Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menguji pengaruh Surat Setoran Pajak (SSP) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang disetorkan terhadap penerimaan PPN, (2) menguji pengaruh Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN yang dilaporkan terhadap penerimaan PPN, (3) menguji pengaruh jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP) terdaftar terhadap penerimaan PPN, dan (4) menganalisis manakah di antara ketiga variabel bebas yang telah disebutkan sebelumnya yang memiliki pengaruh terbesar dalam penerimaan PPN. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional yang bersifat retrospektif dengan metode cross sectional. Data dianalisis dengan melalui uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, danmultikolonearitas) dan uji hipotesis (analisis regresi linear, uji statistik t, uji statistik F, dan koefisien determinasi). Pada uji asumsi klasik tidak didapatkan adanya abnormalitas, heteroskedastisitas, autokorelasi, maupun multikolonearitas pada data. Pada uji statistik t didapatkan tidak adanya hubungan signifikan antara SSP yang disetorkan terhadap penerimaan PPN namun terdapat hubungan yang signifikan antara SPT masa yang dilaporkan dan jumlah PKP terdaftar dengan penerimaan PPN. Pada uji statistik F didapatkan bahwa SSP, SPT, dan PKP jika secara bersama dapat mempengaruhi penerimaan PPN secara signifikan. Jumlah SSP yang disetor tidak mempengaruhi jumlah penerimaan PPN secara signifikan sementara jumlah SPT masa yang dilaporkan dan jumlah PKP terdaftar secara signifikan mempengaruhi jumlah penerimaan PPN.Kata kunci. SSP, SPT, PKP, dan PPN.
Copyrights © 2011