Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS BIAYA DAN PEMASARAN DALAM PERENCANAAN LABA PT. MITRA JERUK LESTARI TEBAS KABUPATEN SAMBAS yarso, Poniam; Matsum, Junaidi H.; Asriati, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.421 KB)

Abstract

Abstract This study aims to analyze: (1) PT. Mitra Jeruk Lestari (MJL) in Tebas District, Sambas Regency. (2) Marketing of PT. Mitra Jeruk Lestarai (MJL) in Tebas District, Sambas Regency. (3) PT. Mitra Jeruk Lestarai (MJL) in Tebas District, Sambas Regency. The research method used in this study is a mixed method (mixed method), namely quantitative and qualitative research. The data is through data collection techniques using communication techniques, observation techniques, and documentary study techniques and data analysis techniques used through the stages of data reduction, data verification, and data analysis. As for checking the validity of the data through source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The results showed that: (1) Costs at PT. Mitra Jeruk Lestari has increased. An increase in maintenance costs, production salaries, on variable costs an increase in the cost of raw materials, while the cost of the factory everhead due to an increase in fuel costs (BBM). (2) Marketing of PT. Mitra Jeruk Lestari includes 4P: Product (Price), Price (Price), Place (Place), Promotion (Promotion). (3) Profit planning in 2019 is planned to be a profit of 25% with total sales of Rp. 555,114,687, Analysis in 2020 planned profits to 50% with total sales of Rp. 832,672,030. Keywords : Cost, Marketing, Profit planning
Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada Departemen Kamar UB Guest House Malang Saraswati, Fawzia Aswina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 4, No 2 : Semester Genap 2015/2016
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is due to the lack of profit planning arranged by UB Guest House management as profit planning is an important matter for a corporate. This research aims  to determine the use of cost-volume-profit (CVP) analysis as quarterly profit planning during 2015-2018. Cost-volume-profit (CVP) analysis is a technical analysis which is used to determine the relationship of cost, sales volume, and profit. This is a descriptive research with case study approach. The object of this research is UB Guest House Malang which only focuses on the consideration of room department. The reason is because the main income of UB Guest House obtained from room department. The data used in this research are primary data. To collect the data, the researcher utilized document method as collection technique. Document method is a data collection technique by studying and analyzing document that supports the research.The projected profit in 2016-2018 assumed annual profit target will increase 10%. In order to reach the profit target, UB Guest House assumed an increase on sales by 10% compared to previous period. The calculation of the projected profit by using cost-volume-profit (CVP) analysis can help UB Guest House to reveal the amount of profit and sales to be achieved if certain assumptions are applied. The result of this research shows that by raising sales 10% then the profit target of 10% can be achieved and even able to exceed the target.Keywords: Cost-Volume-Profit, Profit Planning, UB Guest House
Penerapan Metode CVP Sebagai Alat Bantu Analisis Perencanaan Laba Dalam Mencapai Target Perusahaan ( Studi Kasus Mebel Bocah Angon Di Dusun Kalianyar Deket , Lamongan ) Aris Nur Rahmayani; Verni Mardiyantika
Jurnal Penelitian Teori & Terapan Akuntansi (PETA) Vol. 5 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Akuntansi - STIE Kesuma Negara Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.399 KB) | DOI: 10.51289/peta.v5i1.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode analisis cost. Analisis penelitian ini adalah analisis titik impas (Break Event Point / BEP) untuk menghitung margin of Safety (MoS). Diketahui Laba bersih sebesar 206.193.000.BEP Toko Mebel Bocah Angon adalah sebesar 382.758.621. Margin Kontribusi yang diperoleh Toko Mebel Bocah Angon bulan Januari-Desember 2018 adalah sebesar 314.799.000 sedangkan Ratio Margin adalah sebesar 29%.Margin of Safety Toko Mebel Bocah Angon adalah sebesar 711.841.379 ini berarti bahwa jika penjualan nyata produk berkurang atau menyimpang lebih besar dari 711.841.379 (dari penjualan yang direncanakan). Degree of operating leverage merupakan ukuran pada tingkat penjualan tertentu. Jadi dapat dikatakan bahwa operating leverage Toko Mebel Bocah Angon adalah sebesar 1,53 atau 15,3 % yang berarti setiap 1% kenaikan pendapatan penjualan akan mengkibatkan 15,3% kenaikan laba bersih. Laba target perencanan laba pada bulan januari-desember 2018 adalah sebesar 265.988.970 dengan harus mencapai target penjualan sebesar 1.299.962.000. Total Penjualan pada bulan Januari-Desember 2018 adalah sebesar 1.094.600.000 dengan biaya tetap sebesar 111.000.000 dan biaya variabel sebesar 779.801.000. Kata kunci: biaya, volume, laba, perencanaan laba.
ANALISIS BREAK EVENT POINT (BEP) SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA INDUSTRI MINUMAN KESEHATAN ( STUDI KASUS : JAHE INSTAN PUTRI KELURAHAN TIMUR INDAH KOTA BENGKULU ) Romzi -; Jusuf Wahyudi; Yossie Yumiati
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.816 KB) | DOI: 10.37676/agritepa.v1i1.121

Abstract

Break Event Point (BEP) Analysis or break-even analysis is a technique for studying the relationship of total cost, expected profit and sales volume. Through the break-even point analysis the company's can make a planning profit in order to obtain information about how much sales could be increased or decreased so the company does not lose. The purpose of this study is to investigate how the production and sales of instant ginger princess in order to achieve the BEP and to investigate the use of BEP analysis in relation to the profit planning. This study uses a case study in health instant ginger beverage industry, located in Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu. The study was conducted in August 2012 that used are primary data and secondary data. Primary data taken based on interviews and observations by questionnaire, while secondary data taken based on the study of literature and the internet. Analytical technique used is the analysis of BEP followed by calculation of profit planning using the analysis of cost-volume-profit. Based on the survey results revealed that the health drink industry of ginger instant of Putri in Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu should produce instant ginger at 1,887.37 kg per year to reach the BEP with a sales value of Rp. 94,368,000, - per year. The results of the BEP analysis related to profit planning used Cost- Volume-analysis equation where this health drink industry can be increased from Rp. 31,631,333.33 to Rp. 40,000,000.- by increasing of the sales volume from 2,520 kg per year to 2,683.53 kg. Based on calculations that the instant ginger of Putri is quite profitable with a value gain Rp. 31.631.333,33, - per year. Profit planning can be done by considering the profit margin of safety calculation, where the company was only able to decrease the volume of sales by 29.78% in order not to suffer any loss.Keywords : BEP, profit, Margin of safety 
ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PT MARTINA BERTO TBK Evita Ayu Triana
Value : Journal of Management and Business Vol. 4 No. 1 (2019): Value Journal of Management and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, menganalisis dan menjelaskan besarnya titik impas dan besarnya batas keamanan penjualan PT Martina Berto Tbk dan bagaimana perencanaan laba 2019 PT Martina Berto Tbk dengan menggunakan analisis Break Even Point dan Margin Of Safety.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang diguanakan dalam penelitian ini data sekunder  yaitu sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data yaitu menggunakan annual report dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 yang telah diaudit akuntan publik dan telah dipublikasikan melalui website Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id, buku-buku, literatur, serta data lainnya yang berhubungan dengan objek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan dokumentasi. Tenik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis break even point, analisis margin of safety dan analisis perencanaan laba.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa diperoleh PT Martina Berto Tbk selama periode tahun 2014 sampai 2018 mengalami kenaikan nilai titik impas atau break even point. Dimana tahun 2017 dan 2018 PT Martina Berto Tbk nilai titik impas lebih besar daripada penjualan. Hal tersebut mengakibatkan kerugian perusahaan. PT Martina Berto Tbk pada periode tahun 2014 sampai dengan 2018 mengalami penurunan nilai margin of safety. Tahun 2017 dan 2018 memperoleh hasil nilai margin of safety negatif dan mengakibatkan mengalami kerugian usaha.  Perencanaan laba PT Martina Berto Tbk  untuk memperoleh laba dan penjualan yang ditargetkan tercapai maka menggunakan penjualan minimal yang harus dilakukan PT Martina Berto Tbk sebesar Rp  514.298.612.529 dan apabila laba yang diharapkan 10% dari penjualan, penjualan minimum sebesar Rp 295.920.590.082 dan tingkat laba yang diperoleh sebesar 9%. Hal ini PT Martina Berto Tbk tidak akan mengalami kerugian.
Penerapan Analisis Cost-Volume-Profit Sebagai Alat Perencanaan Laba UD Sukma Jaya: Efektif atau Semu? Dian Hafiza Triana; Nidya Vitriana; Linda Hetri Suriyanti
Muhammadiyah Riau Accounting and Business Journal Vol 1 No 2 (2020): Muhammadiyah Riau Accounting and Business Journal: April-September
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.362 KB) | DOI: 10.37859/mrabj.v1i2.1915

Abstract

Manajemen yang baik menggunakan analisis yang terbukti efektif dan efisien seperti analisis cost-volume-profit (CVP). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan keefektivitasan analisis CVP dalam perencanaan laba dengan menentukan titik impas, margin kontribusi, dan margin of safety dari UD Sukma Jaya dengan pemisahan biaya variabel dan biaya tetap. Metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian (RQ) yaitu apakah analisis CVP efektif atau semu dalam mempengaruhi keptusan peningkatan laba perusahaan?. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif yang menggunakan sumber data sekunder. Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2019 diperoleh titik impas UD Sukma Jaya sebanyak 3.125 unit dengan titik impas penjualan sebesar Rp.6.249.638,3. Margin kontribusi pada tahun 2019 sebesar Rp.21.026.000 dengan rasio sebesar 86.4%. Margin of safety dari susu kedelai sebesar 74,3%. Untuk mencapai peningkatan keuntungan sebesar 35% di tahun 2020, UD Sukma Jaya harus melakukan penjualan susu kedelai sebanyak 2.536 unit dengan harga jual Rp.2.500.
Analisis Break Event Point Sebagai Dasar Perencanaan Laba Penjualan Pada CV. OSA Garmen Badung Nyoman Ayu Gayatri; Nyoman Dwika Ayu Amrita
Jurnal MBE Manajemen Bisnis, Equilibrium Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Dan Bisnis Equilibrium
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.608 KB) | DOI: 10.47329/jurnal_mbe.v5i1.321

Abstract

Penelitian ini berguna untuk mengetahui apakah perusahaan memperoleh laba dan tidak mengalami kerugian. Sehingga pihak manajemen perusahaan dapat merencanakan laba pada CV. Osa Garmen. Data di analisis dengan menggunakan metode kuadrat terkecil, break even point, penjualan minimal profil margin, margin of safety, dan degree of operating leverage. Hasil analisis diperoleh kesimpulan penjualan pada saat break even point dalam rupiah Rp. 1.276.058.340,68 sedangkan break even point atas unit terjual adalah 31.809 pcs. Maka penjualan minimal yang harus direalisasikan adalah Rp. 1.642.819.712,00. Sedangkan margin of safety yang dinyatakan dalam rupiah adalah sebesar Rp. 323.015.204,50 dan dalam persentase sebesar 20%. Perubahan degree of operating leverage adalah 11,63 kali pada tingat penjualan Rp. 1.396.056.000,00 ini berarti setiap penambahan 1% penjualan akan menambah laba 11,63%.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PDAM KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Fabanyo, Djulaiha; Saerang, David Paul Elia; Sabijono, Harijanto
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 966 - 1089
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.994 KB) | DOI: 10.35794/emba.v2i2.4465

Abstract

Perencanaan laba melalui analisa break even point (BEP) sangat penting bagi manajemen perusahaan terutama untuk memperkirakan laba melalui pendekatan biaya-biaya dan sumber daya bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan laba perusahaan melalui analisa BEP pada PDAM kabupaten Halmahera tengah. Data yang digunakan berasal dari hasil studi pustaka, observasi, wawancara dan volume operasional penjualan dan biaya-biaya operasional pada tahun 2011 dan 2012. Hasil penelitian menunjukan perusahaan dalam perencanaan labanya menggunakan analisis BEP sebagai alat perencanaan laba, maka perusahaan dapat lebih baik dalam melakukan penjualannya. Sebaiknya perusahaan menggunakan perencanaan yang matang dalam penjualan sehingga dapat diketahui kapan perusahaan merugi atau mendapatkan untung. Perencanaan laba perusahaan tahun 2013 sebesar Rp.25.000.000 untuk memperoleh laba tersebut maka perusahaan harus menjual produksinya sebesar Rp.1.037.912.254. BEP tahun 2012 lebih tinggi dari tahun 2011, hal ini disebabkan adanya penekanan biaya operasional. Margin of safety pada tahun 2011 lebih tinggi dari tahun 2012 sebesar 22%. Semakin tinggi margin of safety suatu perusahaan dikatakan semakin baik, karena rentang penurunan penjualan yang dapat ditolerir adalah besar sehingga kemungkinan menderita kerugian rendah. Namun sebaliknya jika margin of safety rendah, maka perusahaan kemungkinan akan menderita kerugian yang besar. Kata kunci: break even point, perencanaan laba, margin of safety
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) SEBAGAI INSTRUMEN DALAM PERENCANAAN LABA PADA PDAM TIRTA KAHURIPAN KABUPATEN BOGOR Hedar Rusman
Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ekonomi Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.81 KB) | DOI: 10.36310/jebi.v11i02.22

Abstract

Biaya yang terjadi pada perusahaan dapat dipisahkan berdasarkan biaya tetap dan biaya variabel. Pemisahan biaya semivariabel menurut biaya tetap dan biaya variabel dilakukan dengan menggunakan metode least square. PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor belum mengelompokkan biaya-biaya kedalam biaya variabel dan biaya tetap. Perusahaan hanya mengelompokkan dalam biaya langsung usaha, biaya tidak langsung, dan biaya di luar usaha untuk keperluan penyusunan laporan laba/rugi perusahaan. Untuk keperluan penerapan analisis BEP maka biaya-biaya tersebut dibagi menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Total biaya tetap untuk 2011adalah sebesar Rp.68.439.613.600,- dan total biaya variabel Rp.38.478.853.246,-. Selama lima tahun terakhir, penjualan perusahaan meningkat setiap tahunnya. Dengan menggunakan metode least square penulis meramalkan penjualan perusahaan 2016 sebesar Rp. 128.993.087.500,-. Hasil perhitungan yang diperoleh menunjukkan bahwa PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor telah mencapai tingkat break event point (titik impas) bahkan tingkat penjualan perusahaan untuk 2015 sebesar Rp.114.233.723.238,- telah melampaui tingkat break event point (BEP) yaitu Rp.103.202.264.310,-. Berdasarkan analisis titik impas diperoleh bahwa besarnya laba PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogordari hasil penjualan air untuk 2015 adalah sebesar Rp. 731.118.287,232,-. Dengan menggunakan metode least square untuk peramalan penjualan, diperoleh peramalan penjualan perusahaan pada 2016 adalah sebesar Rp. 128.993.087.500,-, persentase peningkatan hasil penjualan untuk 2016 adalah 12,92%. Karena proporsional dengan kenaikan biaya variabel, maka besarnya biaya variabel adalah Rp. 43.450.321.085. Berdasarkan perhitungan BEP, Contribution Margin Ratio, dan Margin of Safety diperoleh perkiraan laba PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bobor dari penjualan air pada 2016adalah Rp. 17.103.193.472,-
Analisis Cost-Volume-Profit untuk Perencanaan Laba pada UD. Budi Luhur Demak Kartika, Erawati; Sunarka, Puji Setya
Jurnal Ilmiah Aset Vol 21 No 1 (2019): Jurnal ASET Volume 21 No 1
Publisher : STIE Widya Manggala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profit is one indicator in evaluating the performance of a company. To achieve the required profit, good profit planning is needed. Because with the existence of better profit planning, the company in controlling costs will be more directed. Cost-volume-profit analysis (cost-volume-profit) is a very necessary compilation of companies wanting to do profit planning and decision making related to the relationship between costs, sales volume and prices. The purpose of this study was to study how cost-volume-profit in 2015-2016 can be used for income in 2016 at UD. Budi Luhur Demak. The method used was descriptive method. The results of this study indicated that cost-volume-profit analysis from 2015-2016 at UD. Budi Luhur increased profits while sales volume decreased and fixed costs increased. Through this cost-volume-profit analysis, it can be predicted the minimum number of sales that must be achieved to obtain agreed profits in 2016. It is better if company management can apply cost-volume-profit analysis in the profitability.

Page 13 of 40 | Total Record : 395