Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR PEMBUATAN STORYBOARD BERBASIS METODE PEMBELAJARAN DRILL AND PRACTICE UNTUK SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN MULTIMEDIA DI SMK NEGERI 1 SAWAN I Nyoman Dedi Sutrisna; Luh Putu Eka Damayanthi; Ketut Resika Artana; Dessy Seri Wahyuni
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 3 No. 7 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i7.19779

Abstract

Pembelajaran dengan cara ceramah dan tanyajawab yang dilakukan selama mata pelajaran pembuatanStoryboard tidaklah efektif, terlebih lagi denganminimnya sumber belajar yang dimiliki siswa.Pembuatan modul ajar Storyboard bertujuan untukmembantu dalam melaksanakan kegiatan belajar,sehingga peserta didik dapat belajar mandiri dan gurumudah dalam menyampaikan materi ajar dengan konsepyang jelas, dengan begitu peserta didik bisa lebih mudahdalam menumbuhkan daya imajinasinya. Modul ajarStoryboard dibuat untuk kelas XI Multimedia di sekolahSMK Negeri 1 Sawan.Tahapan pengembangan menggunakan Penelitiandan Pengembangan (Research and Development atauR&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design,Development, Implementation, Evaluation). Penelitianini melibatkan siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri1 Sawan tahun ajaran 2013/2014.Modul ajar Storyboard ini menggunakan metodepembelajaran Drill and Practice yang bertujuanmengerjakan suatu latihan-latihan secara berulang untukmendapatkan ketrampilan. Dari analisis diperoleh gainscore 0,73 yang menunjukan efektifitas modul dalamkategori tinggi.
Pengembangan Modul Ajar Melakukan Instalasi Perangkat Jaringan Lokal Untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Komputer Dan Jaringan (TKJ) Di Smk Negeri 3 Tabanan I Putu Wira Adnyana; Nyoman Sugihartini; Made Windu Antara Kesiman; Dessy Seri Wahyuni
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i1.19781

Abstract

This research aimed to (1) design and implement the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network for the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan. (2) To know the responses of the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan toward the development of the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network. This research was a Research and Development research by using the development model of Dick and Carey. This research involved the students of class XI of computer and network program at SMK Negeri 3 Tabanan in academic year 2013/2014. The development of the learning module of Conducting the Installation of Local Area Network used phases of draft development. The responses of the students toward the learning module were gained by using questionnaire. The result of data analysis of students’ responses show that the percentage of the students who give the extremely positive responses are 87.71%, the percentage of the students who give the positive responses are 14.29%, and there are no students who give less positive, negative and extremely negative responses. The mean score of students’ responses is 63.67. The mean score show that the responses of the students toward the development of learning module of Conducting the Installation of Local Area Network are categorized as extremely positive.
Pengembangan Modul Ajar Pemrograman Web Dengan Konsep Scientific Berorientasi Project Based Learning di SMK Negeri 2 Seririt Ketut Sri Addalena; Luh Putu Eka Damayanthi; Dessy Seri Wahyuni; I Made Agus Wirawan
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 7 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v7i3.19790

Abstract

This research aims to(1) Design instructional module program concepts scientifict orientation site with project based learning. (2) Implementing Instructional Module Programming the Web with Scientifict oriented concept of Project Based LearningThis type of research use in this study is the research ad development (Research and development or R & D). With the model ADDIE (Analysis,Desaign,Development,Implementation,Evaluation). This research involve multimedia students of SMK Negeri 2 Seririt on academic years 2014/2015.Data of student learning resource obtained by using interviews. Validation of web program teaching module obtained by using questionnaires.the data obtained are analyzed descriptively.Teaching module development web programming with PJBL oriented scientific concept. The results of the data analysis of student responses indicate the student to provide an assessment with an average percentage of 89%, so if the percentage is converted into a good qualification.
Pengembangan Modul Ajar Menerapkan Teknik Pengambilan Gambar Produksi Berbasis Model Learning Cycle 7e untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan Ni Luh Resmiantini; Luh Putu Eka Damayanthi; Dessy Seri Wahyuni; Ketut Resika Artana
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 3 No. 5 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i5.19797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang dan mengembangkan Modul Ajar Menerapkan Teknik Pengambilan Gambar Produksi Berbasis Model Pembelajaran Learning Cycle 7e  untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan. (2) Mengimplementasikan Modul Ajar Menerapkan Teknik Pengambilan Gambar Produksi Berbasis Model Pembelajaran Learning Cycle 7e  untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan.  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2013/2014. Data tentang sumber belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode wawancara. Validasi modul ajar menerapkan teknik pengambilan gambar produksi diperoleh dengan menggunakan metode angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif.   Pengembangan modul ajar menerapkan teknik pengambilan gambar produksi berbasis learning cycle 7e. Tahap learning cycle 7e yaitu  elicit, engage, explore, exlpane, elaborate, evaluate, extend. Hasil analisis data respon siswa menunjukkan siswa memberikan penilaian dengan rata-rata persentase 88% sehingga jika dikonversikan  persentase tersebut dalam kualifikasi baik. Hasil uji efektifitas yang dianalisis menggunakan gain score menghasilkan 0,59 sehingga efektifitas modul dalam kategori sedang.
Pengembangan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja I Gede Ariawan; Dessy Seri Wahyuni; I Made Agus Wirawan; Nyoman Sugihartini
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 3 No. 5 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i5.19801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang Pengembangan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi Dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja. (2) Mengimplementasikan Modul Ajar Simulasi Digital Pokok Bahasan Animasi 2 Dimensi Dengan Model Pembelajaran SAVI untuk Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singaraja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan siswa kelas X SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Validasi modul simulasi digital pokok bahasan animasi 2 dimensi diperoleh dengan menggunakan metode angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif. Pengembangan modul ajar simulasi digital pokok bahasan animasi 2 dimensi menggunakan model pembelajaran SAVI (Somatis, Auditori, Visual dan Intelektual). Hasil analisis data respon siswa menunjukkan siswa memberikan penilaian dengan rata-rata persentase keseluruhan butir penilaian sebesar 86,59% sehingga jika dikonversikan persentase tersebut berada dalam kualifikasi baik. Selain hasil analisis respon juga dicari analisis keterbacaan modul ajar. Hasil analisis menunjukkan rata-rata persentase hasil uji cloze test siswa adalah 91,05%. Sehingga, jika dikonversikan kedalam tabel konversi persentase skor tersebut membuat modul ajar berada dalam kualifikasi tingkat keterbacaan tinggi.
Pengembangan Modul Ajar Memahami Alir Proses Produksi Produk Berbasis Metode PQ4R untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia pada Mata Pelajaran Desain Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan Ni Kadek Yuli Susanti; Luh Putu Eka Damayanthi; I Made Agus Wirawan
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 3 No. 5 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v3i5.19804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merancang Pengembangan Modul Ajar Memahami Alir Proses Produksi Produk Multimedia Berbasis Metode PQ4R untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan. (2) Mengimplementasikan Modul Ajar Memahami Alir Proses Produksi Produk Multimedia Berbasis Metode PQ4R untuk Siswa Kelas XI Program Keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Sawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development atau R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2013/2014. Data tentang sumber belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode wawancara. Validasi modul ajar memahami alir proses produksi produk multimedia diperoleh dengan menggunakan metode angket. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif. Pengembangan modul ajar memahami alir proses produksi produk multimedia berbasis metode pembelajaran PQ4R (preview, question, read, reflect, recite, review). Hasil analisis data respon siswa menunjukkan siswa memberikan penilaian dengan rata-rata persentase 92% sehingga jika dikonversikan persentase tersebut dalam kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektifitas yang dianalisis menggunakan gain score menghasilkan 0,63 sehingga hasil belajar siswa sebelum dan sesudah modul digunakan dalam kategori sedang.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH SEBAGAI BAHAN AJAR PENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATERI POKOK PENGGUNAAN JURNAL KHUSUS DI SMK NEGERI MOJOAGUNG IMROATUR ROSIDA
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam pelaksanaan Kurikulum 2013, bahan ajar yang inovatif merupakan salah satu hal yang penting dalam kegiatan pembelajaran. Namun fenomena yang terjadi di lapangan adalah banyak bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran tidak inovatif dan tidak sesuai digunakan di dalam Kurikulum 2013. Bahan ajar yang akan dikembangkan dalam penelitian ini adalah modul berbasis Scientific Approach yang sesuai dengan pembelajaran Kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa modul berbasis Scientific Approach, menganalisis kelayakan modul berbasis Scientific Approach, dan menganalisis respon siswa terhadap modul berbasis Scientific Approach. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan menurut Thiagarajan, yaitu 4D (Four D Models) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada penelitian ini tidak melakukan tahapan tahap penyebaran (disseminate) dikarenakan beberapa keterbatasan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar telaah para ahli, lembar validasi para ahli, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul berbasis Scientific Approach pada materi pokok penggunaan jurnal khusus yang dikembangkan sangat layak dengan presentase sebesar 84,43% berdasarkan penilaian kelayakan dari para ahli. Sedangkan dari hasil uji coba yang dilakukan pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri Mojoagung, respon siswa menunjukan respon sangat baik dengan presentase 86,25%. Kata Kunci: Modul, Scientific Approach, Jurnal Khusus.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERUPA MODUL BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA MATERI METODE PENILAIAN PERSEDIAAN PADA SISTEM PERPETUAL UNTUK SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 BUDURAN SIDOARJO DEVI ANANTA SARY
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar pada materi metode penilaian persediaan pada sistem perpetual di SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo kurang beragam dan guru juga menjadi pemeran utama dalam proses pembelajaran. Sedangkan pada kurikulum 2013 siswa dituntut untuk aktif membangun pengetahuan mereka sendiri, baik secara personal maupun sosial.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan bahan ajar berupa modul berbasis Scientific Approach pada materi metode penilaian persediaan pada sistem perpetual untuk siswa kelas XI SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4-D menurut Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Penelitian ini dibatasi pada tiga tahap yaitu 1) tahap pendefinisian (define), 2) tahap perancangan (design), dan 3) tahap pengembangan (develop).Kelayakan bahan ajar modul ditinjau dari 4 aspek yaitu kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan bahasa, dan kelayakan kegrafikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar modul yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar. Hal ini ditunjukkan dari hasil validasi ahli materi mendapat persentase penilaian kelayakan isi sebesar 89,41% dengan kriteria “Sangat Layak”, sedangkan kelayakan penyajian sebesar 89% dengan kriteria “Sangat Layak”. Hasil validasi ahli bahasa untuk kelayakan kebahasaan mendapat persentase penilaian sebesar 90% dengan kriteria “Sangat Layak” dan pada kelayakan kegrafikan mendapat persentase penilaian sebesar 77,87% dengan kriteria “Layak” untuk validasi ahli grafis. Hasil analisis respon siswa dapat diketahui bahwa bahan ajar modul yang dikembangkan mempunyai aspek ketertarikan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan, memperoleh respon positif dengan persentase sebesar 94,33% dengan kriteria “Sangat Baik”. Kata Kunci: Modul, Metode Penilaian Persediaan Pada Sistem Perpetual, Scientific Approach
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK SEBAGAI BAHAN AJAR MATERI REKONSILIASI BANK AGUSTIN DINNY ARINI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa modul berbasis pendekatan saintifik materi rekonsiliasi bank, mengetahui kelayakan modul, dan untuk mengetahui respon siswa terhadap modul yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan menurut Thiagarajan yaitu model 4-D. Namun penelitian ini terbatas sampai pada tahap pengembangan saja Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket Hasil penelitian menunjukkan hasil validasi komponen kelayakan isi sebesar 77,65%, komponen kelayakan penyajian sebesar 84%, komponen kelayakan bahasa sebesar 86,22% dan komponen kelayakan kegrafikaan sebesar 83,39%. Keseluruhan hasil validasi modul berdasarkan 4 komponen kelayakan dari para ahli diperoleh rata-rata persentase sebesar 82,81%. Sedangkan hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa modul berbasis pendekatan saintifik yang dikembangkan sangat baik menurut respon siswa dengan hasil persentase sebesar 95,83%. Kata Kunci: modul, pendekatan saintifik, rekonsilasi bank.
PENGEMBANGAN MODUL AKUNTANSI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK SEBAGAI BAHAN AJAR PENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATERI POKOK PIUTANG KELAS XI DI SMK NEGERI 1 NGAWI LANDRHETHA CHINTHYA PRATIWI SUWITO PUTERI
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 4 No 3 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan respon siswa terhadap bahan ajar berupa modul yang dikembangkan. Metode penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembanganThiagarajan 4-D (Define, desigh, develop, dandisseminate). Data yang dikumpulkan menggunakan angket terbuka dan angket tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil validasi ahli materi mendapatkan skor 81,24%, validasiahli grafis sebesar 89,55%, dan validasi ahli bahasa sebesar 88,57%. Sehingga secara keseluruhan didapatkan skor sebesar 86,45%, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan berupa modul sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bahan ajar pada mata pelajaran akuntansi keuangan materi pokok piutang. Kata Kunci: Bahan Ajar, Modul, PendekatanSaintifik, AkuntansiKeuangan

Page 13 of 90 | Total Record : 896