Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan alat peraga sistem pengisian berbasis kerja rangkaian mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam melakukan pengukuran sistem pengisian pada mata kuliah kelistrikan otomotif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pola pre test - post test one group design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Teknik Mesin D3 Universitas Negeri Semarang angkatan 2009 yang mengikuti mata kuliah Praktik Kelistrikan Engine (30 mahasiswa). Hasil analisis menunjukkan nilai  rata–rata  hasil belajar  mahasiswa  sebelum menggunakan alat  peraga  sistem  pengisian  berbasis  kerja rangkaian  (metode  ceramah)  sebesar  47,5  sedangkan  nilai  rata–rata  hasil  belajar  mahasiswa  sesudah menggunakan alat peraga sistem pengisian berbasis kerja rangkaian sebesar 56,14. Berdasarkan uji -t diketahui bahwa ada perbedaan antara sesudah dan sebelum penggunaan alat peraga sistem pengisian berbasis kerja rangkaian. Besarnya peningkatan rata – rata hasil belajar mahasiswa adalah 8,64 atau 18,2 %.
Copyrights © 2012