This study aims to evaluate regional expansion policies in Banggai Laut District, Central Sulawesi Province. This study uses qualitative methods, with data collection techniques through observation, documentation analysis and in-depth interviews. The results showed that the expansion of regions in Banggai Laut Regency was rated in the medium category. However, judging from the factual conditions, there are still various weaknesses in the expansion of the Region. This mismatch between the factual conditions and the results of the evaluations carried out by the evaluator, among others, is due to: less objective and independent evaluation activities. Furthermore, this study shows that the substance of the regional expansion policy which contains criteria and procedures for regional expansion is relatively still quite wise. In addition, the regional expansion process in Banggai Laut Regency tends to be forced. The research recommendation is that evaluation activities carried out objectively and independently are a condition for the success of evaluating a policy. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pemekaran daerah di Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, analisis dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemekaran Daerah di Kabupaten Banggai Laut dinilai dalam kategori sedang. Namun, dilihat dari kondisi faktual, masih ditemukan berbagai kelemahan dalam pemekaran Daerah. Ketidaksesuaian antara kondisi faktual dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh evaluator ini, antara lain disebabkan karena: kegiatan evaluasi yang kurang objektif dan indenpenden. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa substansi kebijakan pemekaran Daerah yang memuat kriteria dan prosedur pemekaran daerah relatif masih cukup bijaksana. Selain itu, proses pemekaran Daerah di Kabupaten Banggai Laut cenderung dipaksakan. Rekomendasi penelitian adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan secara objektif dan independen merupakan syarat keberhasilan evaluasi suatu kebijakan.
Copyrights © 2019