Jalan lingkungan merupakan jalan umum yang berfungsi melayani angkutan lingkungan dengan ciri perjalanan jarak dekat, dan kecepatan rata - rata rendah. Jalan lingkungan yang ada di pemukiman sebagian besar berupa gang yang memiliki dimensi yang beragam. Jalan lingkungan memiliki peranan pentingdalam aktivitas masyarakat, karena merupakan jalan yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Adapun tujuan dari Penelitian ini antara lain untuk Mengetahui factor-faktor umum yang sering menghambat penyelesaian pekerjaan, serta peringkat (rangking) dari faktor-faktor tersebut. Penelitian dilakukan pada pekerjaan peningkatan jalan lingkungan (cor beton) di Kabupaten Kotawaringin Baratb 2017. Metode penelitian yang diterapkan untuk tugas akhir ini menggunakan salah satu jenis metode penelitian deskriptif yaitu penelitian survei. Penelitian yang dilakukan berupa survei dengan cara menjaring pendapat atau persepsi, pengalaman, dan sikap responden mengenai waktu efekti pelaksanaan kegiatan peningkatan jalan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut yaitu lima (5) Faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek adalah a. Gangguan Cuaca, dengan nilai mean 2,56 dan masuk kategori sangat berpengaruh. b. Ketersediaan modal awal pekerjaan, dengan nilai mean 2,43 dengan kategori berpengaruh. c. Ketersediaan tenaga kerja, dengan nilai mean 2,20 dengan kategori berpengaruh. d. Keterlambatan persetujuan hasil tes uji laboratorium (Mutu Beton), dengan nilai mean 2,16 dengan kategori berpengaruh. e. Keamanan lingkungan, dengan nilai mean 2,12 dengan kategori berpengaruh.
Copyrights © 2018