Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Pengaruh Kualitas Informasi , Kualitas Layanan , Dan Kemudahan Transaksi Terhadap Kepuasan Pelanggan Dengan Variabel Intervening Keamanan Kurniawati, Veni; Azizah, Nurul
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 1 (2023): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i1.3076

Abstract

KAI Acess is an online train ticket purchase application with an online payment method. The update of the KAI Access application is also a form of innovation and solution in presenting orders for various KAI Group services in one hand. The type of research used in this research is to use quantitative methods with surveys obtained through a list of questions or questionnaires of respondents. The technique used in this research is the PLS-SEM 4.0 model. The instruments used include information quality, service quality, transaction convenience, user security, and customer satisfaction using KAI Acess. The conclusion from this study is that the quality of information on KAI Access can be considered good. Because KAI Access has been able to provide relevant information to its users. , the quality of service at KAI Access is also very good. KAI Access is able to provide services to KAI Access customers such as selecting seats according to passenger requests, the convenience of transactions provided by KAI Access is able to help customers who do not have cash in making payments online, besides that there is an influence on user security on customer satisfaction. Keywords: Quality of Information, Quality of Service, Ease of Transactions, Customer Satisfaction
Pengaruh Keamanan, Kualitas Informasi dan Kemudahan terhadap Keputusan Pembelian Online pada Konsumen Tiktok Shop Nurmalasari, Nurmalasari; Latifah, Latifah
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 21, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v21i1.15285

Abstract

This study is entitled the effect of security, information quality and convenience on online purchasing decisions for tiktok shop consumers which aims to determine how security, information quality and convenience affect online purchasing decisions partially or simultaneously. The data collection method used is the simple random sampling method, namely people who have shopped at tiktokshop. Data collection using a questionnaire, namely by distributing a list of questions using Google Form to respondents randomly to tiktok users. The number of samples taken based on the responses to the incoming questionnaire responses was 148 respondents. Furthermore, the results of the respondents' responses were tabulated and tested for feasibility. The research model that will be used in this study is a regression analysis model to test the proposed hypothesis using Multiple Linear Regression techniques using the SPSS 25.0 programme. The results showed that online purchasing decisions were simultaneously and partially influenced by the variables of security, information quality and ease of tiktok shop consumers in shopping. Keywords: purchase, online, tiktok shop
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Teknologi Informasi Sistem Kontrol Petugas Keamanan pada Sanctoo Suites & Villas. I Wayan Widi Karsana; Kurniawijaya, Putu Andhika
ULEAD : Jurnal E-Pengabdian Volume 2 Nomor 2 Januari 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/ulead.v2i2.2570

Abstract

Sanctoo Suites & Villas merupakan salah satu akomodasi mewah yang terletak di desa Singapadu Gianyar.Keamanan menjadi prioritas untuk memberikan jaminan kenyamanan bagi tamu yang menginap. Report kegiatan kontrol keamanan masih dilakukan pencatatan secara manual sebagai bahan laporan kepada pihak manajemen.Mitra menginginkan penggunaan teknologi informasi dalam membantu kegiatan kontrol keamanan sehingga lebih praktis dan efisien. Dari permasalahan yang ada pada mitra,tim pengabdi membantu untuk mengembangkan aplikasi sistem kontrol keamanan menggunakan teknologi QRCode untuk mempermudah petugas dalam melakukan report tempat mana saja yang sudah dilakukan monitoring keamanan. Kegiatan pengabdian selain melakukan pengembangan aplikasi, juga dilakukan pelatihan penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan pemahaman petugas tentang teknologi informasi.Hasil dari pelatihan menunjukkan ada peningkatan pemahaman sebesar 54% dari sebelum diadakannya pelatihan.
Analisis Pengaruh Persepsi Kemudahan, Keamanan Privasi, Kualitas Sistem, serta Kualitas Informasi Terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Pedulilindungi Sudimanto; Callista Phoebelina Kurniawan; Marcell Christian
Media Informatika Vol 21 No 3 (2022)
Publisher : P3M STMIK LIKMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.481 KB) | DOI: 10.37595/mediainfo.v21i3.160

Abstract

PeduliLindungi adalah sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menghentikan penyebaran COVID-19. PeduliLindungi memudahkan penggunanya untuk dapat mengetahui bagaimana penyebaran COVID-19 disekitar kita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meguji pengaruh persepsi kemudahan, keamanan privasi, kualitas sistem, serta kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna Aplikasi PeduliLindungi. Responden dalam penelitian ini adalah para pengguna aplikasi PeduliLindungi pada smarthphone diberbagai tempat yang dapat dijangkau oleh internet. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling dengan metode sampling purposive. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 207 responden dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Uji T, Uji F, analisis regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi kemudahan, keamanan privasi, serta kualitas informasi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi PeduliLindungi. Secara keseluruhan hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa persepsi kemudahan, keamanan privasi, kualitas sistem, serta kualitas informasi berpengaruh terhadap kepuasan pengguna sebesar 43,6%.
Perancangan Dan Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Di Smk 1 Satu Maret Garut (bagian Keamanan Sistem Terbuka) Moch. Faisal Ikbal; Burhanuddin Dirgantara; Fairuz Azmi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sistem informasi sangat dibutuhkan di zaman modern ini oleh institusi pendidikan, sistem informasi sangat membutuhkan sistem keamanan yang sanggup menjaga kerahasiaan data-data penting, begitu juga dengan Sistem Informasi untuk SMK 1 Satu Maret Garut yang juga memerlukan sistem keamanan. Segala bentuk penyalahgunaan internet karena adanya serangan dari Hacker membahayakan keamanan data-data yang bersifat sensitif , maka dari itu diperlukan sistem keamanan yang mampu mengetahui gangguan penyalahgunaan internet. Intrusion Detection System (IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigaka n dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan). Intrusion Prevention System (IPS) merupakan kombinasi antara fasilitas blocking capabilities dari firewall dan kedalaman inspeksi paket data dari Intrusion Detection System (IDS). Dari kedua aplikasi tersebut diharapkan untuk bisa mencegah dan mengamankan data-data yang bersifat sensitif dari hacker yang mencoba masuk kedalam jaringan. Kata kunci : Intrusion Detection System, Intrusion Prevention System (IPS) ,Hacker, firewall , blocking capabilities .
Audit Keamanan Sistem Informasi Akademik Sekolah Tinggi Farmasi Bandung Berbasis Risiko Dengan Menggunakan Standar Iso 27001 Muhammad Ikhsan; eko Darwiyanto; Dawam Dwi Jatmiko Suwawi
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tugas akhir ini akan dilakukan audit berbasis risiko dengan menggunakan standar ISO 27001di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB). ISO 27001 adalah standar yang biasa digunakan untuk mengaudit keamanan sistem informasi sebuah perusahaan dan digunakan untuk menghasilkan dokumen (temuan dan rekomendasi) yang merupakan hasil dari audit keamanan sistem informasi perusahaan tersebut. Selain itu hasil audit juga akanmenggambarkan tingkat kematangan (Maturity Level) , tingkat kelengkapan penerapan SNI ISO/IEC 27001:2009 dan peta area tata kelola keamanan sistem informasi di Sekolah Tinggi Farmasi Bandung (STFB) dengan menggunakan Capability Maturity Model for Integration (CMMI).Berdasarkan hasil analisis risikodalam penelitian ini, ditentukan 16 kontrol objektif dan 57 kontrol keamanan yang tersebar dalam 4 klausal ISO 27001.Dari hasil audit dapat disimpulkan bahwa nilai tingkat kematangan tata kelola keamanan sistem informasi STFB adalah 2,5 yang berarti tingkat keamanan masih berada pada level 2 planned and tracked (sudah direncanakan dan dilacak secara aktif) namun telah mendekati level 3 well defined (telah didefinisikan dengan baik) Kata kunci :SMKI, Teknologi informasi, ISO 27001, Risiko, CMMI, Maturity Level
Analisis Keamanan Sistem Informasi Universitas X Gustanti Kusuma Dewi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v9i1.64235

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi indeks keamanan sistem informasi Universitas X dari tingkat kematangan maupun tingkat kesiapannya. Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengolahan data Indeks KAMI. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara yang dilakukan untuk konfirmasi dari kuesioner. Responden / narasumber penelitian ini berasal dari Lembaga X yang mengelola sistem informasi Universitas X, berjumlah 3 orang partisipan. Temuan – Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kematangan keamanan sistem informasi Universitas X mencapai tingkat I+ s/d II+ sehingga belum memenuhi standar ISO 27001/SNI sesuai dengan Standar Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Standar SMKI). Tingkat kesiapan sistem informasi Universitas X berada pada tingkat kesiapan pemenuhan kerangka kerja dasar. Orisinalitas - Implikasi bagi Lembaga X dalam menjaga keamanan sistem informasi Universitas X seharusnya lebih meningkatkan investasi TI agar dapat membeli hardware maupun software yang sudah out of date, rutin melatih sumber daya manusia yang terlibat dalam keamanan sistem informasi, dan menetapkan peraturan terkait standar keamanan sistem informasi.
Perancangan Tata Kelola Keamanan Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Menggunakan Standar Iso 27001:2013 (studi Kasus: Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat) Hikam Haikal Radya Hans Ananza; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemerintah telah menjalankan program dalam skala nasional untuk menyelenggarakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). SPBE berjalan dengan beberapa lingkup, salah satunya adalah lingkup pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga merupakan penyelenggara dari SPBE. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memiliki pelaksana teknis untuk menyelenggarakan SPBE. Pelaksana tersebut adalah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik. Mengingat ketergantungan penyelenggaraan SPBE pada penggunaan teknologi yang tinggi, peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai SPBE dan keamanan informasi, dan risiko yang berhubungan dengan keamanan informasi, maka perlu diperhatikan kondisi keamanan informasi organisasi terkait. Untuk itu, diperlukan evaluasi agar dapat mengetahui kondisi tata kelola keamanan informasi pada saat ini dan merekomendasikan pengelolaan tata kelola keamanan informasi agar dapat menjadi lebih baik. Alat yang digunakan untuk mengevaluasi dan merekomendasikan adalah standar ISO 27001:2013. Proses yang dilakukan adalah menganalisis kesenjangan terhadap ISO 27001:2013, memetakan kesenjangan tersebut kepada risiko, menganalisis risiko tersebut, memprioritaskan risiko, dan memberikan rekomendasi sesuai dengan risiko terkait. Rekomendasi yang dihasilkan berupa kontrol personel, kontrol proses, dan kontrol teknologi. Kontrol personel akan menghasilkan pembagian tugas, fungsi, dan kompetensi. Kontrol proses menghasilkan kebijakan keamanan informasi dan Standard Operating Procedure (SOP). Kontrol teknologi menghasilkan penggunaan aplikasi untuk mempermudah pekerjaan yang sudah ada. Ketiga control tersebut disusun untuk menangani risiko keamanan informasi dan meningkatkan kualitas tata kelola keamanan informasi. Kata kunci : Tata Kelola Keamanan Informasi, SPBE, Evaluasi, Analisis Risiko, Kepatuhan. Abstract Government has decided to execute a nation-wide program to work on Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). SPBE works in several scope, one of the scopes is in region/city scope. West Bandung Regency is one of the executors of SPBE. Within the SPBE execution of West Bandung Regency there is a technical implementer. That technical implementer named as Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik. Reckoning that there is a high dependency of SPBE towards information technology, the needs to comply with regulations about SPBE and Information Security, and risks about information security, thus there is a need to concern about organization’s information security state. Therefore, an evaluation is necessary to discover the current state of information security governance and to recommend a set of information security governance management to make a better information security governance. The tools that is used to evaluate and to recommend is ISO 27001:2013 standard. The processes are to analise the conformity towards ISO 27001:2013, mapping gaps toward risk, risk analysis, risk prioritization, and give a set of recommendation correspond with the risks. The forms of recommendation will be control of people, process, and technology. People control produces a set of job description and competencies. Process control produces information security policy and Standard Operating Procedure (SOP). Technology control produces application usage to ease the work. These controls are built to mitigate risks of information security and improve the quality of information security governance. Keywords: Information Security Governance, SPBE, Evaluation, Risk Analysis, Conformity.
Enterprise Architecture Menggunakan Togaf 9.1 : Sebuah Strategi Terhadap Peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Industri Jasa (studi Kasus Pt Sumber Sawit Sejahtera) Rizki Ananda; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Industri jasa adalah perusahaan yang memiliki izin usaha dalam bidang-bidang terentu seperti telekomunikasi, informasi, perhubungan, kesehatan, penelitian dan pengembangan, pertambangan dan juga kontruksi. Pada saat ini banyak perusahaan telah menggunakan teknologi sebagai alat yang mendukung proses binis yang berlangsung didalam sebuah perusahaan, baik mendukung kegiatan operasional maupun nonoperasional. Namun hal ini tidak menjamin keamanan data atau informasi perusahaan. Oleh karena itu guna meminimalisir kehilangan data perusahaan perlu menerapkan standar keamanan informasi pada perusahaan mereka karena seiring berkembangnya teknologi, dibutuhkan pula perkembangan keamanan informasi yang baik serta manajemen aset yang baik, baik aset fisik maupun non fisik dikarenakan. Dikarenakan masih banyak perusahaan masih menganggap manajemen aset secara fisik maupun non fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset. Untuk mencegah masalah ini maka perusahaan membutuhkan adanya Enterprise Security. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan TOGAF ADM yang telah mencakup keseluruhan domain inti yang terdapat diperusahaan berupa bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Pada penelitian ini akan dihasilkan sebuah rancangan Enterprise security berupa blueprint mengenai kondisi Enterprise security yang saat ini ada diperusahaan serta target yang diusulkan untuk perbaikan keamanan sistem. Dengan adanya peningkatan keamanan informasi ini perusahaan dapat merasa lebih aman terhadap data mereka dan menciptakan kegiatan proses bisnis yang sehat. Kata Kunci: Enterprise Security, Keamanan Informasi, Manajemen Aset, TOGAF ADM Abstract The service industry is a company that has business licenses in certain fields such as telecommunications, information, transportation, health, research and development, mining and construction. At present many companies have used technology as a tool that supports the business processes that take place within a company. But this does not guarantee the security of data or company information. Therefore in order to minimize data loss companies need to apply information security standards to their companies because as technology develops, it also requires the development of good information security and good asset management. Because there are still many companies still consider asset management physically and non-physically to be merely an instrument for managing asset lists. To prevent this problem, the company needs an Enterprise Security. The approach used is TOGAF ADM that includes all core domains in the company in the form of business, data, applications, and technology. In this study, a design of Enterprise security will be produced in the form of a blueprint regarding the condition of the Enterprise security currently in the company and the proposed target for system security improvements.with the increase in information security companies can feel safer about their data and create healthy business process activities. Keywords: Enterprise Security, Information Security, Asset Management, TOGAF ADM
Analisis Risiko Keamanan Informasi Dengan Metode Octave Allegro Pada Pt. Tirta Investama Sulaimanda Isra Hasibuan; Tien Fabrianti Kusumasari; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penerapan tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), salah satunya Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), sudah menjadi kebutuhan dan tuntutan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik. Mengingat peran TIK yang semakin penting dalam upaya peningkatan kualitas layanan sebagai salah satu realisasi dari tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance). PT. Tirta Investama sebagai salah satu perusahaan swasta di Indonesia memiliki upaya meningkatkan kualitas layanan dengan sejumlah aset yang digunakan untuk mendukung proses bisnis. Standar yang digunakan dalam penelitian ini adalah ISO/IEC 27001:2013. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis profil risiko aset informasi menggunakan metode OCTAVE Allegro. Proses rekomendasi adalah tindak lanjut dari penilaian risiko berupa kontrol pada ISO/IEC 27001:2013. Hasil analisis penelitian akan didapatkan 8 area perhatian yang akan diberikan rekomendasi kontrol berdasarkan ISO/IEC 27001:2013. Kata kunci: Analisis, Risiko, Manajemen Risiko, Keamanan Informasi, OCTAVE Allegro, ISO 27001, PT. Tirta Investama. Abstract— The application of Information and Communication Technology (ICT) governance, the only Information Security Management System (ISMS), has become a necessity and supports every public service provider institution. Consider the role of ICT that is increasingly important in an effort to improve service quality as one of good governance. PT. Tirta Investama as one of the private companies in Indonesia has the support of improving service quality by contributing assets used to support business processes. The standard used in this study is ISO / IEC 27001: 2013. This research was conducted by analyzing asset risk profiles using the OCTAVE Allegro method. The assessment process is a follow-up of the discussion in the form of controls at ISO / IEC 27001: 2013. The results of the research analysis will be obtained 8 areas of attention that will be given control recommendations based on ISO / IEC 27001: 2013. Keywords: Analysis, Risk, Risk Management, Information Security, OCTAVE Allegro, ISO 27001, PT. Tirta Investama.

Page 60 of 131 | Total Record : 1305