Filter By Year

1945 2024


Found 5 documents
Search PEMASARAN JASA INFORMASI Dl PERPUSTAKAAN

TANGGAPAN PEMUSTAKA TERHADAP PEMASARAN JASA INFORMASI DI PERPUSTAKAAN (Studi kasus di UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu) Nanik Rahmawati
AL Maktabah Vol 3, No 1 (2018): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v3i1.1223

Abstract

Permasalahan dalam penelitian   ini adalah tanggapan Pemustaka Terhadap Pemasaran Jasa Informasi di Perpustakaan di UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu”.  Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk mengetahui tanggapan pemustaka terhadap  materi produk  pemasaran informasi   perpustakaan, materi  jasa   pemasaran informasi  perpustakaan serta  kredibilitas  pustakawan- nya.   Metode yang digunakan dalam  penelitian  ini adalah observasi,  wawancara, studi kepustakaan, serta penyebaran angket kepada 50 responden.  Hasil penelitian  menunjukkan tanggapan pemustaka terhadap  pemasaran jasa informasi  merupakan tolak ukur  keberhasilan kegiatan  perpustakaan.  Kegiatan  pemasaran  jasa  informasi  perpustakaan harus  mencakup aspek kemudahan jasa, biaya jasa, kemampuan pustakawan, perilaku pustakawan, antusiasme pustakawan serta  kemampuan pus- takawan  dalam   menggunakan dan  memanfaatkan jasa informasi perpustakaan berpengaruh terhadap tanggapan pemustaka dalam  memanfaatkan jasa informasi perpustakaan selanjutnya
Menarik Minat Pemustaka Dengan Melakukan Pemasaran Jasa Informasi Perpustakaan Untuk Generasi Milenial Pradita Ruskia Amanda
Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI : JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jptis.v1i2.358

Abstract

This research aims to develop the library by managing and managing the library in accordance with the National Standards for Higher Education Libraries, to create a good image of the library in the eyes of users, the library needs to determine steps to make the library attractive and attractive to users. This study uses the best practice sharing method where the method of implementing a concept or technology is widely used by individuals and organizations. One way is by marketing library information services. It is important to inform the public, especially young people, that the library does not only focus on conventional services and collection development, but that there is added value that is expected in its development by creating strategies, innovations that can attract the interest of users. In conclusion, we know that the users we face today are the younger generation or millennial generation who are more adept at technological developments.
PEMASARAN JASA INFORMASI Dl PERPUSTAKAAN Noorika Retno Widuri
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 25 No. 3-4 (2000): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (September-Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, marketing relates with distributing the real products such as products with have profit oriented. Marketing is important not only for business, but also for non-profit oriented institution or organization like library. Marketing in library does not distribute goods products but service products like information services for users. Library may optimize the services for users by doing some tricks in distributing information services. So, library will have better information types and kinde of works.Keyword: Library; Information services
PELAYANAN PRIMA SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN JASA DOKUMENTASI, INFORMASI, DAN PERPUSTAKAAN Endang Ernawati
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 23 No. 4 (1998): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel menguraikan konsep pelayanan prima yang diterapkan pada unit dokinfopus agar mampu memuaskan pengguna, meningkatkan daya saing, dan pengakuan dari induk organisasi. Uraian meliputi pengenalan konsep pemasaran, pelayanan prima, dukungan teknologi informasi dan disertai contoh produk pelayanan prima seperti kartu multifungsi elektronik, kios informasi, layanan internet, dan keberadaan petugas yang andal. Dijelaskan etos kerja pustakawan dan cara rekruitmen yang seharusnya dilaksanakan oleh suatu unit dokinfopus.
Taktik Bauran Pemasaran The Room 19 sebagai Bisnis Jasa Informasi dan Perpustakaan Berbasis Profit-oriented Rafi Helmi Rabani; Prijana Prijana; Asep Saeful Rohman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2498

Abstract

Library café merupakan bentuk inovasi perpustakaan konvensional yang menggabungkan konsep kafe dengan perpustakaan. Dengan suasana yang nyaman dan santai, library café berpotensi untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia. Sebagai third place, library café berfungsi sebagai tempat pelarian antara rumah dan tempat kerja yang mendorong aktivitas literasi dan aktualisasi diri pengunjung melalui interaksi informal. Promosi library café tidak harus selalu dilakukan secara langsung, tetapi juga bisa melalui perasaan pengunjung yang membuat mereka betah dan ingin datang kembali. Berdasarkan wawancara prapenelitian dengan Co-founder The Room 19, saat ini mereka sudah memiliki 1.500 koleksi buku, memiliki menu makanan unik bernama Matilda yang terinspirasi dari buku karya Roald Dahl, dan kurasi tema bulanan melalui pemberdayaan koleksi buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis taktik bauran pemasaran The Room 19 dalam memastikan keberlanjutan bisnis jasa informasi dan perpustakaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, studi literatur, dan dokumentasi kegiatan promosi The Room 19. Hasil menunjukkan bahwa The Room 19 menerapkan taktik bauran pemasaran 4P yaitu product, price, place, dan promotion. Pada aspek product, The Room 19 ingin menonjolkan produk serta layanan informasi dan perpustakaan mereka, seperti halnya penempatan buku pada rak dan klasifikasi koleksi yang dibuat sendiri. Pada aspek price, mereka menetapkan harga terhadap layanan dan produk mereka semata-mata mendapatkan pendapatan sebagai perpustakaan independen. Pada aspek place, The Room 19 dibuat dengan nyaman dan mudah diakses meskipun hanya memiliki satu ruangan. Adapun pada aspek promotion, The Room 19 unggul dan aktif dalam melakukan promosi melalui media sosial Instagram untuk menciptakan branding perpustakaan yang relevan serta klaborasi dengan berbagai pihak. Dapat disimpulkan bahwa selain menjadi taktik keberlanjutan bisnis, pauran pemasaran 4P diterapkan The Room 19 dalam mendukung visi mereka untuk mengaktifkan ekosistem literasi Kota Bandung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5