Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS LAPORAN LABA RUGI DALAM PERENCANAAN LABA DEPARTEMEN KAMAR Agustinus Ananta Prabowo
JURNAL BISNIS HOSPITALITI Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Bisnis Hospitaliti
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jbh.v1i1.152

Abstract

Penyusunan anggaran harus disusun dengan baik dan cermat agar tidak terjadi over budget (tingginya penetapan anggaran) atau low budget (rendahnya penetapan anggaran). Bila terjadi over budget, maka hal itu akan menyebabkan ketidakpuasan terhadap kinerja perusahaan. Penelitian ini mencoba mengetahui bagaimana dasar penetapan anggaran hotel dan perencanaan laba departemenkamar hotel serta perhitungan-perhitungan lain yang berkaitan dengan titik impas (BreakEven Point) serta tingkat Margin ofSafety (MOS) dan Degree of Operating Leverage (DOL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis perhitungan break even point pada departemen kamar terletak pada penjualan sebesar 40.838.510.028,34 kamar yang harus trjual 8806 kamar atau dengan prosentase tingkat hunian sebesar 19% atau 24 kamar setiap hari. Jumlah penjualan kamar yang harus dicapai adalah 31.119 room night. Untuk mencapai GOP, penjualan kamar yang harus dicapai- adalah Rp. 132.811.397.325,11. Margin ofSafety dari perencanaan labanya adalah Rp. 103.490.065.396,46. Sedangkan nilai DOL adalah sebesar 1,40 kali.
ANALISIS BIAYA, VOLUME, LABA SEBAGAI ALAT BANTU PERENCANAAN LABA PADA HOTEL SEDONA MANADO Samahati, Ricky Budiman
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal EMBA, HAL 960 - 1079
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.233 KB) | DOI: 10.35794/emba.1.3.2013.2306

Abstract

Manado sebagai kota pariwisata menyediakan sarana dan prasarana kepariwisataan termasuk jasa perhotelan. Hotel Sedona merupakan salah satu hotel yang ada di Kota Manado dan merupakan objek yang dipilih penulis dengan menggunakan data operasional penjualan yang terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik break even point,  jumlah volume penjualan pada tingkat laba yang direncanakan, serta tingkat margin of safety pada Hotel Sedona Manado. Metode analisis yang dipakai yaitu metode kuantitatif  dengan menggunakan rumus  break even poin atas dasar sales dalam Rupiah, perhitungan perencanaan laba, serta rumus margin of safety (tingkat keamanan) yang dinyatakan dalam Rupiah dalam bentuk persentase. Hasil  penelitian ini menunjukan pada tahun 2011 dan 2012 Hotel Sedona tidak mengalami kerugian dan laba pada tahun 2011 lebih besar dari laba tahun 2012. Dengan mengasumsikan 10% pada biaya-biaya variabel dan 10% pada volume operasional, maka perencanaan laba dan pendapatan ditahun 2013 lebih banyak dibandingkan pada tahun 2011 dan 2012. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa tingkat keamanan (margin of safety) pada hotel Sedona masih dalam keadaan aman baik tahun 2011, 2012, dan perencanaan 2013 Kata kunci: biaya-volume-laba, break even point.
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU B1035131017, Fuadin Abid
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dari tahun 2011 hingga tahun 2013 mengalami penurunan jumlah volume penjualan yang diikuti dengan peningkatan biaya operasional yang mengakibatkan perusahaan terus mengalami kerugian pada kurun waktu tiga tahun tersebut. Oleh karena itu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa besar peningkatan volume penjualan yang diperlukan serta tarif air yang ideal agar perusahaan dapat mencapai Break Even Point (BEP) dengan menganalisis biaya, volume, dan laba pada PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume penjualan yang diperlukan untuk mencapai BEP sebesar 2.605.219,96 M3 dan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan sebesar 35.280 M3 per tahun, perusahaan memerlukan waktu 18,5 tahun untuk mencapai BEP. Sedangkan tarif rata-rata yang ideal untuk mencapai BEP sebesar Rp5.100,00/M3 dan dengan proyeksi kenaikan tarif rata-rata sebesar 8,96% per tahun, perusahaan memerlukan waktu kurang lebih 3 tahun untuk mencapai BEP. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba, dengan proyeksi kenaikan volume penjualan serta proyeksi kenaikan tarif, dipastikan PDAM Kabupaten Sanggau akan tetap mengalami kerugian pada tahun 2015..
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU B1035131017, Fuadin Abid
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dari tahun 2011 hingga tahun 2013 mengalami penurunan jumlah volume penjualan yang diikuti dengan peningkatan biaya operasional yang mengakibatkan perusahaan terus mengalami kerugian pada kurun waktu tiga tahun tersebut. Oleh karena itu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa besar peningkatan volume penjualan yang diperlukan serta tarif air yang ideal agar perusahaan dapat mencapai Break Even Point (BEP) dengan menganalisis biaya, volume, dan laba pada PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume penjualan yang diperlukan untuk mencapai BEP sebesar 2.605.219,96 M3dan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan sebesar 35.280 M3 per tahun, perusahaan memerlukan waktu 18,5 tahun untuk mencapai BEP. Sedangkan tarif rata-rata yang ideal untuk mencapai BEP sebesar Rp5.100,00/M3dan dengan proyeksi kenaikan tarif rata-rata sebesar 8,96% per tahun, perusahaan memerlukan waktu kurang lebih 3 tahun untuk mencapai BEP. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba, dengan proyeksi kenaikan volume penjualan serta proyeksi kenaikan tarif, dipastikan PDAM Kabupaten Sanggau akan tetap mengalami kerugian pada tahun 2015..
Analisis Biaya-Volume-Laba untuk Perencanaan Laba Operasi Engelwati Gani
Binus Business Review Vol. 4 No. 2 (2013): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v4i2.1401

Abstract

This study conducted cost-volume-profit analysis of the company. A maximum profit can be obtained by analyzing sales volume and product mix to be sold. So that, the cost-volume-profit analysis can be used as a planning strategy of the company’s operations profit. To do so, semivariable costs must be separated into variable and static costs. After that the breakeven point can be calculated. By knowing the breakeven point, operations profit planning expected can be made. Research used qualitative method with direct contact by interviewing the company and indirect contact by observing the company’s profit-loss financial statements from 2008 to 2011. PT SD Textile is a manufacturing company engaged in the manufacture of damask, sheet and towel. Conditions of sales and the cost of sales have increased in the period of 2008 to 2010 and have decreased in the period of 2011; while the operations expenses have increased in the period 2008 to 2011. The increase and decrease in sales, the cost of sales and operations expenses have a direct impact on the operations profit. The operations profit increased in the period of 2008 to 2009 and decreased in the period of 2010 and increased again during the period of 2011. Given the situasion, it is very important for PT SD Textile to do operations profit planning with attention to sales planning and costs in order to deliver the maximum profit.
ANALISIS BIAYA VOLUME LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA USAHA KOPI BUBUK CAP ANGSA KABUPATEN REJANG LEBONG Subianto Subianto; Epi Lia Chandra
Jurnal AkunStie (JAS) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal AkunStie (JAS) Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the Cost Volume Profit Analysis as a Profit Planning Tool in Cap Angsa Powder Coffee Business, Rejang Lebong Regency. This research type is academic research and descriptive research. While the data collection method is by means of the interview method, observation method, survey method and documentation method. Based on the calculations that have been made on the data of the Cap Angsa Coffee Powder Business in Rejang Lebong Regency, it can be concluded that the break-even point for 2019 is 789 Kg. Based on the calculation of profit planning, it is known that the maximum profit that can be obtained for 2019 is IDR 108,794,161. . Based on the profit margin calculation, the percentage of sales margin of safety is 99%.
Penerapan Analisis Biaya Volume Laba (BVL) Sebagai Perencanaan Laba Jangka Pendek Usaha Ayam Petelur Pada Bumdes Sawimengale Poleganyara Kabupaten Poso Mita Tologana; Irma Mbae
Ekomen Vol 20, No 2 (2020): Jurnal EkoMen Vol 20 No 2 September 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan analisis Biaya Volume Laba sebagai dasar perencanaan laba untuk tahun 2021 pada Usaha Ayam Petelur BUMDes Poleganyara. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi pada objek penelitian. Teknik analisis data yaitu dengan menggunakan Analisis Biaya Volume Laba yang terdiri dari analisis contribution margin, operating leverage, break even point (BEP), dan margin of safety.Hasil penelitian menunjukan pada Tahun 2020 contribution margin sebesar Rp 86.835.140, margin of safety sebesar Rp 239.616.397 dengan break even point dalam rupiah sebesar Rp 119.137.603 dan operating leverage 14,3%. Perusahaan menetapkan laba sebesar 15% dari tahun sebelumnya dengan target penjualan sebesar Rp 385.122.739 pada tahun 2021.
ANALISIS BIAYA,VOLUME DAN LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA HOTEL OMPU HERTI SEJAHTERA KABUPATEN TOBA SUMATERA UTARA Joel Fernandes Silitonga; Ruzikna "
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9: Edisi II Juli - Desember 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The author in this study uses descriptive quantitative data analys method.The data collection technique used in the preparation of this thesis is the documentation study which is a data collection technique by studying documents related to research problems such as the company’s financial statements in the form of profit and loss in 2016-2020. From the data that has been calculated ysing the tools used in the profit vo,ume cost analysis,the planned profit target of Hotel Ompu Herti Sejahtera is expected to increase by 10% from the previous year,but based on the results,Hotel Ompu Herti has not been to able to achieve the target fully even though there are several years,namely 2016 and 2020 saw a significant increase in profit Keywords : Cost,Volume and Profit
Analisis biaya, volume dan laba sebagai alat bantu perencanaan laba Salasiah Salasiah; Iskandar Iskandar; Yoremia Lestari
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) Vol 7, No 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiam.v7i2.8252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis volume penjualan yang harus dicapai pada titik impas (Break Even Point) dan agar tingkat laba yang diinginkan dapat tercapai pada Pizza Hut Plaza Mulia Samarinda dengan mengunakan metode analisis Break Even Point (BEP), Perencanaan Laba dan Margin of Safety (MOS). Berdasarkan hasil penelitian pada Pizza Hut Plaza Mulia Samarinda menunjukkan bahwa untuk penjualan pada tahun 2019 memperoleh laba karena nilai penjualan telah melampaui nilai titik impas (Break Even Point) dan untuk perencanaan laba pada tahun 2020 dilihat dari hasil Margin of Safety cukup baik, dengan semakin tinggi Margin of Safety suatu perusahaan dikatakan semakin baik karena rentang penurunan penjualan yang dapat ditolerir adalah lebih besar sehingga kemungkinan menderita kerugian rendah, namun sebaliknya jika Margin of Safety rendah kemungkinan perusahaan menderita kerugian besar.
ANALISIS BIAYA VOLUME LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA (SPBU CV. SINAR HASMADANI) Aina Mustainah, Suci Ayu
Bongaya Journal of Research in Accounting (BJRA) Vol. 2 No. 2 (2019): Bongaya Journal of Research in Accounting
Publisher : STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37888/bjra.v2i2.195

Abstract

This study aims to determine the costs incurred whether it has reached breakeven by SPBU CV. Sinar Hasmadani, how much sales volume is spent to break even andto find out the profit generated has become a reference in planning future profits at gasstations CV. Sinar Hasmadani Karsa. This study uses primary data and secondary data,where primary data is obtained from companies related to the history of the company.Secondary data in this study in the form of financial report data and data costs that existwithin the company. In this study the method used to analyze the data is by usingquantitative descriptive.The results of the analysis show that the costs incurred by SPBUCV. Sinar Hasmadani Karsa can be used as a basis for calculating BEP. Sales volumealso increases every year, on the other hand the calculation of contribution margin andcontribution margin ratio obtained in 2016-2018 shows that the company has produced acontribution margin that can cover fixed costs and generate maximum profits, and thelast profit achieved by the company can be used as the basis for future profit planning

Page 3 of 40 | Total Record : 395