Setelah pendapatan atas hunian kamar, pada umumnya pendapatan terbesar kedua pada sebuah hotel diperoleh dari departemen makanan dan minuman,seperti restoran, kafe, pub, bar, maupun usaha kuliner lainnya yang dikelola sendiri oleh manajemen hotel.Tulisan ini akan mencoba untuk memaparkan bagaimana hubungan serta pengaruh antara tingkat hunian kamar dengan pendapatan makanan dan minuman di sebuah hotel. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif, yang bersumber pada data primer dan data sekunder.Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana, uji korelasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat hunian kamar mempengaruhi secara positif pendapatan makanan dan minuman yang dijualnya, namun pengaruhnya bisa dikatakan tidak terlalu signifikan. Dimanasisanya dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian yang telah dilakukan oleh penulis.
Copyrights © 2019