cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL OF EARTH ENERGY ENGINEERING
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : -     EISSN : 25409352     DOI : -
Journal of Earth Energy Engineering (eISSN 2540-9352) is a Bi-annual, open access, multi-disciplinary journal in earth science, energy, and engineering research issued by Department of Petroleum Engineering, Universitas Islam Riau. The journal is peer reviewed by experts in the scientific and engineering areas and also index in Directory of Research Journals Indexing (DRJI) and CrossRef Member.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER" : 5 Documents clear
Studi Kelayakan Pekerjaan Pemilihan Zona Produksi dan Squeeze off Cementing pada Sumur MY05 Novrianti Novrianti
Journal of Earth Energy Engineering Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.28 KB) | DOI: 10.25299/jeee.2017.vol6(2).755

Abstract

Meningkatnya water cut pada sumur MY05 menyebabkan terjadinya penurunan produksi minyak. Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan pekerjaan squeeze off pada zona perforasi yang mempunyai kontribusi produksi minyak yang rendah dan potensi produksi air yang tinggi. Setelah pekerjaan squeeze off selesai, selanjut dapat dilakukan pekerjaan shot top perforation (STP) untuk membuka zona produksi supaya produksi minyak dapat produksi. Pemilihan lapisan sand 1440’ sebagai target perkerjaan squeeze off dan STP berdasarkan jumlah cadangan minyak yang tersisa (remaining oil reserve). Selain itu studi keekonomian juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan proyek. Hasil kedua pekerjaan tersebut mengindikasikan adanya peningkatan produksi minyak sebesar 405 BOPD dan berkurang nya nilai water cut menjadi 76%. Hasil analisa keekonomian menunjukkan bahwa pekerjaan tersebut sangat ekonomis untuk dilakukan.
Review: Bioremediasi Pencemaran Minyak Bumi Dwi Nuryana
Journal of Earth Energy Engineering Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.456 KB) | DOI: 10.22549/jeee.v6i2.941

Abstract

Pemanfaatan minyak bumi yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan akan merugikan manusia dan mengakibatkan pencemaran lingkungan, sehingga perlu dilakukan penanggulangan melalui pengelolaan dan pemanfaatan limbah dengan cara bioremediasi. Bioremediasi merupakan suatu proses pemulihan lahan yang tercemar dengan mengeksploitasi kemampuan mikroorganisme untuk mendegradasi senyawa-senyawa organik. Pemilihan mikroorganisme bioremediasi sangat berpengaruh terhadap proses degradasi minyak bumi. Hal tersebut dikarenakan setiap spesies mikroorganisme membutuhkan substrat yang spesifik untuk mendegradasi keseluruhan komponen penyusun minyak bumi. Perlu pendekatan lebih lanjut untuk mengetahui efektifitas metode bioremediasi dan mikroorganisme yang digunakan baik mikroorganisme yang diperoleh dari luar (nonindigenous) atau mikroorganisme lokal (indigenous) yang digunakan para peneliti dalam mendegradasi minyak bumi. Namun, tidak semua rangkuman jurnal yang ada menunjukkan informasi yang detail mengenai metode dan efektifitas mikroorganisme dalam bioremediasi. Dalam paper ini, akan dikaji beberapa metode dan mikroorganisme yang digunakan dalam bioremediasi, diantaranya biopile, bulking agent,ex-situ, konsorsium bakteri dan teknik land treatment sehingga dapat disimpulkan metode paling efektif dalam bioremediasi minyak bumi.
Optimasi Laju Injeksi Pada Sumur Kandidat Convert to Injection (CTI) di Area X Lapangan Y Tomi Erfando; Novia Rita; Toety Marliaty
Journal of Earth Energy Engineering Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.915 KB) | DOI: 10.22549/jeee.v6i2.992

Abstract

Area X merupakan bagian dari lapangan Y saat ini mengalami dalam kurun waktu 16 tahun terakhir penurunan laju alir produksi sebesar 64.4%. Diperlukan upaya untuk meningkat laju alir produksi minyak dan recovery factor dari area tersebut, upaya yang akan dilakukan adalah injeksi air atau waterflood dengan mengubah salah satu sumur produksi menjadi sumur injeksi (convert to injection). Penentuan kandidat sumur convert to injection (CTI) berdasarkan kondisi laju alir produksi, jarak antara sumur kandidat dan sumur produksi, serta korelasi antar sumur. Untuk memperoleh hasil yang optimal akan dibuat beberapa skenario yang akan disimulasikan dengan parameter rate injeksi dan penambahan perforasi. Penentuan rate injeksi dilakukan dengan uji sensitivitas terlebih dahulu dan memperhatikan tekanan fracture dari tiap lapisan. Penambahan perforasi dengan melihat korelasi dari data log yang ada sehingga sumur CTI dapat memberikan peningkatan terhadap sumur produksi. Hasil simulasi yang paling optimal dari skenario yang direncanakan diperoleh penambahan produksi sebesar 800 MSTB dan recovery factor sebesar 12.9%.
Optimasi Gas Injeksi Pada Sembur Buatan Gas Lift Untuk Meningkatkan Besarnya Laju Produksi Minyak Maksimum Dan Evaluasi penghentian Kegiatan Gas Lift, Pada Lapangan Libo PT. Chevron Pacific Indonesia Duri Ali Musnal; Fitrianti Fitrianti
Journal of Earth Energy Engineering Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.046 KB) | DOI: 10.22549/jeee.v6i2.993

Abstract

Banyak jenis pengangkatan buatan atau “ Artificial Lift “yang dapat dipergunakan, antara lain; Gas Lift yaitu pengangkatan buatan dengan mempergunakan gas, dan Pumping yaitu pengangkatan buatan dengan mempergunakan pompa, pemakaian jenis pengangkatan buatan ini tergantung pada kondisi sumur dan lapangan minyak yang akan dikerjakan. Dengan berjalannya waktu produksi, tekanan reservoir akan mengalami penurunan, hal ini disebabkan meningkatnya laju produksi air.dan berkurangnya tenaga pendorong Gas. Untuk mengatasi hal tersebut diatas dipergunakan pengangkatan buatan yang dikenal dengan “Artificial Lift” .Pada 4 sumur kajian, pengangkatan buatan di pergunakan “ Gas Lift” yaitu dengan mempergunakan gas sebagai media pengangkatan minyak. Pada penelitian ini Peneliti akan menghitung Jumlah Gas injeksi yang optimum untuk mendapatkan laju produksi maksimum dan mengevaluasi kenapa kegiatan gas lift diberhentikan di lapangan Libo ini. Berdasarkan hasil Penelitian dan Perhitungan optimasi, banyak jumlah gas yang melampaui batas optimasi di injeksikan, sehinggah laju produksinya menjadi kecil, hal ini terlihat dari hasil penelitian yang Peneliti lakukan. Bila kelebihan gas injeksi ini tidak terjadi akan dapat mempanjang kegiatan gas lift selama 3 bulan dalam satu tahun. Faktor terhentinya kegiatan gas lift di lapangan Libo, Yaitu menurunya laju produksi gas dari 4 sumur yang ada dari 3.134.609 SCF/D menjadi 2.931.000 SCF/D dan supplay gas yang tidak stabil dari perusahaan pemasok gas.
Analisa Dan Optimasi Recovery Perolehan Cadangan Gas Dengan Melihat Parameter Design Sumur Pada Struktur Musi Barat Di Lapangan Riyadh Rycha Melysa; Idham Khalid
Journal of Earth Energy Engineering Vol. 6 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Islam Riau (UIR) Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.579 KB) | DOI: 10.22549/jeee.v6i2.1013

Abstract

Lapangan Riyadh merupakan lapangan yang memiliki potensi cadangan gas. Berdasarkan hasil perkiraan cadangan secara volumetric lapangan Riyadh memiliki cadangan sebesar 686.334 Bcf. Lapangan Riyadh ini memiliki 28 sumur yaitu hanya 20 sumur yang berproduksi hingga tahun 2016. Perolehan gas pada lapangan Riyadh hingga akhir tahun 2016 yaitu sebesar 505.336 Bcf. Maka perlu dilakukan perkiraan cadangan berdasarkan material balance dan melakukan optimasi recovery perolehan gas sesuai dengan design sumur di lapangan riyadh. Pada lapangan Riyadh ini dilakukan analisa forecast tekanan terhadap kumulatif produksi gas untuk mengetahui tekanan pada kumulatif produksi gas terhadap waktu. Selanjutnya dilakukan perhitungan perkiraan cadangan dengan metode plot P/z vs Gp dan dilakukan identifikasi driving mechanism. Dari hasil perkiraan cadangan dapat dihitung perkiraan recovery factor current dan recovery factor predict . tahap optimasi recovery perolehan gas dilakukan dengan prosper dan mbal software. Hasil perkiraan cadangan gas dengan material balance plot P/z vs Gp sebesar 702.895 Bcf. Analisa plot P/z vs Gp dapat diketahui bahwa reservoir pada lapangan Riyadh dipengaruhi aquifer influx sehingga dapat di indikasi dari hasil metode cole plot, driving mechanism lapangan Riyadh ini adalah strong water drive .kemudian dari hasil perhitungan cadangan plot P/z vs Gp untuk RF current sebesar 72 % dengan RF prediksi 82 % berdasarkan manual. Setelah dilakukan simulasi Mbal recovery perolehan gas pada lapangan Riyadh dapat di optimasi sampai 85 % berdasarkan parameter design sumur yaitu tubing 3 inch.

Page 1 of 1 | Total Record : 5