Rendahnya pemahaman matematika siswa dapat disebabkan karena pelajaran matematika yang kurang disukai oleh kebanyakan siswa dan belajar matematika dianggap sulit. Pembelajaran berlangsung kurang efektif dan hanya mengacu pada proses mentransfer materi dari guru kepada siswa atau yang lebih dikenal teacher oriented seperti yang terjadi di kelasVI SDN Karpote 3 Kec. Blega Kab. Bangkalan. Pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem). Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan menggunakan lambang bilangan romawi melalui metode berbasis masalah siswa kelas VI SDN Karpote 3. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan melalui 2 siklus. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kegiatan pembelajaran dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan belajar siswa mengalami total peningkatan 73,3%, siklus 1 dari 23,1% menjadi 46,2%, siklus 2 dari 46,2% menjadi 92,3%. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan metode berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan menggunakan lambang bilangan pada siswa kelas IV SDN Karpote 3.
Copyrights © 2018