Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Pengembangan Teknologi Informatika PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 Diah Restu Wardani; Pujiono Pujiono; Asih Rohmani
JOINS (Journal of Information System) Vol 1, No 01 (2016)
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.205 KB) | DOI: 10.33633/joins.v1i01.1176

Abstract

Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain rencana tersebut, ditemukan kurangnya kesadaran dari masing-masing staff PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadinya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh staff PTI yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah ditetapkan oleh PTI PDAM dan kejadian tersebut berdampak pada proses bisnis. Ditemukan pula bahwa kurangnya pengamanan pada ruang server yang ada di divisi PTI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada divisi PTI serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 325 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) PTI PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap. Kata Kunci: Indeks Keamanan Informasi, SNI ISO/IEC 27001:2009, Evaluasi Keamanan Informasi, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN DIUKUR DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (STUDI KASUS: APLIKASI SPAN) Syarif, Rifqi Akmal; Nugroho, Agung
JURNAL INFO ARTHA Vol 4 (2016): Edisi Juli
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.907 KB) | DOI: 10.31092/jia.v4i4.46

Abstract

Implementation  of  Information  Security  Management  System  (ISMS)  is  one  of  the  internal control  measures  to  minimize  risk  and  information  security  threats  such  as  information  leakage, application malfunction, loss of data, and low performance of IT networks. Several incidents related to information security have already occurred in the implementation of Treasury  System and  the State Budget (SPAN) within the Directorate General of Treasury. Therefore, Directorat General of Treasury has made efforts to implement information security in accordance with Ministry of Finance Decree No. 479 / KMK.01 / 2010 on Policy and Management System Standards Information security. In this study, Index  KAMI  which  was  published  by  the  Directorate  of  Information  Security,  Ministry  of Communication and Information has been used to evaluate the maturity level of SPAN's information security. Six key areas examined in this study are the role and the importance of ICT, information security governance,  risk management,  information  security,  information  security  management  framework, management  of  information  assets,  technology  of  information  security.  The  results showed  that  the maturity level of SPAN implementation is still at Level II (basic framework implementation). Of the six key  areas  analyzed,  information  security  technology  scored  the  highest  (83%).  However, risk management still shows low score that need special attention from the Directorate General of Treasury.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI PADA SMA ISLAM AL-AZHAR (SMAIA) 4 KEMANG PRATAMA BERDASARKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) SNI ISO/IEC 27001:2009 Dedi Saputra; Oryza Gilang
Jurnal Khatulistiwa Informatika Vol 4, No 1 (2016): Periode Juni 2016
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.197 KB) | DOI: 10.31294/jki.v4i1.1254

Abstract

The existence of the technology in a system information becomes very important due to being able to support the process of work and business processes be optimized. SMAIA 4 Kemang Pratama is a formal private education institutions. Increasing management of information technology (IT) in school activities, demanded the holding of information technology audit, which focused on the security of the system, to assess whether the General control and security of information systems able to meet the goal. To find the measure of the level of completeness and maturity of the 5 areas that have been adapted to international standards, i.e. ISO 27001:2005 this research uses Information Security Index (us). The results suggested that Al-Azhar Islamic SENIOR HIGH SCHOOL 4th Kemang Pratama has High category in the role and TIK interests namely of 29 of a total of 48 overall assessment and results of the fifth area is done of the overall total of 588 381 fall into the category needs improvement. There is improvement strategy on information security governance area is adding a special staff, create a regular schedule for staff assessment and audit IT, while the information security technology area that is sikronisasi the whole system that has existed and evaluate and improve system security log recording primarily as security gaps.
ASESMEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) PADA INSTITUSI XYZ Manullang, Astri F.; Candiwan, Candiwan; Harsono, Listyo Dwi
JIEET (Journal of Information Engineering and Educational Technology) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jieet.v1n2.p73-82

Abstract

Abstrak? Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan bagi setiap institusi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Institusi yang menerapkan teknologi informasi harus menjaga keamanan informasi yang dimiliki agar pengelolaanya dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga dapat menghindari terjadinya kegagalan atau pelanggaran. Institusi XYZ pada saat ini telah menerapkan teknologi informasi, tetapi informasi yang dimiliki belum dilindungi dengan baik. Pada institusi XYZ terdapat akses kontrol yang belum dilaksanakan dengan baik diantaranya kurang keamanan atau pengawasan lokasi kerja penting (ruang server, ruang arsip) sehingga siapa saja bebas untuk melakukan akses, kemudian pada institusi XYZ belum menerapkan pengamanan untuk mendeteksi dan mencegah penggunaan akses jaringan (termasuk jaringan nirkabel). Oleh karena itu penting melakukan asesmen terhadap institusi XYZ untuk mengetahui tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasinya. Asesmen dilakukan menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) yang dikeluarkan oleh Departemen Komunikasi dan Informasi yang telah memenuhi syarat dan aspek keamanan informasi yang mengacu pada ISO 27001. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu Indeks KAMI sebagai alat ukur untuk menilai sistem manajemen keamanan informasi institusi XYZ. Hasil penilaian Indeks KAMI pada Institusi XYZ menunjukkan tingkat ketergantungan terhadap Sistem Elektronik tergolong tinggi dan status kesiapan dalam manajemen keamanan informasi tidak layak dan berada pada level I-I+ dimana level ini masih berada pada kondisi awal penerapan keamanan informasi. Sehingga Institusi XYZ harus melakukan perbaikan dan peningkatan kontrol keamanan dengan pembuatan kebijakan dan prosedur keamanan informasi yang sesuai dengan kondisi TI/SI  dengan memperhatikan kesiapan, sumber daya yang dimiliki untuk mendapatkan penerapan sistem manajemen keamanan informasi yang efektif dan efisien. 
Pengukuran Keamanan Informasi PDAM Tirta Medal Menggunakan Indeks KAMI Untuk Analisis Tingkat Kematangan Keamanan Informasi Beben Sutara
Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol 17, No 2 (2018): JICT-IKMI, Desember 2018
Publisher : STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v17i2.32

Abstract

Adanya rencana untuk meningkatkan keamanan informasi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), ditemukan juga kurangnya kesadaran dari msing-masing staff PDAM Tirta  Medal Kabupaten Sumedang terkait dengan keamanan informasi menyebabkan terjadiya berbagai masalah salah satunya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan staff PDAM yaitu dengan mengubah sistem operasi yang telah diterapkan oleh PDAM dan kejadian itu erdampak pda proses bisnis. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengukur tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi di PDAM serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Dari hasil studi dokumen, wawancara dan kuisioner berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001:2009 dihasilkan tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 323 dan tingkat kemmatangan berada pada level I+ dimanan sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengolaan keamanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur. Untuk mencapai tingkat kematangan V dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) PDAM Tirta Medal Kabupaten Sumedang dapat melakukan strategi perbaikan secara bertahap.
Evaluasi Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Berdasarkan ISO/IEC 27001:2013 pada Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang Desy Dwi Prasetyowati; Indra Gamayanto; Sasono Wibowo; Suharnawi Suharnawi
JOINS (Journal of Information System) Vol 4, No 1 (2019): Edisi Mei 2019
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.088 KB) | DOI: 10.33633/joins.v4i1.2429

Abstract

Keamanan informasi pada Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang masih terdapat beberapa masalah yaitu terjadinya kehilangan data dan peretasan website milik PIP Semarang. Apabila hal tersebut tidak segera ditangani maka akan menyebabkan terganggunya proses bisnis, hilangnya data serta pencurian data oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk disalah gunakan. Keamanan sistem informasi dan jaringan di PIP Semarang juga masih terdapat kelemahan yang mempunyai dampak cukup berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi pada PIP Semarang serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tingkat kelengkapan dan tingkat kematangan keamanan informasi. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2013 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Dari  hasil wawancara dan kuisioner berdasarkan indeks Keamanan Informasi (KAMI) pada penelitian tersebut diperoleh hasil yang menyatakan bahwa PIP Semarang termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah skor tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 20. Total skor tingkat kelengkapan keamanan informasi sebesar 238 dan tingkat kematangan berada pada tingkat I+ dimana sudah ada pemahaman mengenai perlunya pengelolaan kemanan informasi akan tetapi penerapan langkah pengamanan masih belum teratur.Kata kunci— Indeks Keamanan Informasi (KAMI), ISO/IEC 27001:2013, Tingkat Kelengkapan, Tingkat Kematangan, Peningkatkan keamanan informasi
Pengukuran Tingkat Keamanan Informasi Perguruan Tinggi XYZ Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Berbasis ISO/IEC-27001:2013 Febryan Hari Purwanto; Miftahul Huda
Jurnal VOI (Voice Of Informatics) Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : STMIK Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi pada perguruan tinggi merupakan hal penting yang harus dilindungi karena perguruan tinggi adalah salah satu penyelenggara sistem elektronik dimana sistem elektronik tersebut dapat berisi data-data pribadi dan informasi penting bagi banyak orang terutama bagi dosen, mahasiswa dan sivitas akademika. Perguruan Tinggi XYZ adalah salah satu perguruan tinggi yang sudah menerapkan sistem elektronik dalam kegiatan operasionalnya yang termasuk dalam kategori rendah sehingga Perguruan Tinggi XYZ harus menerapkan pedoman Indeks KAMI seperti yang dinyatakan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2016 Bab III Pasal 7 bahwa penyelenggara sistem elektronik yang menyelenggarakan sistem elektronik  rendah  harus  menerapkan  pedoman Indeks Keamanan Informasi (KAMI). Pada penelitian ini kami melakukan pengukuran tingkat kesiapan keamanan informasi pada Perguruan Tinggi XYZ dengan menggunakan Indeks KAMI versi 3.1. Alat evaluasi indeks KAMI pada versi 3.1. telah mengacu pada kerangka kerja ISO/IEC 27001:2013. Berdasarkan hasil penilaian tingkat keamanan informasi di Perguruan Tinggi XYZ diperoleh hasil bahwa Sistem Elektronik di Perguruan Tinggi XYZ masuk pada kategori Sistem Elektronik Rendah dan hasil penilaian pada ke 5 area keamanan informasi pada Perguruan Tinggi XYZ seluruhnya berada pada Tingkat kematangan I+ atau pada Tingkat Kondisi Awal dengan tingkat penerapan standar ISO/IEC 27001:2013 berada pada nilai 179 atau pada status Perlu Perbaikan. Keamanan informasi pada Perguruan Tinggi XYZ sudah cukup baik pada area tata kelola, namun masih perlu perbaikan pada ke 5 area untuk dapat memenuhi tingkat kerangka kerja dasar. Selain itu Perguruan Tinggi XYZ juga dapat menerapkan pedoman Indeks Keamanan Informasi (KAMI) pada tingkat III dan seterusnya agar dapat mencapai kesiapan sertifikasi ISO/IEC 27001
Audit Sistem Keamanan Informasi Menggunakan ISO 27001 pada SMKN 1 Pugung, Lampung: Audit Sistem Keamanan Informasi Februari, Pangky; Fitria, Fitria
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2019): Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/positif.v5i2.833

Abstract

The implementation of information and communication technology management has become a necessary in every educational institution, especially in SMKN 1 Pugung, Lampung. Hence, in this research is tried to measure the information security standard in SMKN 1 Pugung using ISO 27001. The method used is audit operational which relates with economical and efficiency used of resource as well as the target aimed. Afterwards, the result shows that the analysis of quisionnaire has obtained averages value amounts 3,32 in a whole ISO 27001. It means that information security standard has performed well and written operational procedure standard. Then, the evaluation result which varies from 11 clause I categorized into level 4 (manage and measurable). It means that business process has well-monitored and measured. So therefore, it can be concluded that system audit of security information in SMKN 1 Pugung has been confirmed as good enough.
Pengukuran Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Studi Kasus di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang Catur Eri Gunawan; Fenando Fenando
JUSIFO : Jurnal Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2018): JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi) | December 2018
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jusifo.v4i2.4107

Abstract

Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPD) merupakan sebuah lembaga di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang menangani permasalahan teknologi informasi dan pengolahan data yang dimiliki UIN Raden Fatah Palembang. Observasi awal yang dilakukan pada penelitian ini yaitu belum dilakukan evaluasi tingkat kesiapan pengamanan informasi di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian secara internal terhadap sistem manajemen keamanan informasi di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang. Standar yang digunakan yaitu indeks keamanan informasi (KAMI) sebagai alat evaluasi untuk mengukur kesiapan pengamanan informasi di PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang. Hasil dari pengukuran tingkat ketergantungan terhadap penggunaan sistem elektronik yaitu sebesar 25 yang termasuk dalam kategori tinggi, kemudian hasil pengukuran dari kelima area yaitu sebesar 211 yang termasuk ke dalam kategori Tidak Layak. Selanjutnya dalam penelitian ini diberikan rekomendasi perbaikan untuk masing-masing pertanyaan yang mendapat skor buruk (tidak dilakukan). Rekomendasi ini sebagai bahan pertimbangan dan perbaikan bagi pihak PUSTIPD UIN Raden Fatah Palembang sebelum nantinya melakukan pengukuran keamanan informasi kembali menggunakan Indeks KAMI.
Evaluasi Keamanan Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Nofry Arman; Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra; Aditya Rachmadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.373 KB)

Abstract

The Communication and Information Agency (KOMINFO) of Sidoarjo Regency is a government service located in Sidoarjo Regency, which is engaged in communication and informatics and provides public services by utilizing information technology. Related to the importance of information security, the Ministry of Communication and Information issued the Republic of Indonesia Minister of Communication and Information Minister Regulation Number 4 of 2016 concerning Information Security Management System to support the implementation of information security management systems in government agencies, therefore as a service that provides information and uses information technology in its services, an evaluation of the level of information security is needed. In this study the evaluation was conducted with a questionnaire instrument based on Indeks Keamanan Informasi (KAMI) to determine the level of completeness and maturity of information security in five areas, governance, risk management, frameworks, asset management, and technology. From the results of the evaluation it can be seen that at the completeness level get a score of 334 and the average level of information security maturity is at level II. From this, it can be stated that the Sidoarjo Regency Communication and Information Agency needs improvement to carry out ISO27001 certification. These results form the basis of making recommendations obtained from the results of a comparison between Indeks KAMI and ISO27001 controls. One recommendation given is the risk management procedure for non-compliance corrective actions based on control A.18.2.

Page 2 of 130 | Total Record : 1293