Dalam rangka membangun kesiapan dan mengantisipasi serta menanggulangi kerawanan panganmaka harga bahan pangan di Indonesia diatur oleh pemerintah. Pemerintah harus selalu memantauharga bahan pangan, karena seringkali terjadi ketidakstabilan harga di pasar. Pemerintah harusmemiliki perencanaan kegiatan guna memastikan kondisi harga bahan pangan tetap stabil. Di kotaMalang, hal ini dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang. Oleh karena itu,Bidang Ketersediaan dan Distribusi Kerawanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan PanganKota Malang membutuhkan sebuah referensi guna meramalkan harga bahan pangan di KotaMalang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, yaitu harga Sembako(Sembilan Bahan Pokok) di Kota Malang. Data harga sembako didapatkan dari Sistem InformasiKetresediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jawa Timur mulai dari tanggal 1 Januari 2016sampai 31 Desember 2017. Dari hasil identifikasi pola data, didapatkan pola data harga sembakoadalah pola horisontal. Oleh karena itu, metode yang tepat digunakan dalam meramalkan hargasembako yaitu Metode Single Exponential Smoothing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MetodeSingle Exponential Smoothing sangat tepat digunakan dalam meramalkan harga sembako, karena rata-rata error dari hasil peramalan kesembilan bahan pokok tersebut adalah 0,8%. Sehingga peramalandengan metode tersebut memiliki tingkat akurasi 99,2%.
Copyrights © 2019