cover
Contact Name
Christy Vidiyanti
Contact Email
christy.vidiyanti@mercubuana.ac.id
Phone
+628567535557
Journal Mail Official
arsitektur@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
ISSN : 20888201     EISSN : 25982982     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/vitruvian
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Ilmiah VITRUVIAN adalah jurnal yang mencakup artikel bidang ilmu arsitektur, bangunan, dan lingkungan. Jurnal ilmiah Vitruvian terbit secara berkala yaitu 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Redaksi menerima tulisan ilmiah tentang hasil penelitian yang berkaitan erat dengan bidang arsitektur, bangunan, dan lingkungan.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2022)" : 13 Documents clear
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP SETTING FISIK DAN AKTIVITAS RUANG CAFE COWORKING SPACE DI YOGYAKARTA SEBAGAI RESPON TERHADAP PANDEMI COVID-19 Ferdy Sabono
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i3.010

Abstract

Pembatasan aktivitas dan kontak fisik antar manusia pada bangunan publik diberlakukan sejak pandemi Covid-19. Pembatasan tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya kluster penyebaran virus, sehingga perlu adanya perubahan dan adaptasi pada tata ruang dan aktivitas bangunan publik. Salah satunya yakni cafe coworking space di Yogyakarta yang tetap berkegiatan di masa pandemi dengan menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) seperti adaptasi pada penataan ulang interior, mengatur alur kegiatan serta pengaturan kapasitas pengunjung. Namun adaptasi tersebut bersifat insidental dan mendesak, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi relevansi bentuk adaptasi tersebut pada tingkat keamanan dan kenyamanan pengunjung berdasarkan persepsi yang diperoleh lewat e-kuesioner. Hasil  penelitian menunjukan bahwa penataan ulang pada ruang cafe coworking space belum efisien sehingga kriteria setting fisik yang responsif menurut persepsi pengunjung adalah pemberian jarak antar tempat duduk serta mengatur pola penataan tempat duduk, dan penentuan lebar jalur sirkulasi. Sedangkan setting aktivitas yakni berupa kegiatan sterilisasi dan pengecheckan suhu seharusnya dilakukan sebelum pengunjung memasuki ruangan serta memberikan perbedaan pada akses masuk dan keluar ruangan.   
EVALUASI FASAD KULIT GANDA TERHADAP PENCAHAYAAN ALAMI PADA BANGUNAN MASJID WTC JENDRAL SUDIRMAN Tathia Edra Swasti
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i3.001

Abstract

Bangunan sebaiknya dapat memberi ruang beraktivitas yang nyaman kepada pengguna agar terhindar dari iklim luar yang tidak menguntungkan, sehingga aktivitas di dalamnya dapat berjalan dengan optimal. Aspek kenyamanan merupakan salah satu faktor penting dalam kekhusukan beribadah di dalamnya. Masjid WTC Jendral Sudirman merupakan masjid yang didesain oleh arsitek Anggara Architeam. Masjid ini memiliki bukaan yang cukup besar dan dilapisi dengan fasad double skin cutting panel bermotif sehingga pencahayaan alami terfilter sampai masuk ke dalam bangunan. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, lantai dasar ruang ibadah pencahayaan alami masih kurang memadai dikarenakan kurangnya bukaan dan terdapat awning di lantai dasar. Sebaliknya lantai 2 ruang ibadah mendapatkan cukup pencahayaan alami yang baik dikarenakan terdapat banyak bukaan. Pengukuran diluar bangunan memiliki nilai lux yang tinggi, sedangkan didalam bangunan nilai lux baik. Hal ini menandakan bahwa fasad kulit ganda berpengaruh untuk memfilter cahaya yang masuk. 
PENGARUH SETING RUANG DAN AKTIVITAS MANUSIA TERHADAP PERILAKU PENGUNJUNG DI RUANG PUBLIK I Komang Indra Wira Pranata; A.A. Gede Rai Remawa
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2022.v11i3.006

Abstract

Keberadaan ruang-ruang publik menjadi tempat bertemunya aktifitas antar manusia, manusia pada dasarnya memilki perilaku yang berbeda-beda didalam melakukan aktifitas yang kerap dipengaruhi oleh seting ruang dan kondisi ruang yang tersedia. Interaksi antar manusia dalam menggunakan ruang publik khusunya area sirkulasi, memberikan respon yang berbeda sehingga dipandang penting melakukan penelitian mengenai aspek apa saja yang mempengaruhi perilaku manusia dalam aktifitasnya mengakses area sirkulasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perilaku manusia terhadap ruang dan area sirkulasi sehingga dapat memberikan solusi terhadap permasalahan di lapangan mengenai sirkulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis dengan pendekatan teori Windley & Scheidt. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara online mengenai artikel yang membahas tentang perilaku manusia pada ruang publik, khususnya yang berkaitan dengan sirkulasi. Hasil yang diperoleh bahwa keterkaitan sirkulasi di ruang publik dengan suasana ruang yang tercipta dari settting ruang dan peran perilaku manusia mempengaruhi perilaku manusia lain terhadap lingkungan sekitar. Hal ini terjadi akibat adanya interaksi manusia dengan manusia dan interaksi manusia dengan ruang.

Page 2 of 2 | Total Record : 13