Berdasarkan hasil angket sebelum penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa akan belajar jika diberi tugas oleh guru. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) melalui strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing pada siswa Kelas IV-B, SDN Kebonagung I Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing dalam meningkatkan hasil belajar Menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan faktor persekutuan terbesar (FPB) ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 73,86; siklus II 79,09; dan siklus III 83,18. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 63,64%, siklus II 77,27%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 95,46%.
Copyrights © 2019