Jurnal SainHealth
Vol 3, No 1 (2019): Maret 2019

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus

Afidatul Muadifah (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung)
Helda Wika Amini (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung)
Amalia Eka Putri (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung)
Nur Latifah (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung)



Article Info

Publish Date
23 Mar 2019

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam tanaman herbal berkhasiat obat. Salah satu jenis tanaman obat yang sering digunakan untuk pengobatan adalah rimpang kunyit. Rimpang kunyit mengandung senyawa alkaloid, tanin dan flavonoid yang telah terbukti sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan secara in vitro untuk mengetahui kandungan senyawa dan aktivitas ekstrak rimpang kunyit yang dilanjutkan dengan pengujian menggunakan metode Kadar Hambat Minimum (KHM) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penyarian ekstrak rimpang kunyit dilakukan dengan cara sokhletasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi dengan variasi konsentrasi 45%, 55%, 65% dan 75%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit 45% merupakan konsentrasi minimum yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus sebesar 12,5 mm

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

sainhealth

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal SainHealth is a study journal in the field of science, health, and both of them. The journal is published by the Faculty of Health Sciences Universitas Maarif Hasyim Latif ...