Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU B1035131017, Fuadin Abid
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12007

Abstract

PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dari tahun 2011 hingga tahun 2013 mengalami penurunan jumlah volume penjualan yang diikuti dengan peningkatan biaya operasional yang mengakibatkan perusahaan terus mengalami kerugian pada kurun waktu tiga tahun tersebut. Oleh karena itu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa besar peningkatan volume penjualan yang diperlukan serta tarif air yang ideal agar perusahaan dapat mencapai Break Even Point (BEP) dengan menganalisis biaya, volume, dan laba pada PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume penjualan yang diperlukan untuk mencapai BEP sebesar 2.605.219,96 M3dan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan sebesar 35.280 M3 per tahun, perusahaan memerlukan waktu 18,5 tahun untuk mencapai BEP. Sedangkan tarif rata-rata yang ideal untuk mencapai BEP sebesar Rp5.100,00/M3dan dengan proyeksi kenaikan tarif rata-rata sebesar 8,96% per tahun, perusahaan memerlukan waktu kurang lebih 3 tahun untuk mencapai BEP. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba, dengan proyeksi kenaikan volume penjualan serta proyeksi kenaikan tarif, dipastikan PDAM Kabupaten Sanggau akan tetap mengalami kerugian pada tahun 2015..
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU B1035131017, Fuadin Abid
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12086

Abstract

PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dari tahun 2011 hingga tahun 2013 mengalami penurunan jumlah volume penjualan yang diikuti dengan peningkatan biaya operasional yang mengakibatkan perusahaan terus mengalami kerugian pada kurun waktu tiga tahun tersebut. Oleh karena itu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa besar peningkatan volume penjualan yang diperlukan serta tarif air yang ideal agar perusahaan dapat mencapai Break Even Point (BEP) dengan menganalisis biaya, volume, dan laba pada PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume penjualan yang diperlukan untuk mencapai BEP sebesar 2.605.219,96 M3dan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan sebesar 35.280 M3 per tahun, perusahaan memerlukan waktu 18,5 tahun untuk mencapai BEP. Sedangkan tarif rata-rata yang ideal untuk mencapai BEP sebesar Rp5.100,00/M3dan dengan proyeksi kenaikan tarif rata-rata sebesar 8,96% per tahun, perusahaan memerlukan waktu kurang lebih 3 tahun untuk mencapai BEP. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba, dengan proyeksi kenaikan volume penjualan serta proyeksi kenaikan tarif, dipastikan PDAM Kabupaten Sanggau akan tetap mengalami kerugian pada tahun 2015..
ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU B1035131017, Fuadin Abid
Jurnal KIAFE Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Undergraduate Program in Accounting, Department of Accounting, Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/kiafe.v4i4.12161

Abstract

PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau dari tahun 2011 hingga tahun 2013 mengalami penurunan jumlah volume penjualan yang diikuti dengan peningkatan biaya operasional yang mengakibatkan perusahaan terus mengalami kerugian pada kurun waktu tiga tahun tersebut. Oleh karena itu permasalahan utama dalam penelitian ini adalah berapa besar peningkatan volume penjualan yang diperlukan serta tarif air yang ideal agar perusahaan dapat mencapai Break Even Point (BEP) dengan menganalisis biaya, volume, dan laba pada PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume penjualan yang diperlukan untuk mencapai BEP sebesar 2.605.219,96 M3 dan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan sebesar 35.280 M3 per tahun, perusahaan memerlukan waktu 18,5 tahun untuk mencapai BEP. Sedangkan tarif rata-rata yang ideal untuk mencapai BEP sebesar Rp5.100,00/M3 dan dengan proyeksi kenaikan tarif rata-rata sebesar 8,96% per tahun, perusahaan memerlukan waktu kurang lebih 3 tahun untuk mencapai BEP. Berdasarkan perhitungan perencanaan laba, dengan proyeksi kenaikan volume penjualan serta proyeksi kenaikan tarif, dipastikan PDAM Kabupaten Sanggau akan tetap mengalami kerugian pada tahun 2015..
Analisis Cost Volume Profit Sebagai Dasar Perencanaan Penetapan Harga Jual dan Perencanaan Laba yang Diharapkan. (Study Pada Perusahaan Sumber Agung Kec. Sukun Kota Malang Periode 2013) M. Fatqurrodji Arizal
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 13, No 2 (2014): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.114 KB)

Abstract

This studyaims to determinethe application ofthe CostVolumeProfitAnalysis asbasis for the selling priceandexpected profit planningin 2014. theusedmethod is descriptive methodwith acase study approach. The research data are secondary documents data including general description and the kopi Sumber Agungcompany's financial reports for threeyears (2011-2013).Based on theanalysis that has been done, totalfixed costs in 2013 is Rp. 407,219,093.15, and totalvariable cost is Rp. 1,558,782,963.00. the used basis for selling priceandprofit planning in 2014 israte of  increase of selling price andprofit value from 2011 to 2013. the selling price planning in 2014 is Rp. 19,000/kgforkopi bubuk, Rp. 28.000/kg for kopi ovenan, and expected profit is Rp. 434.564.198,86. Effortsoptimal profit performedby applyingthe CostVolumeProfitanalysis that informsthe relationshipbetweencost, volume, andprofits. The conclusion of this study is to reach expected profit, the volumeof salesshould achieved bythe companyis Rp. 2,451,866,903.27 or 114.405,99 kg which consistsof 83.500,09 kg kopi bubuk, 30.905,90 kg kopi ovenan. Key Word :Cost Volume Profit. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapanAnalisis Cost Volume Profitsebagai dasar perencanaan harga jual dan laba yang diharapkan tahun 2014. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian adalah data sekunder berupa dokumen-dokumen meliputi gambaran umum dan laporan keuangan perusahaan kopi Sumber Agung selama tiga tahun (2011-2013).Berdasarkan analisis yang dilakukan, pada tahun 2013 total biaya tetap Rp. 407.219.093,15, dan total biaya ariable sebesar Rp. 1.558.782.963,00. Dasar yang digunakan untuk perencanaan harga jual dan laba yang diharapkan pada tahun 2014 adalah tingkat kenaikan nilai harga jual dan laba dari tahun 2011-2013.Perencanaan harga jual per kilogram tahun 2014 sebesar Rp. 19.000 pada kopi bubuk, Rp. 28.000 pada kopi ovenan dan laba yang diharapkan sebesar Rp. 434.564.198,86.Upaya laba optimal dilakukan dengan menerapkan Analisis Cost Volume Profit yang menginformasikan hubungan antara biaya, volume, dan laba. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk mencapai laba yang diharapkan volume penjualan yang harus dicapai oleh perusahaan adalah sebesar Rp. 2.451.866.903,27 atau 114.405,99 kg yang terdiri dari 83.500,09 kg kopi bubuk, 30.905,90 kg kopi ovenan. Kata Kunci :Cost Volume Profit.
ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI DASAR PERENCANAAN PENJUALAN DAN PERENCANAAN LABA (Studi Pada PT.Mitra Anugrah Gemilang, Ngoro-Mojokerto) Nanda Puspita Ciptaning Dewi; Moch. Dzulkirom, AR
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 49, No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Аnаlysis of cost volume profit shows the overаll relаtionship between costs, volume аnd profit in the cаlculаtion of the compаny's sаles аnd profit plаnning аppropriаtely аnd scаlаble. This reseаrch аims to know the аpplicаtion of cost-volume-profit аnаlysis on PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng. This reseаrch uses descriptive reseаrch. The dаtа collection techniques used аre observаtion аnd documentаtion on the finаnciаl dаtа of PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng Ngoro-Mojokerto. The results of this study indicаte thаt the sepаrаtion of semivаriаble costs by using the leаst squаre method into а fixed cost аnd vаriаble cost generаte fixed cost of Rp 4.890.850.658,63 аnd vаriаble costs of 26.333.199.582,37. Cаlculаtion of the BEP which is а step of the аnаlysis of cost volume profit shows its product mix of BEP 33.564 units. In sаles аnd profit plаnning, PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng plаns аn increаse in eаrnings in the yeаr 2017 аmounts to 10%. To аchieve the plаnned profit increаse, PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng should rаise the sаles of Rp 36.109.056.166,66. The cаlculаtion result of the mаrgin of sаfety for PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng аmounts to 44% which meаns thаt if the compаny is experiencing а decreаse in sаles exceeding 44%, the compаny will suffer losses. Key Word : Cost Volume Profit, Sales Plan, Profit Plan ABSTRАK Аnаlisis cost volume profit memperlihаtkаn hubungаn аntаrа biаyа, volume dаn lаbа secаrа menyeluruh dаlаm perhitungаn perencаnааn penjuаlаn dаn perencаnааn lаbа perusаhааn secаrа tepаt dаn terukur. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui penerаpаn аnаlisis cost volume profit pаdа PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng. Penelitiаn ini menggunаkаn penelitiаn deskriptif. Teknik pengumpulаn dаtа yаng digunаkаn аdаlаh teknik observаsi dаn dokumentаsi pаdа dаtа keuаngаn PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng Ngoro-Mojokerto. Hаsil penelitiаn ini menunjukkаn bаhwа pemisаhаn biаyа semivаriаbel dengаn menggunаkаn metode leаst squаre ke dаlаm biаyа tetаp dаn biаyа vаriаbel menghаsilkаn biаyа tetаp sebesаr Rp 4.890.850.658,63 sertа biаyа vаriаbel sebesаr Rp 26.333.199.582,37. Perhitungаn BEP yаng merupаkаn lаngkаh dаri аnаlisis cost volume profit menunjukkаn BEP mix produknyа sebesаr 33.564 unit. Dаlаm perencаnааn penjuаlаn dаn lаbа PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng merencаnаkаn kenаikаn lаbа pаdа tаhun 2017 sebesаr 10%. Untuk mencаpаi kenаikаn lаbа yаng direncаnаkаn mаkа PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng hаrus menаikkаn penjuаlаn sebesаr Rp 36.109.056.166,66. Hаsil perhitungаn dаri mаrgin of sаfety untuk PT. Mitrа Аnugrаh Gemilаng аdаlаh sebesаr 44% аrtinyа аpаbilа perusаhааn mengаlаmi penurunаn penjuаlаn melebihi 44% mаkа perusаhааn аkаn mengаlаmi kerugiаn. Kata Kunci : Cost Volume Profit, Perencanaan Penjualan, Perencanaan Labа
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR KEBIJAKAN PERENCANAAN LABA DAN PERENCANAAN PENJUALAN (STUDI PADA CV HASIL KARYA DI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2014 - 2016) Bakhrul Fadlillah Akbar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penjualan minimal yang harus dipertahankan agar tidak mengalami kerugian dan tingkat penjualan yang harus dicapai CV HasilKarya pada laba tertentu pada tahun 2014, 2015, dan 2016, Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan elemen penentu break even point terhadap perencanaan laba CV Hasil Karya pada tahun 2014, 2015, dan 2016. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif yakni menuturkan pemecahan masalah yang ada saat ini berdasarkan data yang didapatkan. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil nilai BEP suatu produk, maka perusahaan sebaiknya mengutamakan untuk memproduksi produk tersebut. Hasil lain menunjukkan bahwa dalam analisis break even point, terdapat tiga hal yang sangat berpengaruh, yang pertama adalah komposisi penjualan, apabila kompoisisi penjualan berubah tanpa diikuti perubahan faktor lain maka akan berpengaruh pada contribution margin dan turut mempengaruhi break even point.Selanjutnya apabila biaya tetap mengalami kenaikan dengan biaya lain tidak berubah maka BEP perusahaan akan naik dan laba bersih akan turun, dan sebaliknya. Yang ketiga adalah harga produk,apabila harga mengalami kenaikan dengan faktor lain tidak berubah maka nilai BEP akan semakin turun dan laba bersih semakin naik, dan sebaliknya.Kata Kunci : Perencanaan Laba, Perencanaan Penjualan, Break Even Point, Contribution Margin, Ratio Contribution Margin
Analisis Break Even Point (BEP) Dalam Strategi Perencanaan Laba dan Perencanaan Penjualan bagi UMKM Chairunnisa Simamora; Muliyani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10464

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat menyusun dan menganalisis Break Even Point dalam perusahaan yang dimana hasilnya dapat dipergunakan perusahaan sebagai patokan untuk mengetahui laba perusahaan dan target penjualan dimasa yang akan datang. Warkop Bangsa adalah sebuah UMKM yang baru berdiri selama 3 bulan, dengan menu andalan Indomie Bangladesh, Mie Aceh, Teh Susu Telur (TST), dan Kopi Sanger. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualiltaif, dimana data diperoleh berdasarkan observasi, wawancara, dan catatan usaha yang dilaksanakan oleh Warkop Bangsa. Hasil observasi menunjukkan penelitian menunjukkan bahwa penjualan selama sebulan adalah Indomie Bangladesh mencapai 1.000 porsi senilai Rp 11.000.000, Mie aceh sebanyak 750 porsi senilai 9.750.000, TST sebanyak 750 porsi senilai Rp 9.750.000 dan Kopi Sanger sebanyak 300 porsi senilai Rp 3.900.000. Hasil analisis Break Event Point (BEP) menunjukkan bahwa Warkop Bangsa tidak akan memperoleh keuntungan dan tidak pula mengalami kerugian jika Mie Bangladesh terjual sebanyak 380 porsi dengan nilai 4.268.000, Mie Aceh terjual sebanyak 314 porsi senilai 4.100.000, TST terjual sebanayak 117 porsi senilai 2.205.000 dan Kopi Sanger 111 porsi senilai 1.439.000.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR KEBIJAKAN PERENCANAAN LABA DAN PERENCANAAN PENJUALAN (STUDI PADA CV HASIL KARYA DI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2014 - 2016) Akbar, Bakhrul Fadlillah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 5 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penjualan minimal yang harus dipertahankan agar tidak mengalami kerugian dan tingkat penjualan yang harus dicapai CV HasilKarya pada laba tertentu pada tahun 2014, 2015, dan 2016, Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan elemen penentu break even point terhadap perencanaan laba CV Hasil Karya pada tahun 2014, 2015, dan 2016. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif yakni menuturkan pemecahan masalah yang ada saat ini berdasarkan data yang didapatkan. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin kecil nilai BEP suatu produk, maka perusahaan sebaiknya mengutamakan untuk memproduksi produk tersebut. Hasil lain menunjukkan bahwa dalam analisis break even point, terdapat tiga hal yang sangat berpengaruh, yang pertama adalah komposisi penjualan, apabila kompoisisi penjualan berubah tanpa diikuti perubahan faktor lain maka akan berpengaruh pada contribution margin dan turut mempengaruhi break even point.Selanjutnya apabila biaya tetap mengalami kenaikan dengan biaya lain tidak berubah maka BEP perusahaan akan naik dan laba bersih akan turun, dan sebaliknya. Yang ketiga adalah harga produk,apabila harga mengalami kenaikan dengan faktor lain tidak berubah maka nilai BEP akan semakin turun dan laba bersih semakin naik, dan sebaliknya.Kata Kunci : Perencanaan Laba, Perencanaan Penjualan, Break Even Point, Contribution Margin, Ratio Contribution Margin
Analisis Perencanaan Laba yang Diharapkan Menggunakan Analisis CVP Rusadi, Lia Atthahira; Somad, Tiara Risonia; Ratih Kusumastuti
EKALAYA : Jurnal Ekonomi Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2023): Ekalaya : Jurnal Ekonomi Akuntansi
Publisher : CV. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/ekalaya.v1i2.122

Abstract

Cost volume profit analysis (cost volume profit) is a tool in planning the profit expected by the company by connecting the links between costs, volumes, and profits of a company. While profit planning is to determine what actions the company's management will take during a certain period of time in relation to the profit target to be achieved by the company. The purpose of this research is to describe the results of the cost volume profit analysis in profit planning which is expected to use cost volume profit analysis. This research was conducted at PT. Unilever Indonesia Tbk. which have been listed on the IDX. The method used in this research is descriptive method. While the analysis used in this study is quantitative analysis in which there is a calculation of cost volume profit analysis and profit planning. This profit volume cost analysis will be analyzed using break even point analysis, margin of safety, operating leverage and profit target planning analysis. The data used comes from the 2019- 2021 profit and loss financial statements belonging to PT Unilever Indonesia Tbk. Companies that have many product variants such as PT Unilever Indonesia Tbk are suitable to use cost- volume profit analysis as the basis for planning corporate profits. The results of the study generally show that the company is able to exceed the expected profit target and exceed the break-even point, even though the value and ratio of the margin of safety decreased successively from 2019 to 2021.
Analisis Perencanaan Laba yang diharapkan Menggunakan Analisis Cost Volume Profit (CVP) pada PT Unilever Indonesia Tbk (2020-2022) Manullang, Karnoan; Steafani, Rut; Siahaan, Ruth; Fani, Astrid; Siallagan, Hamonangan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.17689

Abstract

Analisis Cost Volume Profit (CVP) adalah metode yang efektif untuk membantu perusahaan dalam merencanakan labanya. Dalam konteks perencanaan laba, CVP membantu perusahaan memahami hubungan antara biaya, volume penjualan, harga jual, dan laba. Dengan memahami hubungan ini, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan profitabilitasnya. PT Unilever Indonesia Tbk, sebagai salah satu perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) terbesar di Indonesia, telah menggunakan CVP untuk merencanakan labanya. Dalam penelitian ini, kita akan menganalisis bagaimana PT Unilever Indonesia Tbk menggunakan CVP untuk meningkatkan perencanaan labanya. Dalam penelitian ini, kita menggunakan data penjualan tahun 2020-2022 dan menganalisis bagaimana PT Unilever Indonesia Tbk menggunakan CVP untuk meningkatkan labanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Unilever Indonesia Tbk telah mampu meningkatkan labanya sebesar 10% dari data penjualan tahun 2020-2021. Analisis CVP juga menunjukkan bahwa perusahaan telah mampu menghasilkan laba dari biaya tetapnya.

Page 6 of 40 | Total Record : 395