cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Media Teknologi Hasil Perikanan
ISSN : 23374284     EISSN : 26847205     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Media Teknologi Hasil Perikanan adalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNSRAT. Media ini akan mempublikasikan hasil penelitian dan kajian pustaka terbaru dalam bidang Teknologi Hasil Perikanan, khususnya yang berhubungan dengan penerapan teknologi bagi peningkatan kualitas produk perikanan, pengembangan produk baru hasil perikanan, keamanan produk hasil perikanan,pemanfaatan limbah hasil perikanan serta topik lain yang berhubungan erat dengan pemanfaatan dan pengolahan hasil perikanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014)" : 5 Documents clear
Studi Lama Pengeringan Ikan Selar (Selaroides sp) Asin Dihubungkan Dengan Kadar Air Dan Nilai Organoleptik Tuyu, Adel; Onibala, Hens; Makapedua, Daisy Monica
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.1.2014.7336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama pengeringan ikan selar (Selaroides sp) asin dihubungkan dengan kadar air dan nilai organoleptiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan bagian dari metode kuantitatif yang dilaksanakan di laboratorium. Dari hasil penelitian uji kadar air dapat dilihat hubungan kadar air dengan lama pengeringan menunjukan semakin lama pengeringan yang diberikan maka semakin rendah nilai kadar air produk ikan selar asin, nilai rata-rata kadar air yang tertinggi adalah 50,30% yaitu pada perlakuan dengan lama pengeringan 4 jam, sedangkan kadar air terendah adalah 20,91% dengan perlakuan lama pengeringan 16 jam. Hal ini dapat dinyatakan bahwa lama pengeringan sangat mempengaruhi jumlah kadar air. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia untuk kadar air bahwa produk ikan selar asin yang dikeringkan dengan alat pengering buatan (cabinet dryer) di atas 8 jam memiliki mutu yang baik. Pada uji organoleptik yaitu uji kenampakan, bau, rasa dan konsistensi nilai rata-rata tertinggi berada pada pengeringan di atas 12 jam, sehingga dapat dinyatakan bahwa ikan selar asin yang dikeringkan dengan cabinet dryer di atas 12 jam menghasilkan produk yang dapat diterima konsumen, sedangkan pengeringan di bawah 8 jam menghasilkan produk yang kurang diterima konsumen.   Kata kunci: Selar, ikan asin, kadar air, nilai organoleptik.
Studi Tentang Oksidasi Lipida Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L) Asap yang Diolah dan Dipasarkan Manado Rasjid, Ahmad R.; Mentang, Feny; Suwetja, I Ketut
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.1.2014.5357

Abstract

Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis L.) tergolong sumberdaya perikanan pelagis penting dan merupakan salah satu  komoditi ekspor non-migas di Sulawesi Utara. Pengolahan ikan cakalang di Sulawesi Utara dilakukan dengan metode pengasapan dan dikenal dengan sebutan “cakalang fufu”. Salah satu masalah yang dihadapi pada penurunan mutu ikan adalah terjadinya oksidasi lipida yang menyebabkan ikan berbau busuk/tengik, proses ketengikan karena proses oksidasi oleh oksigen udara terhadap lemak tidak jenuh yang mengakibatkan pemecahan senyawa tersebut atau menyebabkan terjadinya ketengikan. Oksidasi lemak merupakan fenomena yang umum dan sering memberikan perubahan kimia yang berdampak pada penurunan kualitas nutrisi, flavor dan perubahan tekstur produk. Perubahan kimia tersebut bertanggung jawab terhadap terjadinya ketengikan flavor dan aroma. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui oksidasi lipida pada ikan cakalang asap dari tempat pengolahan dan dipasarkan di Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dimana data hasil penelitian dengan dua kali ulangan untuk menentukan rata-rata dari tiap pengamatan, ditambah standar deviasi dan disajikan dalam bentuk tabel. dengan parameter uji angka TBA, Kadar Air dan Kadar Abu. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: ikan cakalang (Katsuwonus pelamis. L) fufu sebagai sampel, sedangkan untuk bahan kimia yang digunakan adalah aquades, asam asetat glacial (CH3COOH), HCL (asam klorida) 4 N, pereaksi TBA (2- asam tiobarbiturat).
IDENTIFIKASI BAKTERI ESCHERICHIA PADA IKAN SELAR (Selaroides sp.) BAKAR DI BEBERAPA RESTO DI KOTA MANADO Laluraa, Laydy F.H; Lohoo, Helen Jenny; Mewengkang, Hanny Welly
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.1.2014.5359

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Escherichia pada ikan selar (Selaroides sp) bakar yang ada di beberapa resto dikota manado. Pada identifikasi bakteri Escherichia pada ikan selar bakar digunakan beberapa metode identifikasi seperti uji pewarnaan gram, uji moyiliti, uji katalase, uji oksidase, uji IMViC dan uji fermentasi karbohidrat ( fruktosa, laktosa, sukrosa, maltose, glukosa). Hasil analisa presumptive coliform berkisar antara 9,3x101 sampai 2,4x103 MPN/100g dan rata-rata koloni pada EMB Agar untuk total e.colli 1,3x102 sampai 9,7x103 MPN/100g dan total coliform 1,2x103 sampai TBUD. Dan untuk identifikasi sifat bakteri pada uji IMViC menggunakan acuan dari SNI 01-2897-1992
Perubahan Komposisi Zat Gizi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L) Selama Proses Pengolahan Ikan Kayu Pundoko, Sandria Stephanie; Onibala, Hens; Agustin, Agnes Triasih
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.1.2014.6014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perubahan komposisi zat gizi (protein, lemak, dan kadar air) ikan cakalang (Katsuwonus pelamis. L) selama proses pengolahan ikan kayu. Dalam penelitian ini dilakukan analisa kadar air, protein dan lemak total serta uji organoleptik terhadap tingkat kesukaan. Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap pengambilan sampel yaitu: pengambilan sampel ikan segar, pengambilan sampel ikan setelah proses perebusan, dan pengambilan sampel produk akhir. Dalam menganalisa data digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dari penelitian ini dapat dilihat terjadi perubahan komposisi zat gizi pada pengolahan ikan kayu. Hal ini dapat didukung dengan perubahan peningkatan komposisi kadar protein dan kadar lemak serta perubahan penurunan komposisi kadar air. Sehingga ikan kayu baik untuk dikonsumsi karena mengandung kadar protein dan lemak yang tinggi khususnya ikan cakalang. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai ikan yang diserut dari pada ikan yang dihaluskan. Tetapi dalam analisis sidik ragam uji organoleptik tingkat kesukaan tidak memberikan pengaruh yang nyata.
KAJIAN MUTU IKAN TUNA (Thunnus albacares) SEGAR DI PASAR BERSEHATI MANADO Laismina, Ade Neni; Montolalu, Lita ADY; Mentang, Feny
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.2.1.2014.6853

Abstract

The purpose of this study was to determine the quality of tuna ( Thunnus albacares ) Fresh on the market Bersehati with testing TVB - N , pH , and organoleptic test by sampling time and different merchants. The method used is descriptive exploratory method , which collects data already available facts and observations in the field through pancatatan in detail and then systematically analyzed data based on quantitative and qualitative data. The results obtained by the average value of TVB-N in the Tuna (Thunnus albacares) ranged from 8.96 mg N / 100 g sample to 10.92 mg N / 100 g sample of the sampling clock 06:00 to 7:00 . The average value of TVB - N sampling clock 12:00 to 13:00 ranged between 12.16 mg N / 100 g sample to 12.88 mg N / 100 g sample . As for sampling at 16:00 to 17:00 hours ranged from 17.92 mg N / 100 g samples up to 20.72 mg N / 100 g sample. The average value of pH at 06:00 to 07:00 hours the same sample at 5.3 . Hours 12:00 to 13:00 ranged from 5.4 to 5.6 , while the hours of 16:00 to 17:00 ranged from 5.5 to 5.6. The average value of the currency organoleptic ranged from 7.6 to 7.8 on the sampling clock 6:00 a.m. to 7:00 , at 12:00 to 13:00 hours ranged from 7.0 to 7.3 , 4:00 p.m. to 17:00 hours ranged from 6.7 to 6 , 8 . The average value of organoleptic in the gills at 6:00 to 07:00 hour sampling ranged from 7.9 to 8.1, clock 12:00 to 13:00 ranged from 7.6 to 7.7 , range antara7,2 4:00p.m. to 17:00 Hours - 7.4 . The average value of the meat organoleptic sampling 6:00 to 07:00 hours ranged from 7.9 to 8.1 , 12:00 to 13:00 hours ranged from 7.5 to 7.6 , clock 16:00-17:00 ranged between 7.1 to 7 , 3 . The average value organoleptic texture sampling ranged from 6:00 to 7:00 hours to 8.0 to 8.4, 12:00 to 13:00 hours ranged from 7.2 to 7.3 , 16:00 to 17:00 hours ranged from 6.7 to 6, 8. Based on the research results of TVB-N value test, test and test the pH value value Appearance Tuna ( Thunnus albacares ) in Bersehati market is still suitable for consumption.Keywords: Tuna, Thunnus albacares, quality assessment, TVB-N, pH, appearance, freshness.

Page 1 of 1 | Total Record : 5