Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT UNTUK PERENCANAAN LABA PADA UD. GUNUNG EMAS MANADO Worotitjan, Elizabeth Esternorlita; Manossoh, Hendrik
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 504-623
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.932 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.11756

Abstract

Laba menjadi salah satu indikator untuk menilai kinerja perusahaan. Untuk bisa mencapai laba yang ditargetkan maka perlu adanya perencanaan laba. Adanya perencanaan laba memungkinkan perusahaan untuk mengendalikan biaya bahkan dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang ada dalam perusahaan. Analisis cost-volume-profit (biaya-volume-laba) merupakan suatu alat yang sangat berguna untuk perencanaan laba dan pengambilan keputusan yang menekankan keterkaitan antara biaya, volume penjualan dan harga. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana cost-volume-profit tahun 2014-2015 dan bagaimana perencanaan laba dengan menggunakan analisis cost-volume-profit tahun 2016 pada UD. Gunung Emas Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan analisis cost-volume-profit tahun 2014-2015 UD. Gunung Emas Manado mengalami penurunan laba (namun belum menderita kerugian) dikarenakan volume penjualan berkurang sementara biaya tetap naik. Melalui analisis cost-volume-profit dapat diketahui penjualan minimum untuk mencapai laba yang ditargetkan tahun 2016. Sebaiknya manajemen  perusahaan dapat menerapkan analisis cost-volume-profit dalam perencanaan laba.   Kata kunci : analisis cost-volume-profit, perencanaan laba
ANALISIS COST VOLUME PROFIT UNTUK PERENCANAAN LABA PADA HOTEL SINTESA PENINSULA MANADO Duyo, Sheila F.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 603 - 721
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.606 KB) | DOI: 10.35794/emba.v1i3.2128

Abstract

Industri perhotelan, mensyaratkan perusahaan untuk menghasilkan dan memasarkan berbagai jasa yang terdapat pada hotel tersebut bagi konsumen yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan dan perencanaan laba Hotel Sintesa Peninsula Manado secara keseluruhan dengan menggunakan analisis cost-volume-profit (CVP) untuk multi-product pada tahun  2010-2012 dan untuk menentukan Break Even Point (BEP), perencanaan laba dan mengetahui berapa tingkat margin of safety (tingkat penjualan minimal perusahaan agar tidak menderita kerugian) pada tahun yang dijadikan obyek penelitian. Penelitian ini termasuk  jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan berasal dari hasil studi pustaka, observasi dan wawancara pada obyek penelitian. Hasil perhitungan analisis cost-volume-profit (CVP), menunjukkan bahwa Hotel Sintesa Peninsula telah melakukan perencanaan laba dengan baik dilihat dari tingkat laba yang dihasilkan dan tingkat margin of safety (penjualan minimal perusahaan agar tidak menderita kerugian) yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hotel Sintesa Peninsula dalam perencanaan labanya sebaiknya menggunakan perhitungan biaya tetap dan biaya variabel untuk mengetahui berapa tingkat Break Even Point, Margin of Safety, pendapatan yang terjadi, dan laba yang terjadi. Kata kunci : analisis cost-volume-profit (CVP), perencanaan laba.
ANALISIS PERENCANAAN LABA PERUSAHAAN MELALUI PENERAPAN BREAK EVEN POINT PADA PT. TIRA AUSTENITE TBK BITUNG Buata, Nirmala; Ilat, Ventje; Pangemanan, Sifrid S.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 592- 716
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.626 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.1.2015.7324

Abstract

Analisis Break Even Point (BEP) atau titik impas, merupakan teknik analisis untuk mempelajari hubungan antara biaya total, laba yang diharapkan dan volume penjualan. Secara umum analisis ini juga memberikan informasi mengenai margin of safety yang mempunyai kegunaan sebagai indikasi dan gambaran kepada manajemen berapakah penurunan penjualan dapat ditaksir sehingga usaha yang dijalankan tidak menderita rugi. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui volume peningkatkan laba yang dicapai PT. Tira Austenite Tbk pada periode yang ditentukan dan untuk mengetahui tingkat laba yang lebih besar untuk dicapai perusahaan pada periode berikutnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kinerja penjualan dan pengelolaan biaya-biaya yang dilakukan oleh PT. Tira Austenite Tbk Bitung sudah cukup efisien Selama tahun 2009-2011 PT. Tira Austenite Tbk memproduksi produk Oksigen  6 m3 dan karbondioksida  di atas titik impas dengan kata lain PT. Tira Austenite Tbk mampu memperoleh laba, dan laba ini bergerak cukup signifikan dari hasil penjualan dan hal tersebut berarti perusahaan  telah mampu merencanakan perolehan laba dengan sebaik mungkin. Pihak manajemen sebaiknya mempertahankan penggolongan biaya-biaya, agar tetap cermat dan efisiensi. Kata kunci : perencanaan laba, penerapan break event point
ANALISIS PERENCANAAN LABA PERUSAHAAN DENGAN PENERAPAN BREAK EVEN POINT PADA PT. KHARISMA SENTOSA MANADO Pangemanan, Joy Toar
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 376-503
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.42 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.11605

Abstract

Analisis Break Even Point (BEP) merupakan teknik analisa untuk mempelajari hubungan antara biaya total, laba yang diharapkan dan volume penjualan. Secara umum analisa ini juga memberikan informasi mengenai margin of safety yang mempunyai kegunaan sebagai indikasi dan gambaran kepada manajemen berapakah penurunan penjualan dapat ditaksir sehingga usaha yang dijalankan tidak menderita rugi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui  volume peningkatan laba yang dicapai PT. Kharisma Sentosa Manado pada periode yang ditentukan. Metode analisis yang digunakan adalah analisa deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan secara umum kinerja penjualan dan pengelolaan biaya-biaya yang dilakukan oleh PT. Kharisma Sentosa Manado sudah efisien. Selama tahun 2013-2015 PT. Kharisma Sentosa Manado  mampu menjual  mobil Xenia Sporty 1.3 (MT)  di atas titik impas dengan kata lain PT. Kharisma Sentosa Manado mampu memperoleh keuntungan, dan keuntungan ini bergerak cukup signifikan dari hasil penjualan dan hal tersebut berarti PT. Kharisma Sentosa Manado telah mampu merencanakan perolehan laba dengan sebaik mungkin.   Kata kunci : perencanaan laba, penerapan break event point
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT (CVP) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERENCANAAN LABA PADA PT. TROPICA COCOPRIMA Assa, Rina Lidia
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 476 - 601
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.902 KB) | DOI: 10.35794/emba.v1i3.2108

Abstract

Perencanaan laba berisi langkah-langkah yang akan ditempuh perusahaan untuk mencapai besarnya target laba yang diinginkan. Analisis yang cukup tepat untuk memahami hubungan timbal balik antara biaya, volume, dan laba adalah analisis Cost-Volume-Profit (CVP). Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis cost-volume-profit dalam pengambilan keputusan perencanaan laba. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif karena data yang digunakan berupa data biaya tetap dan biaya variabel yang diperoleh dari laporan laba rugi PT. Tropica Cocoprima tahun 2010 dan 2011. Penelitian ini dilakukan di PT. Tropica Cocoprima yang beralamat di Jl. Balai Kota 12 Manado. Hasil penelitian ini yaitu perubahan harga jual, biaya variabel dan biaya tetap dapat mempengaruhi laba yang akan dicapai oleh perusahaan. PT. Tropica Cocoprima diharapkan mampu menerapkan analisis cost-volume-profit dalam pengambilan keputusan perencanaan laba dapat diketahui volume penjualan minimum sehingga perusahaan tidak mengalami kerugian dan analisis ini dapat memberikan informasi mengenai penjualan yang harus dicapai agar target laba tercapai. Kata kunci: cost-volume-profit, perencanaan laba.
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN UU NO.36 TAHUN 2008, BEBAN PAJAK TANGGUHAN DAN PERENCANAAN PAJAK TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di BEI 2007-2008 dan 2011-2012) Devi Intan Satyaningrum; Imam Ghozali
Diponegoro Journal of Accounting Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016
Publisher : Diponegoro Journal of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.776 KB)

Abstract

This study aims to test the effect of tax effect, deferred tax expense and tax planning as independent variables of earnings management  measured using discretionary current accruals as dependent variable. This study has also used control variable, that are long term debt, company performance, and changes of company growth. The testing of the study was conducted mainly because there was change of Income Tax that companies take advantage for that to conduct earnings management.Type of data used in this study is secondary data. The population of the study is all manufacture companies listed in Indonesia Stock Exchange. To collect the sample, the writer employed purposive sampling method and applied criteria listed in Indonesia Stock Exchange, reported annually subsequently from 2007- 2008 and 2011-2012 in Indonesia Stock Exchange. There was deferred tax expense  variable in financial report.The result of this study shows that deferred tax expense variable and tax planning significantly influenced the earnings management activities. Meanwhile, Tax effect variable or the impact of the change of Income Tax rate on UU No. 36 year 2008 did not influence earnings management activities or, in other words, there was not difference of earnings management in the companies before the change of tax policy which was from 2007-2008 and in the companies after the change of tax policy which was from 2011-2012.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI PERENCANAAN LABA PADA USAHA KUE BANGKIT RIAU SYEMPANA DI KOTA PEKANBARU Wenny Oktaviani; Rina Selva Johan; R.M.Riadi R.M.Riadi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This research was conducted at the business bangkit cake Riau Syempana. This study aims to analyze the level of BEP on bangkit Cake business Riau Syempana 2014 and to determine whether the profit plan that has been achieved with well defined. Analysis of the data used in this research is descriptive quantitative method. This research uses break-even analysis and margin of safety analysis, to determine the minimum number of sales and sales in a safe state before the company suffered losses. The results of this study indicate that the number of sales that must be conducted by a minimum of bangkit cake business Riau syempana so as not to incur a loss in 2014 amounting to Rp 119,345,707.66. In 2014 the margin of safety achieved by bangkit cake business riau syempana is 48.04%. To achieve a profit that has been set in the year 2014 in the amount of Rp 55.120.800, then the bangkit cake business Syempana must sell a minimum of Rp 247.236.194,9. Therefore, the analysis of the BEP should be applied in planning corporate profits. Making it easier to analyze the factors that affect the achievement of corporate profits in the future.Key words : Break Even Point, profit planning.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT. TARUNA KUSAN ERVINA PERADA; HERNI SUNARYA
Jurnal Akuntansi Universitas Muhammadiyah Kupang Vol. 2 No. 03 (2015): JURNAL AKUNTANSI (JA) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG
Publisher : PROGRAM STUDI AKUNTANSI - UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) jumlah Break Even Point dalam unit dan rupiah, 2)perencanaan Laba Usaha berdasarkan Break Even Point pada CV. Kartika Kupang tahun 2011-2014.Teknik analisis menggunakan rumus BEP dalam Unit =BEP unit =FC/P/u, BEP dalam rupiah = BEPrupiah =FC /1 –VC/P, Penjualan = Biaya tetap + Laba / Harga -Biaya variabel. Hasil penelitianmenunjukan bahwa BEP dalam unit tahun 2011 sebesar 15.122 unit, tahun 2012 sebesar 15.687 unit,untuk tahun 2013 sebesar 15.805 unit, dan tahun 2014 sebesar 16.521 unit. Sedangkan BEP dalam rupiahuntuk tahun 2011 sebesar Rp.34.355.158, untuk tahun 2012 sebesar Rp.36.207.627, untuk tahun 2013sebesar Rp.39.038.443 dan untuk tahun 2014 sebesar Rp.40.920.870. Untuk merealisasikan perencanaanLaba di tahun 2011 sebesar 5%, maka perusahaan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.38.822.869dengan volume penjualan sebesar 16.953 unit, merealisasikan perencanaan Laba di tahun 2012 sebesar5% maka perusahaan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp.40.497.630 dengan volume penjualan sebesar17.569 unit, merealisasikan perencanaan Laba di tahun 2013 sebesar 5% maka, perusahaan harusmengeluarkan biaya sebesar Rp.44.257.486 dengan volume penjualan sebesar 17.918 unit, merealisasikanperencanaan Laba di tahun 2014 Sebesar 5% perusahaan harus mengeluarkan biaya sebesarRp.46.903.453 dengan volume penjualan sebesar 1.918 unit. Dengan menerapkan target Laba 5% makajumlah unit yang harus di produksi untuk memperoleh Laba di tahun 2011 adalah 16.953,untuk tahun2012 adalah 17.569 unit, untuk tahun 2013 adalah 17.918 unit dan tahun 2014 sebesar 17.918 unit.
ANALISIS BREAK EVEN TERHADAP PERENCANAAN LABA PR. KREATIFA HASTA MANDIRI YOGYAKARTA PUSPITA K D, AULIA
Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.934 KB)

Abstract

ANALISIS BREAK EVEN TERHADAP PERENCANAAN LABAPR. KREATIFA HASTA MANDIRIYOGYAKARTAOleh:AULIA PUSPITA K D06412144049ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mengetahui tingkat penjualanyang harus dipertahankan PR. Kreatifa Hasta Mandiri agar tidak menderita rugi(2) mengetahui jumlah penjualan minimal yang harus dicapai pada jumlah labayang direncanakan PR. Kreatifa Hasta Mandiri (3) mengetahui akibat perubahanelemen penentu break even tehadap perencanaan laba PR. Kreatifa Hasta Mandiri.Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kasus pada PR.Kreatifa Hasta Mandiri Yogyakarta. Metode pada penelitian ini menggunakanpendekatan expost facto karena variabel yang diteliti tidak dikenai suatu tindakan,perlakuan atau manipulasi, melainkan hanya meneliti dan mengungkapkan faktorfaktoryang diteliti berdasarkan keadaan yang sudah ada. Data diperoleh denganmenggunakan teknik dokumentasi dan observasi. Analisis data menggunakanrumus break even point dan margin of safety.PR. Kreatifa Hasta mandiri adalah perusahaan yang memproduksi rokok.Jenis produksinya yaitu rokok Rush dan rokok Exo. Hasil analisis sebagai berikut:(1) Break even point total tahun 2009 yaitu Rp.14.517.416.341,00, untuk rokokRush Rp.9.920.234.500,00, untuk rokok Exo Rp.4.960.117.250,00. Break evenpoint total tahun 2010 yaitu Rp.21.618.352.500,00, untuk rokok RushRP.12.917.011.500,00, untuk rokok Exo Rp.8.385.300.364,00. Break even pointtotal tahun 2011 yaitu Rp. 8.706,410.182,00, untuk rokok RushRP.5.130.563.143,00, untuk rokok Exo Rp.3.482.564.073,00.(2) Margin of safetytotal tahun 2009 yaitu 34%, untuk rokok Rush 22%, untuk rokok Exo 46%.Margin of safety total tahun 2010 yaitu 31%, untuk rokok Rush 28%, untuk rokokexo 35%. Margin of safety total tahun 2011 yaitu 53%, untuk rokok Rush 51%,untuk rokok Exo 56%. (3) Perubahan elemen penentu break even berpengaruhterhadap perencanaan laba yaitu bila harga jual naik mengakibatkan break evenpoint naik dan laba turun. Perubahan biaya variabel dan biaya tetap apabila naikmengakibatkan break even point naik dan laba turun sedangkan bila biaya turunbreak even point akan turun dan laba naik. Perusahaan menetapkan profit margintahun 2009 sebesar 25% tingkat penjualan minimal yang harus dicapai sebesarRp.37.200.879.375,00. Profit margin tahun 2010 sebesar 20% tingkat penjualanminimal yang harus dicapai sebasar Rp.57.648.940.000,00. Profit margin tahun2011 sebesar 35% tingkat penjualan minimal yang harus dicapai sebesarRp.23.942.628,00.Kata kunci: break even point, perencanaan laba
ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA (STUDI KASUS PADA UMKM DENDENG SAPI DI BANDA ACEH) Alvini Hassanah; Rulfah M. Daud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A company needs planning to assist management in assessing the level of profit to be gained, with a Cost Volume Profit analysis that focuses on the various factors that affect changes in the components of profit. This study aims to determine the application of CVP analysis as the basis of profit planning is expected 2018. The metodh used is descriptive method with empirical study approach. Researcher collets company information then do data analysis. CVP analysis is done by break even point (BEP), contribution margin (CM), margin of savety (MOS), operating laverage  (OL).  The  result  showed     by  Gunung  Seulawah  that  in  2017  the  contribution  margin  was  Rp.2.833.357.000,00,-,  minimum sales of 38.366 units or Rp. 9.207.736.265,- , break even point Rp 872.263.735,00,- with a total of as many as 3,634 units and operating laverage 1,09. The result showed  by Bungong Jaroe  that in 2017 the contribution margin was Rp. 1.102.573.000,,00,-,  minimum sales of 15.020 units or Rp.3.304.403.000,00- , break even point Rp. 655.596.999,00- with a total of as many as 2.980 units and operating laverage 1,20. The result showed  by Rencong Aceh that in 2017 the contribution margin was 95.580.300,.00,00,-,  minimum sales of 713 units or Rp. 171.179.274,00- , break even point Rp. 116,820,726,00- with a total of as many as 487 units and operating laverage 1,68. The companies set a profit of 15% over the previous year. To achieve expected profit, sales are targeted  at  Rp.  2.976.401.250,00-  for  Gunung  Seulawah  Rp. 1.058.042.263,00.-  Bungong  Jaroe  and  Rp.65.331.845,00,- Rencong Aceh. Mangement can apply CVP analysis to assist in planning earnings in the coming year.

Page 12 of 40 | Total Record : 395