Masyarakat dewasa ini berada dalam kesulitan untuk mengadakan pilihan, karena terperangkap dalam 2 arus kecenderungan yang deras, yang keduanya bermuara pada “waduk†yang sama yaitu legalisasi. Legalisasi tersebut muncul dalam dua wajah yaitu legalisasi formal dan legalisasi immoral. Dalam situasi masyarakat demikian jiwa merdeka yang dituntun oleh Roh Allah harus menyala sehingga kebebasan sejati anak-anak Allah masih berlangsung secara terhormat. Jiwa merdeka yang dimiliki Musa menjadi inspirasi bagi umat beriman. Orang Israel yang dipimpin oleh Musa bisa bebas dari keadaan sulit, ketika terperangkap di antara Laut Merah yang terbentang luas di depan dan pengejaran serdadu Firaun yang kuat dan berjumlah besar di belakang mereka. Pengalaman Musa ini menggariskan dengan tegas bahwa, human possibility is rooted in divine necessity, and human necessity is rooted in divine possibility.
Copyrights © 2009