalam menunjang kegiatan pelatihan pramuka. dan (2) untuk penelitian lanjutan bisa dijadikan bahan kajian bagi pihak yang berminat untuk meneliti lebih lanjut dalam rangka pengembangan ilmu atau teori. Kata kunci: Pelatihan, Pramuka Penegak, Kreativitas, Kejar Paket C
Copyrights © 2017