cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013)" : 12 Documents clear
Pola Pengeluaran Rumah Tangga di Kabupaten Sangihe, Talaud dan Sitaro Menggunakan Analisis Biplot Mamangkey, Arini; Prang, Jantje D.; Hatidja, Djoni
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.763

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pengeluaran dominan dari pola pengeluaran rumah tangga di Kabupaten Sangihe, Talaud dan Sitaro. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka digunakan analisis biplot yang dapat memberi hasil dalam bentuk tampilan grafis. Analisis biplot dilakukan secara terpisah pada masing-masing Kabupaten. Data yang digunakan adalah hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional tahun 2010 Provinsi Sulawesi Utara. Hasil analisis biplot menunjukkan peubah-peubah yang mendominasi pola pengeluaran untuk makanan di Kabupaten Sangihe, Talaud dan Sitaro adalah pengeluaran untuk mie, kerupuk, rokok, telur, susu, kacang-kacangan, daging, ikan, minuman alkohol, buah-buahan, bumbu-bumbuan, sayur-sayuran, ubi-ubian, minyak, lemak, bahan minuman, makanan jadi, minuman jadi, padi-padian. Sedangkan pengeluaran bukan makanan didominasi oleh biaya pendidikan, pajak, asuransi, pemeliharaan rumah , keperluan pesta, aneka barang dan jasa, barang tahan lama, pakaian dan alas kaki, serta biaya kesehatan.The objective of this research was to discover the dominant characteristic in household expenditure at Regency of Sangihe, Talaud and Sitaro. For accomplishing that goal, then biplot analysis is used to build a visual graphic for each data. Biplot Analysis has conducted apart for each Region. Data of this research based on SUSENAS in 2010 North Sulawesi Province. The result of this research showed variables which are dominated food expenditure at Region of Sangihe, Talaud and Sitaro. They are noodles, crackers, cigarettes, eggs, milk, legumes, meat, fish, alcohol beverages, fruits, spices, vegetables, tubers, oil, fats, beverage stuff, prepared food, prepared beverages, cereals. Non-food expenditure is dominated by education cost, taxes, insurance, housing facility, parties, goods and services, durable goods, clothing and footwear, and also healthy cost.
Peningkatan Sulforafan Brokoli (Brassica oleraceae L. var italica) Dengan Modifikasi Media Pada Kultur Jaringan Rumondor, Marhaenus J.; Mandang, Jeany; Rotinsulu, Wiske
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.980

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode percobaan rancangan faktorial dalam rancangan acak lengkap dengan perlakuan metionin 3 taraf, yaitu 0 ppm (M0), 10 ppm (M10), 20 ppm (M20), dan ekstrak benih brokoli dengan 4 taraf, yaitu 0 g/l (E0), 1 g/l (E1), 2 g/l (E2), 3 g/l (E3), yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati terdiri dari jumlah tunas, berat basah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, dan kandungan sulforafan. Data diuji dengan analisis sidik ragam, dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan metionin memberi pengaruh yang nyata untuk variabel jumlah tunas, tinggi tunas, dan jumlah daun; dan berpengaruh yang sangat nyata untuk variabel berat basah tunas dan kandungan sulforafan. Perlakuan ekstrak benih brokoli tidak memberi pengaruh yang nyata pada variabel jumlah tunas, berat basah tunas, tinggi tunas, dan jumlah daun; berpengaruh yang sangat nyata untuk variabel kandungan sulforafan. Kombinasi perlakuan metionin dan ekstrak benih brokoli berpengaruh yang nyata pada variabel jumlah tunas, berpengaruh yang sangat nyata pada variabel kandungan sulforafan, dan tidak berpengaruh yang nyata pada variabel berat basah tunas, tinggi tunas, dan jumlah daun. Kandungan sulforafan tertinggi dicapai pada kombinasi perlakuan metionin 10 ppm dengan 3 gram ekstrak benih (M10E3).This research was using factorial design in complete random design with three level methionine there was 0 ppm (M0), 10 ppm (M10), 20 ppm (M20) and four level extract brocoli seeds, was 0 g/l (E0), 1 g/l (E1), 2 g/l (E2), and 3 g/l (E3), become 12 treatment combinations with 3 replicated. The variable that was observed are the total of shoot, wet weight of shoot, the shoot length, total leave, and the sulphoraphane content. The data was examine with analyze of varians and continue with LSD (Least Significant Difference). The result of this research shown that application of methionine have significance to the total shoot, shoot length, and total leave; more significance to wet weight shoot and sulphoraphane content. Application of extract seeds was non significant to the total shoot, wet weight shoot, shoot length, an total leave; more significant to sulphoraphane content. Application combination of methionine and extract seeds of brocoli was significant to the total shoot, more significant to sulphoraphane content, and non significant to wet weight shoot, shoot length, and total leave. The high sulphoraphane amount was in the application of methionine 10 ppm and 3 g/l seed extract (M10E3).
Prediksi Harga Beras Sultan dan Membramo di Kota Manado dengan Menggunakan Model ARIMA Wuwung, Varra; Nainggolan, Nelson; Paendong, Marline
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.739

Abstract

Pada makalah ini diuraikan model ARIMA dari harga beras di kota Manado yang meliputi beras Sultan dan beras Membramo. Data yang diamati adalah data bulanan dari Januari 2007 sampai dengan Maret 2012. Hasil analisis time series menunjukan bahwa untuk beras Sultan diperoleh model ARIMA(1,1,1) dan beras Membramo diperoleh model ARIMA(1,1,0). Hasil diagnosis menunjukan bahwa galat dari model untuk beras Sultan dan beras Membramo sudah berdistribusi normal dengan p-value lebih dari 0,05 yaitu masing-masing 0,15 dan 0,07. Prediksi harga beras untuk tiga periode kedepan untuk beras Sultan berkisar antara Rp. 8.287 sampai Rp. 8.389, dan beras Membramo berkisar antara Rp. 8.482 sampai Rp. 8.593.This paper described ARIMA models of the rice prince in Manado, that is sultan and membramo rice. The observed data is monthly from January-2007 to March-2012. The result show that the models for sultan is ARIMA(1,1,1) and for membramo is ARIMA(1,1,0). The diagnosis results show that the residuals of the models for sultan and membramo is normally distributed with a p-value more than 0,05, that is 0,15 and 0,07 respectively. The prediction of price for the next three periods for sultan from Rp. 8.287,30 to Rp. 8.389,92 and for membramo from Rp. 8.482 to Rp. 8.593.
Isoterm Adsorpsi Rhodamin B Pada Arang Aktif Kayu Linggua Roring, Stero H.; Pitoi, Mariska M.; Abidjulu, Jemmy
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.764

Abstract

Telah dilakukan penelitian adsorpsi rhodamin B pada arang aktif yang dibuat dari kayu linggua. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan koefisien adsorpsi arang aktif limbah gergajian kayu linggua terhadap zat warna rhodamin B dengan menggunakan isoterm adsorpsi Langmuir dan Freundlich. Penelitian dilakukan secara batch di mana 0,1; 0,2; 0,4; 0,7 dan 1 gram arang aktif dimasukkan ke dalam labu Erlenmeyer terpisah yang masing-masing telah berisi 100 mL larutan rhodamin B 100 ppm. Campuran kemudian diperlakukan di atas magnetic stirrer selama 50 menit dan selanjutnya konsentrasi larutan rhodamin B dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isoterm adsorpsi rhodamin B pada arang aktif kayu linggua lebih mengikuti isoterm adsorpsi Freundlich dengan koefisien adsorpsi 2,999x10-4 dan nilai intensitas adsorpsi 1,459.Adsorption isotherm of rhodamine B by activated carbon made from linggua wood waste was investigated. The adsorption isotherm was analyzed by Langmuir and Freundlich models. The isotherm was measured by batch experiment where 0,1; 0,2; 0,4; 0,7; and 1,0 grams where added into the separated Erlenmeyer flasks filled with 100 mL of 100 ppm rhodamine B. The mixtures were then treated on magnetic stirrers for 50 minutes followed by rhodamine B analysis using spectrophotometer UV-Vis. The result showed that the isotherm followed the Freundlich model better than Langmuir with the Freundlich adsorption coefficient of 2,999x10-4 and the Freundlich exponent of 1,459.
Analisis Rantai Markov untuk Mengetahui Peluang Perpindahan Merek Kartu Seluler Pra Bayar GSM (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado) Allo, Denis G.; Hatidja, Djoni; Paendong, Marline
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang perpindahan konsumen merek kartu seluler GSM ke merek kartu seluler GSM lainnya serta membuat prediksi peluang perpindahan konsumen merek kartu seluler GSM dikalangan mahasiswa pada masa yang akan datang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner pada mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado. Total sampel dalam penelitian ini adalah 87 orang mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis Rantai Markov dengan menggunakan software QM 2.2 for window , diperoleh bahwa pada mahasiswa Fakultas Pertanian UNSRAT pengguna GSM untuk merek AS dan Simpati yang pada awal mendominasi persentase pengguna dan bahkan pada tahun-tahun berikutnya cenderung tetap mendominasi jumlah pengguna GSM. Pada tingkat kedua merek GSM IM3 dan GSM Tri yang mendominasi pengguna GSM, dimana keduanya masing-masing mencapai nilai antara 5-10% dari total pengguna.Dan selanjutnya, merek GSM XL, hanya mampu mencapai angka di bawah 5% saja.Sedangkan merek GSM Axis dan Mentari belum mampu untuk masuk pada pasar dalam populasi mahasiswa Fakultas Pertanian UNSRAT Manado.This study aims to determine the changes of consumers switching between brands of GSM and make predictions of consumer migration opportunities of each brand GSM among students in the future. The data used in the study is primary data collected through a questionnaire on the students of the Faculty of Agriculture, University of Sam Ratulangi Manado. The number of samples taken was 87 students. Based on markov chain analysis using QM 2.2 sofware for windows, found that the students of the Faculty of Agriculture UNSRAT brand GSM users AS and Simpati as a large percentage of users in early and even in later years tend to continue to dominate the numbers of GSM users. On the second level brand GSM users IM3 and Tri dominating users, where each of them reaches a value between 5-10% of the total users. The next brand GSM XL, only able to reach below 5%. While the brand GSM Axis and Mentari has not been able to enter the market in the agriculture faculty of the college population University of Sam Ratulangi Manado.
Profil Lipida Plasma Tikus Wistar yang Hiperkolesterolemia pada Pemberian Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.) Gani, Nanang; Momuat, Lidya I.; Pitoi, Mariska M.
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.765

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh daun gedi merah (Abelmoschus manihot L.) terhadap kadar lipida dari plasma darah hewan uji yang menderita hiperkolesterolemia. Penelitian ini menggunakan 16 ekor tikus jantan, strain Wistar berumur 2-3 bulan dengan berat 120-250 g, dan dibagi dalam 3 tahap perlakuan. Tahap pertama, tikus diadaptasikan terlebih dahulu selama 8 hari dengan pemberian pakan standar, dan diakhiri masa adaptasi, sebanyak 3 ekor tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmanya (Baseline). Tahap ke-2, tikus diberi pakan aterogenik selama 14 hari untuk meningkatkan kadar kolesterol plasmanya, dan diakhiri tahap ini sebanyak 3 ekor tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmanya (kelompok Aterogenik). Tahap ke-3, tikus dibagi menjadi dua perlakuan, yakni: tikus yang diberi pakan standar (kelompok PS), dan tikus yang diberi pakan standar mengandung 36% pasta daun gedi merah (kelompok PG). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ekor tikus dan diakhiri tahap perlakuan ini, semua tikus dibedah untuk dianalisis kadar lipida plasmaya menggunakan metode enzimatik kolorimetri. Pemberian pakan sebanyak 20 g per ekor per hari dan air minum dilakukan secara ad libitum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok PG secara signifikan memiliki kadartotal plasma cholesterol (TPC) yang lebih rendah daripada baseline, kelompok aterogenik dan PS, kelompok PG juga memiliki kadar kolesterol dalam partikel low density lipoproteins (k-LDL) lebih rendah daripada kelompok aterogenik, dan kelompok PG memiliki kadar trigliserida (TG) yang lebih rendah daripada kelompok aterogenik dan PS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengkonsumsi pakan standar mengandung 36% pasta daun gedi merah dapat menurunkan kadar TPC, k-LDL dan trigliserida berpengaruh nyata terhadap penurunan kolesterol tikus percobaan yang hiperkolesterolemia.The purpose of this research was to study the effect of red gedi (Abelmoschus Manihot L.) leaves on the blood plasma lipid levels of the tested animals suffering from hypercholesterolemia. This study used 16 Wistar strain male rats, 2-3 months old with the body weight of 120 to 250 g. The tested animals were divided into three groups based on the treatments stages. At the first stage, all rats were adapted for 8 days with the standard food and at the end of the treatment 3 rats were dissected for plasma lipid level analysis (the baseline group). At the second stage, all rats were received atherogenic feeding for 14 days to increase the plasma cholesterol levels and at the end of the treatment 3 rats were dissected for plasma lipid level analysis (the atherogenic group). At the third stage, the rats were divided into two groups of treatments: the PS group and the PG group Each group consisted of 5 rats. The rats in The PS group were fed with standard food and the PG group were fed with the standard food containing 36% of red gedi leaf paste. At the end of the treatment, the rats were dissected for plasma lipid level analysis using enzymatic colorimetric methods. During the treatments, each rat was received 20 g of food and drinking water ad libitum. The results showedthat the total plasma cholesterol (TPC), low density lipoprotein cholesterol (LDL-C), and triglyceride levels of the rats receiving red gedi (the PGgroup) were lower compare to the other groups (thebaseline, theatherogenicandPS groups). This studyconcludedthat consumingthe standardfoodcontaining 36% of redgedileaf paste was able to reduce the cholesterol levels of hypercholesterolemiarats.
Kecenderungan Penggunaan Merek Kartu Seluler Pra Bayar GSM Menggunakan Analisis Biplot (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado) Gugutu, Muliyati; Hatidja, Djoni; Langi, Yohanes A. R.
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan penggunaan merek kartu seluler prabayar GSM dikalangan mahasiswa. Kartu yang diamati (AS, SIMPATI, TRI, IM3, MENTARI dan XL). Data yang digunakan berupa data primer dengan jumlah sampel diambil 87 mahasiswa. Data disederhanakan dengan analisis biplot. Hasil analisis menunjukkan bahwa kartu IM3 mempunyai keunggulan pada bonus yang diberikan menarik dan voucher isi ulang yang murah. MENTARI unggul pada tarif SMS yang murah dan TRI unggul pada undian yang banyak. Kartu AS dan SIMPATI cenderung unggul pada biaya percakapan dan SMS yang murah. Kartu AS lebih cenderung diminati mahasiswa. Merek kartu XL Lebih unggul pada jaringan sinyal kuat, harga perdana murah, tempat penjualan dan pusat pelayanan mudah ditemui, jangkauannya luas, dan iklan yang menarik. Tetapi kartu XL kurang digunakan mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat.This study aims to find out trend of using the card brands GSM prepaid cell among the students. Cards are observed (AS, SIMPATI, TRI, IM3, MENTARI and XL). The data used in the form primary data by the number of samples drawn 87 students. Data analysis simplified by biplot. The analysis showed that IM3 card has advantages in The bonus given interesting and refill vouchers are cheap. MENTARI excel at SMS prices are cheaper and TRI excel in the lottery that much. AS Card and SIMPATI tend to excel at the cost of conversation and SMS are cheap. AS Card is more likely to interest students. XL card brand is excel to the network signal is strong, cheaper initial price, points of sale and service centers easily found, a broad reach and compelling ad. But the cards are used less XL Faculty of Agriculture Unsrat.
Koefisien Serap Bunyi Papan Partikel Dari Bahan Serbuk Kayu Kelapa Suhaemi, Thamrin; Tongkukut, Seni H. J.; ., As'ari
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.961

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik koefisien serap bunyi papan partikel dari bahan dasar serbuk kayu kelapa. Papan partikel dibuat dengan mencampur serbuk kayu kelapa dengan tepung kanji, dicetak, dan dikeringkan. Sampel berbentuk silinder, dibuat sebanyak 4 buah dengan tebal : (1,15 cm), (1,95 cm), (2,95 cm) dan (4,05 cm). Nilai koefisien serap bunyi sampel diukur menggunakan alat ukur koefisien serap bunyi. Hasil penelitian menunjukkan, ketebalan sampel mempengaruhi nilai koefisien serap bunyi (α) yaitu pada frekuensi 600 Hz. Koefisien serap bunyi (α) semakin menurun dengan bertambahnya ketebalan papan partikel (sampel penyerap).The research had been doing to know characteristic sound absorption coefficient of particle board which made from base material coconut wood dust. The particle board made by mix of coconut wood dust with cornstarch then pressed and dried. The particle board as a sample is cylinder with diameter 8,5 cm. The thick of four samples are 1,15 cm, 1,95 cm, 2,95 cm, and 4,15 cm. The sound absorption coefficient have measured by sound absorption coefficient instruments. The result is sample thickness has influence to sound absorption coefficient values such as at 600 Hz frequencies. Sound absorption coefficients is decreasing to the increasing of the particle board thickness (absorber sample).
Pengukuran Value at Risk pada Aset Perusahaan dengan Metode Simulasi Monte Carlo Tupan, Leony P.; Manurung, Tohap; Prang, Jantje D.
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.737

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengukur Value at Risk (VaR) pada aset perusahaan PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT. Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT. Astra International Tbk (ASII) serta portofolio yang dapat dibentuk oleh ketiga aset tersebut menggunakan metode simulasi Monte Carlo. Data yang digunakan adalah data return harian diperoleh dari harga penutupan (closing price) saham harian ketiga perusahaan tersebut selama periode tahun 2011. Bobot masing-masing portofolio ditentukan dengan metode Mean Variance Efficient Portofolio. Hasil pengukuran menunjukan bahwa jika dana yang diinvestasikan sebesar Rp 100.000.000,00 dengan tingkat kepercayaan 95% dengan periode adalah 1 hari, maka VaR ITMG sebesar Rp 4.103.963,33, VaR BMRI sebesar Rp 4.060.096,67, dan VaR ASII sebesar Rp 3.353.913,33. Sedangkan VaR portofolio1 (terdiri dari aset ITMG dan BMRI) adalah Rp 3.726.543,33. VaR portofolio2 (terdiri dari aset ITMG dan ASII) adalah Rp 3.233.133,33. VaR portofolio3 (terdiri dari aset BMRI dan ASII) adalah Rp 3.278.933,33. VaR portofolio4 (terdiri dari aset ITMG, BMRI, dan ASII) adalah Rp 3.218.906,67. Nilai VaR portofolio yang lebih rendah dari VaR aset tunggal disebabkan karena adanya efek diversifikasi.Research has been conducted to measure the Value at risk (VaR) at assets PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT. Bank Mandiri Tbk (BMRI), and PT. Astra International Tbk (ASII) and portfolios that can be formed by the three assets using Monte Carlo simulation method. The data used daily return data by the three assets obtained from the closing price of daily stock over a period in 2011. The weight of each portfolio is determined by the Mean Variance Efficient Portfolio method. If the funds invested amounting to Rp 100.000.000,00 with 95% confidence level and the period is 1 day, then the results from measurement VaR ITMG is Rp 4.103.963,33, VaR BMRI is Rp 4.060.096,67 and VaR ASII is Rp 3.353.913,33. While VaR portofolio1 (consists of ITMG and BMRI asset) is Rp 3.726.543,33. VaR portofolio2 (consists of ITMG and ASII asset) Rp 3.233.133,33. VaR portofolio3 (consists of BMRI and ASII asset) is Rp 3.278.933,33. VaR portofolio4 (consists of ITMG, BMRI and ASII asset) is Rp 3.218.906,67. VaR portfolios are lower than VaR of each single asset due to diversification effects.
Optimasi Pendistribusian Raskin dengan Menggunakan Goal Programming Raden, Leliana; Langi, Yohanes A. R.; Manurung, Tohap
Jurnal MIPA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.2.1.2013.738

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah raskin yang didistribusi untuk tiap bulan agar seluruh RTS yang ada mendapatkan jumlah raskin yang sama. Data yang dibutuhkan dalam mengoptimalkan pendistribusian raskin adalah banyaknya raskin yang didistribusi pada tahun 2004–2011, waktu pendistribusian raskin di empat daerah dan jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) penerima raskin. Hasilnya menunjukan jumlah raskin yang didistribusikan setiap bulan untuk empat daerah pada periode 2004–2011 yaitu untuk daerah Manado pada tahun 2004 yaitu 7.1 kg, daerah Gorontalo pada tahun 2005 yaitu 12 kg, pada tahun daerah Tahuna pada tahun 2006 yaitu 12 kg, dan daerah Bolaang Mongondow pada tahun 2007 yaitu 10 kg.The purpose of this research was to determine how many Raskin were distributed for each month that all target households that is getting the same amount of rice for. The data needed to optimize the distribution of Raskin is the number that is distributed in the year 2004–2011,Raskin time distribution in the four regions and the number of Target Households, receiver Raskin. The results show that distributed Raskin amount each month for the four regions in the period 2004–2011 is to Manado area in 2004 is 7.1kg, Gorontalo area in 2005 is 12 kg, in Tahuna area in 2006,which is 12kg, and the Bolaang Mongondow in 2007 which is 10 kg.

Page 1 of 2 | Total Record : 12