Amalia Eka Putri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Putra Bangsa Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI DARI MASERAT Zibethinus folium TERHADAP Escherichia coli Choirul Huda; Amalia Eka Putri; Devri Windi Sari
Jurnal SainHealth Vol 3, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Faculty of Health Sciences Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jsh.v3i1.333.7-14

Abstract

Durian leaf (Zibethinus folium) is part of the plant that has antibacterial activity. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of Zibethinusfoliumfraction against Escherichia coliATCC 25922 in vitro. The research method used is experimental. Leaf samples were extracted using maceration method with 70% ethanol and purified by fractionation methods using aqua distilled, n-hexane, and ethyl acetate. Positive controlisclindamycin gel and negative controlis5% DMSO. Statistical analysis was performed with One-Way Anova. Phytochemical screening results show that macerateZibethinus folium contains flavonoids, tannins, saponins and steroids. The test results of antibacterial activity aqua distilled fraction and ethyl acetate fraction of macerateZibethinus foliumshows antibacterial activity against Escherichia coliATCC 25922, while the n-hexane fraction of macerateZibethinus foliumshowed no antibacterial activity against Escherichia coliATCC 25922. aqua distilled fraction of 40% showed a response the most well barriers with zone of inhibition 8.33 ± 0.76 mm, meaning that aqua distilled fraction of 40%  including medium category. 
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Afidatul Muadifah; Helda Wika Amini; Amalia Eka Putri; Nur Latifah
Jurnal SainHealth Vol 3, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Faculty of Health Sciences Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jsh.v3i1.313.45-54

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam tanaman herbal berkhasiat obat. Salah satu jenis tanaman obat yang sering digunakan untuk pengobatan adalah rimpang kunyit. Rimpang kunyit mengandung senyawa alkaloid, tanin dan flavonoid yang telah terbukti sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan secara in vitro untuk mengetahui kandungan senyawa dan aktivitas ekstrak rimpang kunyit yang dilanjutkan dengan pengujian menggunakan metode Kadar Hambat Minimum (KHM) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Penyarian ekstrak rimpang kunyit dilakukan dengan cara sokhletasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi dengan variasi konsentrasi 45%, 55%, 65% dan 75%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak rimpang kunyit 45% merupakan konsentrasi minimum yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap S.aureus sebesar 12,5 mm