Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi (JKIKT)
Vol 1 No 1 (2019)

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KETERBATASAN LINGKUP GERAK SENDI BAHU AKIBAT POST ORIF FRAKTUR SHAFT HUMERUS DEXTRA DI KELURAHAN ALALAK UTARA BANJARMASIN TAHUN 2018

Mar’atus Sa’diah (Politeknik Unggulan Kalimantan)



Article Info

Publish Date
11 Apr 2019

Abstract

Fraktur humerus merupakan suatu kondisi terputusnya kontinuitas jaringan tulang lengan atas yang disebabkan oleh benturan atau trauma langsung maupun tidak langsung. Terjadinya fraktur dapat menyebabkan timbulnya nyeri, bengkak, spasme, penurunan kekuatan otot dan pengecilan otot. Fraktur humerus juga mengakibatkan keterbatasan Lingkup Gerak Sendi (LGS) pada bahu dan siku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan LGS pada bahu kanan yang mengalami keterbatasan dengan menggunakan intervensi exercise therapy berupa passive dan active exercise serta hold relax. Penelitian menggunakan metode case study pada 1 jenis kasus dengan sampel tunggal, diberikan dosis 6 kali perlakuan dalam waktu 3 minggu. Hasilnya terjadi peningkatan LGS bahu kanan yang dievaluasi menggunakan goniometer, perbandingan antara T1 dengan T6 yaitu S. 40⁰ - 0⁰ - 120⁰ menjadi S. 50⁰ - 0⁰ - 140⁰, F. 100⁰ - 0⁰ - 60⁰ menjadi F. 110⁰ - 0⁰ - 70⁰ dan R belum dapat dilakukan menjadi R. 75⁰ - 0⁰ - 80⁰.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JKIKT

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

is a scientific journal published by the Unggulan Kalimantan Polytechnic. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thinking or research ideas and results that have been achieved in the fields of Pharmacy, Medical Laboratory Sciences, Medical Records and Health Information ...