Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan yang signifikan dalam pendekatan pengauditan. Bukti audit sebagai dasar pendukung pendapat auditor mengalami perubahan dari bukti yang berupa kertas menjadi bukti digital (EDI). Keamanan, keabsahan, kekuatan data sebagai bukti, dan keandalan pengendalian atas teknologi informasi menjadi pertimbangan auditor dalam mengevaluasi bukti-bukti audit. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan untuk mengungkap problematika bukti audit dalam lingkungan sistem yang berbasis teknologi informasi dengan membandingkan antara paperbased audit dan paperless audit. Pengendalian atas teknologi informasi berpengaruh besar terhadap bukti kompeten yang mencukupi untuk mendukung pendapat auditor. Kompetensi auditor dibidang teknologi informasi menjadi faktor utama dalam menginterpretasikan bukti audit.Keywords: teknologi informasi, Electronic Data Interchnage, bukti audit, pengauditan.
Copyrights © 2008