Makalah ini memaparkan bahwa akuntansi keuangan di Indonesia sekarang berada dalam era IFRS. Perguruan Tinggi (PT) yang membuka bidang studi akuntansi, oleh sebab itu, harus menyiapkan lulusannya menjadi generasi IFRS. Tampaknya banyak dosen, tidak terkecuali penulis, belum menguasai IFRS tersebut secara sempurna. Jadi, terdapat expectation gap. Artinya, di satu sisi, PT harus menyiapkan generasi IFRS dan di sisi lain, dosen-dosennya belum siap menyiapkan generasi IFRS. Penulis mengajukan usulan pelbagai tindakan yang mungkin dilakukan untuk menutup expectation gap tersebut. Makalah ini diorganisasi sebagai berikut. Pertama, latar belakang yang menguraikan alasan bahwa kita patut disebut generasi IFRS. Kedua, pemaparan singkat tentang PSAK Umum dan IFRS. Ketiga, penyiapan generasi IFRS oleh PT. Terakhir, penutup.Kata kunci: PSAK umum, IFRS, generasi IFRS, upgrading.
Copyrights © 2011