Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Evaluasi Keamanan Sistem Informasi Pada SMKN 1 Banyumas Berdasarkan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) ISO 27001:2013 Rizki Nugroho; Ito Setiawan; Rafii Nur Akmal; Najmul Azka
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 6 (2024): November: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i6.423

Abstract

In the era of globalization, schools are required to be able to adapt to the rapid development of technology. One important aspect that needs to be considered is school data management. A good information system is not only able to manage student attendance data and book inventory, but can also help in making more effective decisions. SMK Negeri 1 Banyumas, which is the focus of this research, is expected to be an example of how a school can utilize information technology to improve the quality of its services
Audit Manajeman Keamanan Informasi Untuk Kelayakan Keamanan Sistem Informasi(Studi Kasus : Politeknik Lamandau, Kalimantan Tengah) Hidayat, Rahmat; Febriani, Ariana; Nilam Sari, Kurnia Ayu; Rahayu, Riska Puji; Puji Rahayu, Riska
Applied Information Technology and Computer Science (AICOMS) Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/aicoms.v2i1.1448

Abstract

It should be written in one paragraph consisting of a maximum of 200 words. For scientific articles, the abstract should provide an overview of the work. We strongly advise authors to use the following structured abstract style, but without headings: (1) Background: Place the question in a broad context and highlight the purpose of the study; (2) Methods: briefly describe the main methods or treatments applied; (3) Results: summarise the main findings of the article; (4) Conclusions: indicate the main conclusions or interpretations. The abstract should be an objective representation of the article and should not contain results that are not presented and substantiated in the main text and should not overstate the main conclusions.
Evaluasi Penerapan Manajemen Keamanan Informasi menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Versi 4.2 di Diskominfosandi Kabupaten XYZ Rahayu, Flourensia Sapty; Nastiti, Putri; Gultom, Cyril Saulnier Mikanen
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v4i2.9670

Abstract

Manajemen keamanan informasi adalah salah satu upaya untuk melindungi aset informasi yang dimiliki oleh sebuah instansi dari potensi ancaman. Salah satu aktivitas untuk meyakinkan bahwa praktek pengamanan informasi telah dilakukan dengan benar adalah dengan melakukan evaluasi terhadap keamanan informasi. Di Indonesia, instansi-instansi pelayanan publik diwajibkan untuk melakukan praktek pengamanan informasi. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten XYZ adalah salah satu instansi pemerintah yang wajib melakukan praktek pengamanan informasi. Selama ini Diskominfosandi Kabupaten XYZ telah menerapkan praktek pengamanan informasi dan telah melakukan evaluasi tahunan dengan menggunakan indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 4.2. Namun hasil evaluasi sebelumnya menunjukkan masih adanya kelemahan terutama di area kerangka kerja keamanan informasi. Upaya perbaikan telah dilakukan namun belum diketahui apakah sudah ada perbaikan dalam indeks KAMInya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kembali praktek pengamanan informasi yang dilakukan dengan Indeks KAMI 4.2. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa praktek pengamanan informasi telah mengalami peningkatan, dari skor tingkat kelengkapan 389 pada evaluasi sebelumnya ke 435. Tingkat kematangan indeks KAMI juga meningkat dari I+ sampai dengan II+ menjadi II sampai dengan III. Berdasarkan hasil tersebut diberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan skor dan level pengamanan informasi.
Pengukuran Tingkat Risiko dan Keamanan Informasi Menggunakan Metode FMEA Berbasis ISO/IEC 27001 pada Instansi XYZ untuk Keamanan Sistem Informasi Kusnandar, Aris; Rochim, Adian Fatchur; Gunawan, Vincensius
Jurnal Sistem Informasi Bisnis Vol 14, No 4 (2024): Volume 14 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21456/vol14iss4pp375-384

Abstract

The more information stored in an organization, the higher the risks that may arise, such as damage, loss, or the exposure of personal information to irresponsible parties. XYZ Institution faces information security threats from various sources, including data theft, damage, and computer hacking. It is essential for the organization to understand the level of information security risk to ensure information remains secure. Therefore, this study proposes measuring information security risk using the FMEA method and analyzing information security risks based on ISO/IEC 27001:2013. The aim of this study is to identify and assess the level of information security risk at XYZ Institution to provide recommendations for information security. The study's results revealed 4 high-risk information security threats, 9 medium-risk threats, and 16 low-risk threats. The findings demonstrate that the organization needs to pay more attention to information security to ensure its smooth operation in the future.
Analisis Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Versi 5.0 Firmansyah, Fariz; Nugroho, Aryo
Jurnal Borneo Informatika dan Teknik Komputer Vol 4, No 2 (2024): Edisi Oktober - Maret
Publisher : Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbit.v4i2.5702

Abstract

Abstract: In this research, the KAMI Index version 5.0 will be used to measure and report the level of information security at the Surabaya City General Election Commission (KPU) office. Data is vital in the digital era, but so is the risk of data breaches. Indonesia alone has experienced 347 cyber incidents in 2023, most of which were caused by a lack of data protection. The aim of the KAMI index, which is based on the SNI ISO/IEC 27001 standard, is to assess information security measures that have the potential to hinder data dissemination. This research was conducted to comprehensively assess the information security situation at the Surabaya City KPU using the latest KAMI index version 5.0 and provides recommendations to improve security. As a result of the evaluation, the electronic system received a score of 21 points (high category), information security governance received a score of 93 points (maturity level II+), and risk management received a score of 41 points (maturity level II), And the information security framework was evaluated with a score of 87 (maturity level II), Asset Management received a score of 149 (maturity level I+); Technology and Information Security received a score of 135 (maturity level II), Personal data protection received a score of 72 (maturity level II). According to this study, although the Surabaya City KPU has substantial knowledge and experience in information security, it is still necessary to comply with ISO/ISO compliance and/ IEC standards to achieve greater SNI compliance. This means that further improvements are needed in terms of data protection. against the SNI ISO/IEC 27001:2022 standard.Keywords: information security, information security management system, SNI ISO/IEC:27001; WE Index 5.0, excel Abstrak: Dalam penelitian ini, Indeks KAMI versi 5.0 akan digunakan untuk mengukur dan melaporkan tingkat keamanan informasi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya. Data sangatlah penting di era digital, namun demikian juga dengan risiko pelanggaran data. Indonesia sendiri, telah mengalami 347 insiden siber pada tahun 2023, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya perlindungan data. Tujuan indeks KAMI yang didasarkan pada standar SNI ISO/IEC 27001 adalah untuk menilai langkah-langkah keamanan informasi yang berpotensi menghambat penyebaran data. Penelitian iniĀ  dilakukan untuk menilai secara komprehensif situasi keamanan informasiĀ  di KPU Kota Surabaya dengan menggunakan indeks KAMI terbaru versi 5.0 dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keamanan. Hasil evaluasi, sistem elektronik memperoleh skor 21 poin (kategori tinggi), tata kelola keamanan informasi memperoleh skor 93 poin (tingkat kematangan level II+), dan manajemen risiko memperoleh skor 41 poin (tingkat kematangan level II). Dan kerangka keamanan informasi dievaluasi memperoleh skor 87 (tingkat kematangan level II), Manajemen Aset memperoleh skor149 (tingkat kematangan level I+), Keamanan Teknologi dan Informasi memperoleh skor 135 (tingkat kematangan level II). Perlindungan data pribadi memperoleh skor 72 (tingkat kematangan level II). Menurut studi ini, meskipun KPU Kota Surabaya memiliki pengetahuan dan pengalaman substansial dalam keamanan informasi, masih perlu untuk mematuhi kepatuhan ISO/ISO dan standar IEC untuk mencapai kepatuhan SNI yang lebih besar. Artinya, perlu adanya perbaikan lebih lanjut dalam hal data perlindungan. terhdap standar SNI ISO/IEC 27001:2022.
Penilaian Keamanan Informasi Menggunakan Pendekatan Indeks Keamanan Informasi 4.0 dan Vulnerability Asessment Juliharta, I Gede Putu Krisna; Erawan, Ayu Pradnyandari Dananjaya
Brahmana : Jurnal Penerapan Kecerdasan Buatan Vol 6, No 1 (2024): Edisi Desember
Publisher : LPPM STIKOM Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/brahmana.v6i1.526

Abstract

In the era of rapidly evolving information technology, information security has become increasingly crucial. Threats to data and information are becoming more diverse and complex, making information security preparedness the key to protecting an organization's critical assets. XYZ City, with its commitment to optimizing the use of information technology, recognizes the importance of information security. Therefore, the Information and Communication Technology Office (Diskominfo) of XYZ City conducted an assessment using the Information Security Index (KAMI) to measure, analyze, and improve the maturity of information security in its organization. The results of the KAMI assessment indicate that XYZ City has achieved a good evaluation result. While there are some areas that show good performance, such as Risk Management and Technology and Information Security, there are still areas that need to be strengthened.
Keamanan Data Dan Informasi Dier Sosialisasi Keamanan Data dan Informasi Era Digital di MA Cimalaka Kabupaten Sumedang Zulkifli, Ridwan
Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/abdimu.v5i1.1333

Abstract

The digital era has brought fundamental changes in the management, storage, and transmission of data and information across various sectors, including government, industry, education, and daily life. The rapid development of information technology, such as cloud computing, the Internet of Things (IoT), and big data has enhanced efficiency and ease in data processing. However, on the other hand, this progress also opens gaps to various security threats that are becoming increasingly complex and sophisticated. Cyber attacks such as hacking, data theft, DDoS (Distributed Denial of Service) attacks, phishing, malware, and ransomware have become a serious challenge in maintaining the confidentiality, integrity, and availability of data and information. This research aims to provide comprehensive knowledge about various aspects of data and information security in the digital era, including protection techniques used to secure data from both internal and external threats. This activity uses the Participatory Action Research (PAR) method, which was conducted in MA Cimalaka, Sumedang Regency. The results indicate that participants have understood the importance of data security in facing various challenges in the digital era.
Analisis Evaluasi Indeks KAMI (Keamanan Informasi) 5.0 dalam Pengelolaan Keamanan Informasi di SMK Telkom Purwokerto Nadanta, Aflah Hanif; Farisi, Hariz; Brata, Dwija Wisnu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi menggunakan Indeks KAMI (Keamanan Informasi) 5.0 dalam pengelolaan keamanan informasi di SMK Telkom Purwokerto dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan (kelengkapan dan kematangan) pengelolaan keamanan informasi, serta memberikan rekomendasi perencanaan yang dapat meningkatkan pengelolaan keamanan informasi di sekolah tersebut. Penelitian ini dilakukan karena SMK Telkom Purwokerto sebagai sekolah berbasis teknologi telah menjalankan sistem elektronik namun belum memiliki panduan tata kelola dan sistem keamanan informasi yang resmi dan mengacu pada standar tertentu. Penelitian dilakukan secara analitik dengan studi literatur, observasi, dan wawancara semi-terstruktur menggunakan instrumen Indeks KAMI 5.0 kepada koordinator TI sekolah. Setiap data yang dikumpulkan dianalisis berdasarkan tujuh area utama dan satu area suplemen dari alat evaluasi Indeks KAMI 5.0 yang mengacu pada ISO/IEC 27001 dan kerangka COBIT. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kematangan pengelolaan keamanan informasi di SMK Telkom Purwokerto masih pada tahap awal dengan skor 202. Skor tersebut ketika dikaitkan dengan status ketergantungan sekolah terhadap sistem elektronik yang tergolong tinggi, menghasilkan status kesiapan Tidak Layak. Beberapa kelemahan mendasar yang ditemukan antara lain tidak adanya kebijakan formal, belum ada prosedur terdokumentasi, serta lemahnya koordinasi dengan Yayasan Pendidikan Telkom yang bertindak sebagai penyedia infrastruktur. Rekomendasi penelitian ini meliputi pembentukan kebijakan keamanan informasi, pembuatan prosedur standar, peningkatan kesadaran staf serta penguatan monitoring atas layanan dari yayasan.
Evaluasi Tingkat Kesiapan Keamanan Informasi Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks Kami) Versi 5.0 pada Diskominfo XYZ Handro, Fedro Ali; Mahendra, Alwi Azis; Megawati
Journal Informatics Nivedita Vol 1 No 2 (2025): Journal Informatics Nivedita
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/nivedita.v1i2.4501

Abstract

Kemajuan teknologi informasi mendorong organisasi, termasuk institusi pemerintah, untuk memastikan keamanan informasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa DISKOMINFO XYZ belum pernah melakukan evaluasi keamanan informasi secara menyeluruh. Indeks KAMI disusun oleh BSSN dan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27001:2013, sehingga memberikan kerangka evaluasi yang kredibel dan terstandar. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kesiapan keamanan informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika XYZ menggunakan Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) Versi 5.0 yang mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27001:2013. Evaluasi dilakukan pada tujuh area utama: tata kelola, manajemen risiko, kerangka kerja, pengelolaan aset, pengelolaan teknologi, kategori sistem elektronik, dan suplemen keamanan. Hasil menunjukkan bahwa DISKOMINFO XYZ berada pada tahap Pemenuhan Kerangka Kerja Dasar dengan total skor evaluasi 695, mengindikasikan tingkat kematangan keamanan informasi yang bervariasi antara level I+ hingga V. Hasil ini menunjukkan bahwa DISKOMINFO XYZ telah memiliki dasar dalam penerapan keamanan informasi, namun masih perlu peningkatan dalam dokumentasi, prosedur, dan infrastruktur pendukung untuk mencapai tingkat kesiapan yang lebih matang dan memenuhi standar ISO/IEC 27001. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan kesiapan dan efektivitas tata kelola keamanan informasi, mempersiapkan instansi menuju sertifikasi ISO/IEC 27001.
Evaluasi Penerapan Manajemen Keamanan Informasi menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Versi 4.2 di Diskominfosandi Kabupaten XYZ Rahayu, Flourensia Sapty; Nastiti, Putri; Gultom, Cyril Saulnier Mikanen
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v4i2.9670

Abstract

Manajemen keamanan informasi adalah salah satu upaya untuk melindungi aset informasi yang dimiliki oleh sebuah instansi dari potensi ancaman. Salah satu aktivitas untuk meyakinkan bahwa praktek pengamanan informasi telah dilakukan dengan benar adalah dengan melakukan evaluasi terhadap keamanan informasi. Di Indonesia, instansi-instansi pelayanan publik diwajibkan untuk melakukan praktek pengamanan informasi. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten XYZ adalah salah satu instansi pemerintah yang wajib melakukan praktek pengamanan informasi. Selama ini Diskominfosandi Kabupaten XYZ telah menerapkan praktek pengamanan informasi dan telah melakukan evaluasi tahunan dengan menggunakan indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 4.2. Namun hasil evaluasi sebelumnya menunjukkan masih adanya kelemahan terutama di area kerangka kerja keamanan informasi. Upaya perbaikan telah dilakukan namun belum diketahui apakah sudah ada perbaikan dalam indeks KAMInya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kembali praktek pengamanan informasi yang dilakukan dengan Indeks KAMI 4.2. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa praktek pengamanan informasi telah mengalami peningkatan, dari skor tingkat kelengkapan 389 pada evaluasi sebelumnya ke 435. Tingkat kematangan indeks KAMI juga meningkat dari I+ sampai dengan II+ menjadi II sampai dengan III. Berdasarkan hasil tersebut diberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan skor dan level pengamanan informasi.

Page 6 of 130 | Total Record : 1293