Filter By Year

1945 2024


Found 66 documents
Search Preservasi Arsip

Penyelamatan Nilai Guna Informasi Melalui Preservasi Arsip Statis di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I. Yogyakarta Widiastuti Widiastuti; Ika Krismayani
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.345 KB) | DOI: 10.14710/anuva.5.1.113-123

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penyelamatan Nilai Guna Informasi Melalui Preservasi Arsip Statis di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya penyelamatan nilai guna informasi melalui preservasi arsip statis yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta.. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan preservasi arsip statis yang dilakukan di Balai Pelestarian Cagar Budaya D.I.Yogyakarta berperan dalam upaya penyelamatan nilai guna informasi yang terkandung di dalam arsip yang disimpan. Kegiatan preservasi arsip statis yang dilakukan dengan cara preventif dan kuratif menjadi salah satu upaya dalam penyelamatan nilai guna informasi yang terkandung di dalam arsip dikarenakan kegiatan preservasi tersebut merupakan serangkaian upaya dalam melakukan penjagaan fisik arsip yang berdampak pada terjaganya isi informasi arsip yang ada di dalamnya.
AKAR (Arsip Keluarga) sebagai Perintis Preservasi Memori Sosial Masyarakat Titi Susanti; Walda Khoiriyah; Mijil Larasati; Supriyati Supriyati
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 4, No 1 (2020): Volume 4 No 1 2020
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.61054

Abstract

Artikel yang berjudul AKAR (Arsip Keluarga): Aplikasi sebagai Perintis Preservasi Memori Sosial Masyarakat membahas tentang pioner genealogi dan pengelolaan arsip keluarga secara digital dengan lokasi penelitian di RW Punukan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.  Masyarakat mengerti tentang arsip keluarga namun belum mempunyai kesadaran dalam mengelola arsip keluarga dengan baik. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui 3 cara, yaitu observasi partisipatif, in depth interview dan studi literatur. Tahapan setelah data dikumpulkan adalah data diolah yang kemudian direduksi dan diinterpretasi. Untuk menjamin kebenaran peneliti melakukan triangulasi data. Sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh keluarga Indonesia. Peneliti menciptakan aplikasi penyimpanan arsip keluarga yang efektif dan efisien. Adapun tahap penyimpanan dan preservasi arsip keluarga dengan aplikasi AKAR adalah: capture (alih media arsip tekstual), registration (mencatat arsip keluarga), classification (mengklasifikasikan arsip berdasarkan klasifikasi yang telah disediakan), storage (penyimpanan arsip berdasarkan hasil klasifikasi) dan use and tracking (penggunaan dan penelusuran arsip keluarga).
PRESERVASI ARSIP VITAL (STUDI KASUS DI BIRO UMUM, HUKUM & KEPEGAWAIAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) Elmawati, Elmawati; Ismiyati, Ismiyati
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeliharaan arsip vital dilakukan karena merupakan bukti sah kepemilikan serta melindungi hak dan kewajiban pegawai dimulai sejak fase penciptaan sampai fase penyimpanan dan penyusutan. BUHK dipilih menjadi lokasi penelitian karena berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar aktivitas di masing-masing subbagian berpotensi menciptakan arsip vital. Keadaan ini tidak didukung dengan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang memadai. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan observasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa BUHK UNNES belum melakukan identifikasi arsip vital. Berdasarkan analisis hukum dan analisis resiko ada 38 jenis arsip yang masuk kategori vital terdiri dari: 11 % arsip ketatausahaan, 21 % arsip hukum dan ketatalaksanaan, 8 % arsip kepegawaian, 18 % arsip kerumahtanggaan, 34 % arsip pengelolaan barang milik negara, dan 8 % arsip kegiatan pimpinan. Preservasi arsip vital dilakukan oleh beberapa staf yang dalam menjalankan tugas dan fungsinya berkaitan dengan arsip vital. Kesimpulan dari penelitian ini, BUHK adalah satu unit kerja di UNNES yang mengelola banyak arsip vital. Pemeliharaan arsip vital belum dilakukan dengan maksimal karena terkendala sumber daya manusia, sarana prasarana dan kebijakan. Pemeliharaan yang belum maksimal turut memberikan dampak ketidaksiapan BUHK dalam pencegahan dan pemulihan arsip vital pra bencana. Saran yang diberikan oleh penulis adalah membentuk tim kerja untuk menganalisis dan menetapkan arsip vital. Untuk preservasi arsip vital dengan maksimal sebaiknya BUHK merekrut satu orang yang memiliki latar belakang pendidikan arsip, pengadaan sarana dan prasarana yang standar, serta mengimplementasikan program arsip vital. Vital archives preservation is very important to continuity organization, as valid prossesing evidence and to protecting the rights and obligations of employees, starts from creation phase till saving and reducing phase. BUHK is chosen to research location because based on observations begin result, a lot of activities in each sub-division potentially create vital archives. This situation is not supported by good human resources and infrastructure. Method of this research is case study with qualitative approach. Data collection techniques that used in this research are documentation, interview and observation. Data validity is done by triangulation technique. Informants of this research are 6 sub-division chiefs, 10 stafs, service & information coordinator of Archives Unit, and Unnes archivist. The results of this research showed that BUHK UNNES has not identified vital archives yet. Based on law analysis and risk analysis, there are 38 types of archives included in the vital category, they are consisted of: 11% of administrative archives, 21% law archives, 8% employment archives, 18% household archives, 34% archives of goods goverment own archieves, and 8% leader activity archieves. Vital archives preservation is done by several staff whose duties are related with vital archives. BUHK has not had the procedure of prevention and recovery of vital archives pre-disaster.The conclusion of this research, BUHK is one of work units at UNNES that manages a lot of vital archives. Preservation that has not maximum gives effect unready to BUHK in prevention and recovery pre-disaster of vital archives. Suggestion that given in this research are to make work team to analyse and to decide about vital archieves. To maximum preservation vital archieves, BUHK should recruit one person whose archieves education basic, standard facilities provisioning, and vital archive program implementation.
URGENSI PRESERVASI INFORMASI DALAM KONTEKS ARSIP KELUARGA Mifta Olievia Wardhani
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 5, No 2 (2021): Edisi 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v5i2.119

Abstract

Various types of records must have a valuable system for managing and maintaining records. Generally management records activity are managed by records institution in the scale institution, regional, and national. There is one types of records that also needed better management process, that is family records. Family records is one type of arhives that is belong to personal archives or records, every person in the scope of that family must be responsible for taking care their records, this is also known as preserving family records. Preserving family records can be done in a simplest way, such as storing records document in a records shelf or storage box, paying attention in room condition for storing records, and also classified records by their types, its use, and year. The aim of preserving family records are to maintain the information inside that records, preventing records from destructive elements from human error and disaster. And importantly, making information or records retrieval process easier whenever needed in the future.   
Perancangan Sistem Informasi Preservasi Pada Arsip Nasional Republik Indonesia Menggunakan Metode Scrum Habib Marzuqi; Metty Mustikasari
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.306 KB) | DOI: 10.24114/cess.v6i2.24103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi preservasi pada Arsip Nasional Republik Indonesia yang berbasis web dengan menggunakan scrum model. Metode penelitian meliputi pengumpulan data, analisis kebutuhan sistem, pemodelan sistem, pengembangan aplikasi serta evaluasi dan pengujian. Metode scrum digunakan karena proses yang dilakukan tidak berurutan tetapi user mendapatkan hasil yang cepat, tepat dan akurat untuk penyelesaian permasalahan layanan. Dengan menerapkan scrum model dapat menghasilkan aplikasi sistem informasi preservasi yang  terdiri dari 6 product backlog, 6 sprint, scrum meeting harian dan demo aplikasi yang sangat menunjang dalam pembangunan aplikasi dengan waktu penyelesaian selama 287 jam atau disamakan dengan 5 hari kerja 8 jam per hari adalah 7 minggu 2 hari. Hasil dari evaluasi dengan menggunakan blackbox testing, sistem informasi preservasi dapat di implementasikan di Direktorat Preservasi Arsip Nasional Republik Indonesia
PRESERVASI ARSIP VITAL (STUDI KASUS DI BIRO UMUM, HUKUM & KEPEGAWAIAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) Elmawati, Elmawati; Ismiyati, Ismiyati
Economic Education Analysis Journal Vol 6 No 3 (2017): Economic Education Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeliharaan arsip vital dilakukan karena merupakan bukti sah kepemilikan serta melindungi hak dan kewajiban pegawai dimulai sejak fase penciptaan sampai fase penyimpanan dan penyusutan. BUHK dipilih menjadi lokasi penelitian karena berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar aktivitas di masing-masing subbagian berpotensi menciptakan arsip vital. Keadaan ini tidak didukung dengan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang memadai. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan observasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa BUHK UNNES belum melakukan identifikasi arsip vital. Berdasarkan analisis hukum dan analisis resiko ada 38 jenis arsip yang masuk kategori vital terdiri dari: 11 % arsip ketatausahaan, 21 % arsip hukum dan ketatalaksanaan, 8 % arsip kepegawaian, 18 % arsip kerumahtanggaan, 34 % arsip pengelolaan barang milik negara, dan 8 % arsip kegiatan pimpinan. Preservasi arsip vital dilakukan oleh beberapa staf yang dalam menjalankan tugas dan fungsinya berkaitan dengan arsip vital. Kesimpulan dari penelitian ini, BUHK adalah satu unit kerja di UNNES yang mengelola banyak arsip vital. Pemeliharaan arsip vital belum dilakukan dengan maksimal karena terkendala sumber daya manusia, sarana prasarana dan kebijakan. Pemeliharaan yang belum maksimal turut memberikan dampak ketidaksiapan BUHK dalam pencegahan dan pemulihan arsip vital pra bencana. Saran yang diberikan oleh penulis adalah membentuk tim kerja untuk menganalisis dan menetapkan arsip vital. Untuk preservasi arsip vital dengan maksimal sebaiknya BUHK merekrut satu orang yang memiliki latar belakang pendidikan arsip, pengadaan sarana dan prasarana yang standar, serta mengimplementasikan program arsip vital. Vital archives preservation is very important to continuity organization, as valid prossesing evidence and to protecting the rights and obligations of employees, starts from creation phase till saving and reducing phase. BUHK is chosen to research location because based on observations begin result, a lot of activities in each sub-division potentially create vital archives. This situation is not supported by good human resources and infrastructure. Method of this research is case study with qualitative approach. Data collection techniques that used in this research are documentation, interview and observation. Data validity is done by triangulation technique. Informants of this research are 6 sub-division chiefs, 10 stafs, service & information coordinator of Archives Unit, and Unnes archivist. The results of this research showed that BUHK UNNES has not identified vital archives yet. Based on law analysis and risk analysis, there are 38 types of archives included in the vital category, they are consisted of: 11% of administrative archives, 21% law archives, 8% employment archives, 18% household archives, 34% archives of goods goverment own archieves, and 8% leader activity archieves. Vital archives preservation is done by several staff whose duties are related with vital archives. BUHK has not had the procedure of prevention and recovery of vital archives pre-disaster.The conclusion of this research, BUHK is one of work units at UNNES that manages a lot of vital archives. Preservation that has not maximum gives effect unready to BUHK in prevention and recovery pre-disaster of vital archives. Suggestion that given in this research are to make work team to analyse and to decide about vital archieves. To maximum preservation vital archieves, BUHK should recruit one person whose archieves education basic, standard facilities provisioning, and vital archive program implementation.
Peran Preservasi Kuratif dalam Menjamin Keselamatan dan Pelestarian Arsip Statis Rapita, Rapita
Baitul 'Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 5 No. 2 (2021): Baitul ‘Ulum: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.169 KB) | DOI: 10.30631/baitululum.v5i2.104

Abstract

This paper aims to determine the role of curative preservation in ensuring the safety and preservation of static archives. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques using library studies. The results of the study found that curative preservation plays a very important role in ensuring the safety and preservation of archives because the actions and instructions contained in it can repair and maintain archives that have started or have been damaged. So that these actions and instructions can be used as guidelines by any archival institution to repair and maintain the static archives they have.
Preservasi arsip digital sebagai upaya penyelamatan informasi di era cloud computing Nuri Ifka Bengi. MS
IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Vol. 5 No. 1 (2021): OCTOBER
Publisher : Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Wilayah Jawa Timur (APPTIS Jatim)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology today has contributed to the birth of archives into new media called digital archives. Digital archives are archives that are stored in digital format to be freely accessible for a long period of time. Archival institutions have an important role in maintaining, storing and preserving archives that have important value in them. To maintain the integrity of the information and ensure that the value of the information contained in the archive can be maintained and used for a long time, the preservation of digital archives needs to be done regularly. The method used in writing this article is the literature study method. This article aims to provide knowledge to readers, namely the wider community and related institutions regarding the necessity of preserving and preserving archives in digital format, namely as an effort and also an alternative in saving important information contained in these archives. Digital preservation, the driving factor must be digital archive preservation as well as some understanding related to digital archive preservation.
PRESERVASI ARSIP VITAL PERGURUAN TINGGI : STUDI KASUS DI UNIVERSITAS X Nita Ismayati
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.178 KB) | DOI: 10.29244/jpi.13.2.%p

Abstract

ABSTRAK Arsip vital perguruan tinggi merupakan arsip yang sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan suatu perguruan tinggi karena  merupakan bukti yang merekam seluruh kegiatan suatu organisasi dalam hal ini perguruan tinggi yang diperlukan untuk menentukan kedudukan perguruan tinggi  dimata hukum, seperti Udang-Undang atau peraturan dari suatu organisasi yang berkaitan dengan kegiatan manajemen dan keberlangsungan perguruan tinggi. Melihat begitu pentingnya fungsi arsip vital, maka  arsip vital dilindungi dan dilestarikan dengan baik. Dengan memperhatikan itu semua semua maka dirasa perlu untuk melakukan kajian mengenai preservasi arsip vital di perguruan tinggi dengan mengambil studi kasus di sebuah perguruan tinggi yang bertujuan untuk melihat bagaimana kegiatan preservasi arsip vital perguruan tinggi dilakukan.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan metode  wawancara mendalam.  Bentuk pertanyaan semi terstruktur dan mengacu kepada hasil kuesioner yang telah diisi oleh setiap unit kerja. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, yaitu pengecekan data dengan metode  observasi ke unit-unit kerja fakultas dan universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa preservasi arsip vital belum dilakukan secara tersistem dan perlu dibuat sebuah  program kearsipan untuk melindungi dan menyelamatkan arsip vital. Kata Kunci : Arsip vital, arsip perguruan tinggi, program arsip vital, preservasi arsip
Analisis Pemanfaatan Sistem Preservasi Arsip Web Indonesia Menggunakan Technology Acceptance Model Studi Kasus Pada Perpustakaan Nasional RI Novi Murdiyanti; Irman Hermadi; Joko Santoso
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 15 No. 1-2 (2016): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.194 KB) | DOI: 10.29244/jpi.15.1-2.%p

Abstract

Web as a source of global information has created a new challenge for archiving digital material. National Web Archive as one part of the web portal of the National Digital Library has an important role in the effort to store, manage, archive and preserve the documentary heritage of Indonesia in online formats. This study was done to evaluate the utilization of associated factors that interact and influence the level of user acceptance of the technology of this web archiving system. The study using the modeling methodology TAM (Technology Acceptance Model) as a theoretical framework and multivariate statistical analysis techniques SEM (Structural Equation Modeling) using AMOS (Analysis of Moment Structures) software tools. Data were collected through snowball sampling with the help of an online questionnaire, where the number of 110 respondents in this study are pemustaka who utilize the site of the National Library. The results show the suitability of TAM as a theoretical framework that can accept the hypothesis that has positive and significant exception Influence Perception of Benefits (PU) on Intention to Use (BITU) indicates a value below 0.736 because of the measurement standard price table = 1.96 ie thitung <ttable so H0 is accepted.Keywords: web archive, Technology Acceptance Model, Structural Equation Modeling.

Page 4 of 7 | Total Record : 66