cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014): July" : 14 Documents clear
PENGARUH LANGUAGE EXPERIENCE APPROACH (LEA) PADA KEMAMPUAN MEMBACA ANAK LAMBAN BELAJAR Oktaviani Dewi Nur Hidayah,; Ahmad Samawi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 1, No 1 (2014): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.436 KB) | DOI: 10.17977/um029v1i12014p48-54

Abstract

The purpose of this research was to describe the implementation process of the LEA and to determine LEA’s influence on reading ability of slow learner. The research used an experimental method with a Single Subject Research form (SSR) A-B design. Data were analyzed by using a visual analysis of graphic technique. The results of research showed a LEA influence on reading ability. This condition was shown by reading ability evaluation at baseline (A) condition ranged from 60 % to 68 % and intervention (B) condition increased to 86 % to 92 %. Conclusion of this research is the LEA implemented using child experiences as the basis for reading material development. The teacher will help student to develop his reading by using pictures, flashcards, sentence cards, as well as ask a few questions. In addition, the results of this research concluded that LEA has an influence on reading ability. It can improve the reading ability of slow learner.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan LEA dan mengetahui pengaruh LEA pada kemampuan membaca anak lamban belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Single Subject Research (SSR) desain A-B. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis visual grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh LEA pada kemampuan membaca. Keadaan ini ditunjukkan pada penilaian kemampuan membaca anak lamban belajar pada kondisi baseline (A) berkisar antara 60% hingga 68% dan pada kondisi intervensi (B) mengalami peningkatan menjadi 86% hingga 92%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu LEA dilaksanakan dengan menggunakan pengalaman anak sebagai dasar pengembangan bahan bacaan. Guru akan membantu anak untuk mengembangkan bacaannya dengan menggunakan media gambar, flashcard, dan kartu kalimat, serta mengajukan beberapa pertanyaan. Selain itu dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LEA memiliki pengaruh terhadap kemampuan membaca yaitu dapat meningkatkan kemampuan membaca anak lamban belajar.
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN PENGEMASAN SAYUR ORGANIK BAGI SISWA TUNAGRAHITA RINGAN SMALB Reni Dwi Indrawati,; Sudarsini Sudarsini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 1, No 1 (2014): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.344 KB) | DOI: 10.17977/um029v1i12014p83-88

Abstract

Teachers have obstacles in teaching because it has not had the teaching materials appropriate to the characteristics and needs of students. Characteristics of mild mental retardation students are capable learners, the ability to think concretely and hard thinking, not capable of storing instructions difficult, using simple words and easy to understand, then it requires teachers to develop teaching materials that are innovative, creative, interesting, and contextual. Development of organic vegetable packaging guidebook is intended to produce a product of teaching materials that can assist students in learning activities. This research method is the Research and Development (R & D). The results of this study indicate that the guidebook is valid based on the acquisition scores of the experts are experts teaching materials, materials experts, and prospective users number 84, and effectively used for students with mild mental retardation acquisition score of 85.125%.Guru memiliki hambatan dalam mengajar karena belum memiliki bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Karakteristik siswa tunagrahita ringan yang mampu didik, kemampuan berfikir kongkrit dan sukar berfikir, tidak mampu menyimpan instruksi sulit, menggunakan kata sederhana dan mudah dipahami, maka hal tersebut mengharuskan guru untuk mengembangkan bahan ajar yang inovatif, kreatif, menarik, dan kontekstual. Pengembangan buku panduan pengemasan sayur organik ini bertujuan menghasilkan suatu produk bahan ajar yang dapat membantu siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku panduan tersebut valid berdasarkan perolehan skor dari para ahli yaitu ahli bahan ajar, ahli materi, dan calon pengguna sejumlah 84, serta efektif digunakan bagi siswa tunagrahita ringan dengan perolehan skor 85,125%.
PENGGUNAAN DAN ANALISIS PROSEDUR OVERCORRECTION TERHADAP PERILAKU AUTISTIK Selpius R Kandou
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 1, No 1 (2014): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.533 KB) | DOI: 10.17977/um029v1i12014p22-26

Abstract

This study aimed to analyze the effects of the use of an overcorrection strategies by a forced movement exercise toward t three autistic behavior, especially handflowing, handmouthing, handclapping and objects touching behaviour on male child with autism aged 7 years in ACCA Autism SLB Manado centre. The method used is the single-subject experimental research (SSR) of inter-behavior design. The results showed that a reduction in the autistic behavior into three substantial by overcorrecion procedure. Average autistic behavior decreased at least 80%.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek penggunaan strategi overcorrection dengan latihan forced movement terhadap tiga perilaku autistik yang menonjol, khususnya perilaku handflowing, handmouthing, handclapping dan touching objects pada seorang anak autis laki-laki berumur 7 tahun di SLB Autis ACCA Centre Manado. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimental single subject research (SSR) disain antar-perilaku. Hasil penelitian menunjukkan pengurangan terhadap ke tiga perilaku autistik yang cukup sustansial dengan prosedur overcorrection. Rata-rata perilaku autistik menurun minimal 80%.
PENERAPAN IDENTIFIKASI, ASSESSMEN DAN PEMBELAJARAN PADA ANAK AUTIS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF H. Ahmad Sofyan; Imam Yowono
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 1, No 1 (2014): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.297 KB) | DOI: 10.17977/um029v1i12014p15-21

Abstract

Implementation of the identification, assessment and learning in inclusive education in South Kalimantan still have constraints experienced. The lack of teacher’s knowledge and absence of guidelines for implementation of identification becomes crucial reason. The method used in this research is qualitative descriptive method. Subject in this research is one teacher and one school principal of Banua Hanyar 8 Banjarmasin that there are children with autism.. The findings of the research (1) how to identify children with autism at SD Banua Hanyar 8 using an instrument developed by DSM IV, the identification is done by teachers to identify children with autism (2) teacher assessment is understood to take the decision in making the learning program. That is done by the teacher in a way children collect data, and then analyzed to be taken into consideration together a program of learning (3) in the learning of children with autism teachers are required to modify the curriculum according to the needs of children with autism (4) constraints experienced by teachers in the identification and assessment of teacher’s understanding of them is not adequate, inclusive education is merely accepts children with special needs. Advice for teachers to continually identify and assessment to design programs and schools are expected to collaborate with experts to conduct trainingPenerapan identifikasi, penilaian dan pembelajaran di pendidikan inklusif di Kalimantan Selatan masih memiliki kendala yang dialami. Kurangnya pengetahuan guru dan tidak adanya pedoman pelaksanaan identifikasi menjadi alasan penting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah salah satu guru dan satu kepala sekolah dari Banua Hanyar 8 Banjarmasin dimana terdapat anak autis disekolahan tersebut .. Temuan penelitian (1) bagaimana mengidentifikasi anak autis di SD Banua Hanyar 8 menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh DSM IV , identifikasi yang dilakukan oleh guru untuk mengidentifikasi anak-anak yang autis (2) penilaian guru dipahami untuk mengambil keputusan dalam membuat program pembelajaran. Itu dilakukan oleh guru dengan cara mengumpulkan data dari anak-anak dan kemudian dianalisis untuk dipertimbangkan bersama-sama program pembelajaran (3) dalam pembelajaran dengan anak autis, guru dituntut untuk memodifikasi kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak-anak autis (4) kendala yang dialami oleh guru dalam mengindentifikasi dan penilaian memahami guru tidak memadai, pendidikan inklusif hanya menerima anak-anak dengan kebutuhan khusus. Saran bagi guru untuk terus mengidentifikasi dan penilaian untuk merancang program dan sekolah diharapkan untuk berkolaborasi dengan para ahli untuk melakukan pelatihan

Page 2 of 2 | Total Record : 14