Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Audit Keamanan Sistem Informasi Pada Data Center Menggunakan Standar SNI-ISO 27001 Syafrinal, S; Agusrijar, A
J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Vol 4, No 2 (2020): EDISI SEPTEMBER
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/j-sakti.v4i2.250

Abstract

Information system security management is very important for Aceh Government institutions in managing information assets that refer to a standard. This will have a negative impact on the sustainability of information services, especially e-mail services managed by the Aceh Communication, Information, and Encryption Service. So the need for good management governance according to national and international standards to create good management of electronic mail information system services by conducting an internal audit process on its management in terms of physical and environmental security where the electronic mail service information system is managed. This study discusses the "Information System Security Audit on Data Centers Using SNI-ISO 27001 Standards (Case Study: Aceh Government)". The results showed the need for data and documentation of the final evaluation of the maturity level of the audit process to reduce the risk of threats to the information system generated so that problems can be overcome by making efforts to minimize the possible risks that have been caused. The auditing stages have been carried out on the information system in the data center using the SNI-ISO 27001 standard resulting in a level of maturity still at the "repeatable but intuitive" level that still requires further supervision in the management of the security side.
Analisa Keamanan Informasi Pemerintah Kota Manado Menggunakan Indeks KAMI Wowor, Novita E.; Sentinuwo, Steven R.; Karouw, Stanley D.S.
Jurnal Teknik Informatika Vol 13, No 3 (2018): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.13.3.2018.28081

Abstract

Abstrak – Penetrasi pengguna internet di Indonesia setiap tahun selalu bertambah, oleh karena itu berdampak pula pada peningkatan ancaman dan serangan siber di Indonesia. Meskipun sampai saat ini tidak ada sistem keamanan informasi yang dapat menjamin 100% keamanannya. Salah satu kebijakan yang dapat diambil oleh organisasi untuk mencegah/mengurangi gangguan keamanan informasi adalah dengan menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Pemerintah Kota Manado memiliki unit-unit kerja yang mempunyai kewajiban sebagai pengelola semua informasi yang ada di Kota Manado. Sayangnya Pemerintah Kota Manado belum pernah menerapkan, memiliki, atau menyusun kerangka kerja keamanan informasi yang memenuhi standar SNI ISO/IEC 27001. Oleh karena itu perlunya dilakukan self-assessment bidang keamanan dengan menggunakan metode SMKI yaitu Indeks KAMI sebagai alat bantu untuk mengukur, menganalisa, dan mengevaluasi keamanan informasi di seluruh unit-unit kerja demi mendapatkan gambaran kondisi kesiapan dan kematangan keamanan informasi. Indeks KAMI disusun oleh Tim Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hasil pengukuran tingkat kematangan keamanan informasi Pemerintah Kota Manado bahwa untuk kategori Sistem Elektronik tingkat ketergantungan TIK tergolong tinggi, namun untuk pengelolaan keamanan informasi masih tergolong sangat rendah atau “Tidak Layak” dan masih sangat dibutuhkan perbaikan di setiap aspek yang ada. Oleh karena itu akan diberikan suatu saran perbaikan pada kekurangan yang ditemukan pada sistem keamanan informasi. Kata kunci - Indeks KAMI, Keamanan Informasi, Smart City, SMKI. Abstract - The penetration of Indonesian internet users has increased every year, therefore having an impact to improvement of cyber threat and offense in Indonesia. Even now, there is no information security system than can ensure 100%. One of the policy that some organization can take to decrease or preventing the interference of information security is applying Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). The government of Manado city has job units that responsible to manage all the information in thewhole city. Unfortunately the government of Manado city never applies, having, or establish their information security framework according to SNI ISO/IEC 27001. Therefore the government need to self-assessment their security sector with SMKI method, Indeks KAMI as a tool to measure, analyze, and evaluate the information security in the all jobs unit to see the description and maturity the information security. Index Kami arranged by group of Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi Dan Informatika. The result of the maturity of the information security measures of the government of Manado city says that the dependency of information and communication technology in electronic system classified as high, but the management of the information security was classified as low or not feasible and need to be repaired in every aspect. Therefore, there will be suggestion for improving the information security system deficiency. Keywords - Information Security, Index KAMI, Smart City, SMKI.
MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN ISO 27001 PADA ORGANISASI XYZ Raden Budiarto
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 2, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.987 KB) | DOI: 10.24114/cess.v2i2.6264

Abstract

Sekalipun sudah populer di bidang teknik industri, metode Failure Mode & Effect Analysis FMEA masih sangat jarang dilaporkan penelitiannya terhadap objek sistem informasi. Hal ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut pemanfaatannya pada sistem informasi. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah occurrence (frekuensi kejadian), severity (dampak) dan detection (pencegahan). Data penelitian diambil terutama berdasarkan dari hasil pengamatan langsung. Penelitian ini mencakup perlindungan terhadap aset informasi di lingkungan Organisasi XYZ dengan melakukan penilaian risiko keamanan informasi. Penilaian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode (FMEA). Pada penelitian ini juga menggunakan kerangka kerja ISO 27001 untuk melengkapi daftar rekomendasi aksi penanggulangan mode kegagalan. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa laporan hasil pengelolaan manajemen risiko yang berisikan daftar prioritas analisis risiko yang disertai akar sebab permasalahan dan pengendalian risiko sesuai dengan standar ISO 27001. Hasil dari studi kasus telah membuktikan penerapan standar ISO 27001 berimbas terhadap penurunan tingkat kerawanan sebesar 30%.
Pengukuran Tingkat Kesadaran Keamanan Informasi Berdasarkan Behavior Dan Offence Scale Senie Destya
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 5, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.25 KB) | DOI: 10.24114/cess.v5i2.18206

Abstract

Keamanan komputer menjadi topik yang sangat penting di tengah pertumbuhan sistem informasi saat ini, cyber attact perlu diantisipasi perusahaan melalui keamanan hardware dan peningkatan pengetahuan pengguna sistem dalam lingkup perusahaan. Urgensi peningkatan pemahaman user, memerlukan assesment awal terkait tingkat awarness keamanan komputer informasi pengguna. Hal ini yang mendasari penelitian ini untuk mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi di kalangan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu proses pengambilan keputusan pengembangan sistem kedepan dan melakukan peningkatan kapasitas pengetahuan user terhadap keamanan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif melalui kuisioner yang terdiri dari RBS (Risky Behavior Scale), CBS (Conservative Behavior Scale), dan EOS (Exposure to Offence Scale) dengan skala Tabulasi, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RBS dan CBS menunjukkan nilai yang tinggi, sedangkan EOS memperoleh nilai yang rendah. Peneliti selanjutnya dapat mengukur lebih lanjut ke tingkat struktural dosen dan karyawan AMIKOM dengan menggunakan variable yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang lebih signifikan.
Analisis Kualitas Keamanan Sistem Informasi E-Office Berbasis Website Pada STMIK Rosma Dengan Menggunakan OWASP Top 10 Yudiana Yudiana; Anggi Elanda; Robby Lintang Buana
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 6, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.356 KB) | DOI: 10.24114/cess.v6i2.24777

Abstract

STMIK ROSMA Karawang telah menerapkan pengarsipan dokumen surat di kampus, yang mana kesemuanya diatur secara daring (online) menggunakan sistem informasi e-office berbasis web. Sejak tahun 2020, Sistem Informasi e-office beberapa kali mengalami pengembangan dari sisi fitur yaitu fitur booking nomor surat dengan metode multiple insert query maupun data yang disimpan. Data tersebut menyimpan data dokumen surat baik itu surat masuk, surat keputusan, surat keuangan, surat keluar ketua, surat keluar wakil ketua dan surat keluar akademik STMIK ROSMA. Mengingat pentingnya data yang tersimpan maka perlu diterapkan pengujian keamanan dari sistem informasi e-office. Pengujian keamanan tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan agar terhindar dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu metode untuk menguji sistem informasi berbasis web adalah metode OWASP (Open Web Application Security Project) TOP 10 yang dikeluarkan oleh owasp.org sebuah organisasi non profit yang berdedikasi pada keamanan aplikasi berbasis web. Hasil pengujian menggunakan OWASP TOP 10 menunjukkan 10 kerentanan yang sering terjadi terhadap sistem informasi berbasis website sehingga perlu dilakukan perbaikan lebih lanjut oleh pihak pengembang sistem informasi e-office STMIK ROSMA.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Berbasis Website Dengan Metode Open Web Application Security Project (OWASP) Versi 4: Systematic Review Anggi Elanda; Robby Lintang Buana
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 5, No 2 (2020): JULI 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.741 KB) | DOI: 10.24114/cess.v5i2.17149

Abstract

Abstract -- OWASP (Open Web Application Security Project) version 4 issued by a non-profit organization called owasp.org which is dedicated to the security of web-based applications. This systematic review is intended to review whether the Open Web Application Security Project (OWASP) method is widely used to detect security in a website-based Information System. In this systematic review, we review 3 literature from several publisher sources and make a comparison regarding OWASP version 4 results and the security level of a web server from the publisher's source.Keywords— OWASP, Website Vulnerability, Website Security Detection
MODEL KEAMANAN INFORMASI BERBASIS DIGITAL SIGNATURE DENGAN ALGORITMA RSA Mohamad Ihwani
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 1, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.447 KB) | DOI: 10.24114/cess.v1i1.4037

Abstract

Abstrak — Kerahasiaan dan keamanan data yang merupakan hal yang sangat penting, sehingga untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data perusahaan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan teknik kriptografi. Digital Signature Algorithm (DSA) merupakan salah satu kriptografi yang digunakan untuk nirpenyangkalan. DSA merupakan suatu tanda tangan elektronik yang dapat digunakan untuk membuktikan keaslian identitas pengirim atau penandatangan dari suatu pesan atau dokumen digital, namun DSA dengan fungsi hash tidak mengenkripsi plainteks asli sehingga, dikombinasikan dengan RSA. Keywords :  Kriptografi, DSA, RSA.
ANALISIS PERSEPSI KEGUNAAN, PERSEPSI KEMUDAHAN, KESIAPAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEAMANAN DAN KERAHASIAAN TERHADAP MINAT PERILAKU PENGGUNAAN E-FILLING Linda Santioso; Andreas Bambang Daryatno; Adya Juni Aristha
Jurnal Akuntansi VOL. 18 NO. 2 JULI-DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of perceived usefulness, perceived ease of use, readiness of information technology, security and privacy of the tax payer’s interest to use the e-filling system. The research data covers primary data obtained through questionnaires. The subjects of this research is the taxpayer listed on KPP Pratama Jakarta-Cengkareng. Based on the test results R2 can be concluded that the variation of the variables (perceived usefulness, perceived ease of use, readiness of information technology, security and privacy) are able to explain by 29,2%, while the remaining 70,8% can be explained by other variables which are not included in this research model and the result showed that all independent variables have influence of the tax payer’s interest to use the e-filling system.Keywords: E-filling, Technology Acceptance Model, perceived usefulness, perceived ease of use, readiness of information technology, security and privacy
Penilaian Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Octave Allegro: Studi Kasus pada Perguruan Tinggi Prihatini Ramjanati; Freddy Kurnia Wijaya; Muhamad Son Muarie
JUSIFO : Jurnal Sistem Informasi Vol 7 No 1 (2021): JUSIFO (Jurnal Sistem Informasi) | June 2021
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jusifo.v7i1.5870

Abstract

Currently the need for the use of information systems has become important for institution and organizations. The use of information systems has also expanded to various fields, namely educational institutions. However, on the other hand information can be an important security gap. The important information that falls to other parties can result in loss to the owner of the information. This study aims to conduct an internal assessment of information security risks from the use of information systems, so that it can be seen what risks are very high and need to be mitigated. In this study, the Octave Allegro framework was used to conduct an internal assessment. The steps taken in conducting an information security risk assessment consist of 8 steps. Each step produces an output that is used as the basis for evaluating the next step. There are 2 areas that need attention and become the focus of improvement. Information security risk management needs to be carried out and monitored closely and regularly against risks that are determined to be important and have a high risk probability.
Kesadaran Keamanan Informasi pada Pegawai Bank x di Bandung Indonesia Dian Chisva Islami; Khodijah Bunga I.H; Candiwan Candiwan
INKOM Journal Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.428

Abstract

Berkembangnya teknologi diiringi dengan semakin meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, hal inilah yang membuat jumlah kejahatan di dunia maya bertambah. Rendahnya tingkat keamanan informasi di bidang perbankan, seperti adanya pembobolan ATM, skimming, phising dan malware juga dialami oleh Bank X yang merupakan Bank internasional dan berlokasi di Bandung. Sehingga perlu adanya tindakan kesadaran keamanan informasi (information security awareness). Kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan informasi di Bank dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni kepatuhan hukum (regulasi) danpenjagaan integritas data bank. Dalam meningkatkan kesadaran pegawai Bank X tersebut, peneliti menggunakan pendekatan teori verifikasi yang meliputi tiga hal perilaku pegawai dalam bekerja. Hal ini untuk mengukur pemahaman pegawai tentang kesadaran keamanan informasi melalui pengetahuan, sikap dan perilaku. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif secara deskriptif dengan teknik purposive sampling, dimana pengumpulan datanya melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan kebijakan keamanan informasi pada Bank X Bandung berjalan dengan baik, serta pegawai Bank X Bandung rata-rata telah mempunyai tingkat kesadaran yang tinggi terhadap keamanan informasi. 

Page 42 of 131 | Total Record : 1304