cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : 23389613     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 89 (2020)" : 11 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI DI DESA INOBONTO DUA KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SOEPRODJO, RADEN GIDEON; RURU, JOORIE; LONDA, VERY
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui bagimana pemberdayaan masyarakat pesisir pantai di Desa Inobonto Dua Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan teori dari Winarni mengungkapkan bahwa inti dari pemberdayaan adalah meliputi tiga hal yaitu pengembangan (enabling), memperkuat potensi atau daya (empowering), terciptanya kemandirian. Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri sehingga masyarakat menjadi mandiri. Masyarkat pesisir adalah masyarakat yang tinggal didaerah pesisir dan sumber kehidupan perekonomiannya bergantung secara langsung pada pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir melalui kegiatan penangkapan dan budidaya yang tersedia. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Masalah bantuan pengembangan (enabling) pemberdayaan masyarakat pesisir pantai dimana pemerintah sudah memberikan program bantuan kepada masyarakat, akan tetapi masalah yang terjadi adalah masyarakat masih mengalami kesulitan dalam menggunakan bantuan tersebut dan perekonomian yang rendah. Memperkuat potensi atau daya (empowering) masalah yang terjadi masyarakat pesisir pantai belum mampu menerapkan apa yang diberikan pemerintah lewat pelatihan dan seminar yang telah terapkan. Masalah kemandirian masyarakat pesisir pantai sudah menerima program bantuan dan pelatihan yang telah diberikan oleh pemerintah akan tetapi masyarakat pesisir masih belum mandiri. Temuan hasil penelitian pengembangan (enabling), memperkuat potensi atau daya (empowering), dan kemandian yaitu masyarakat pesisir pantai sudah menerima program bantuan dan pelatihan pemberdayaan dari pemerintah akan tetapi sebagian masyarakat belum mampu menerapkan apa yang telah diberikan pemerintah, masyarakat kurang aktif dalam kegiatan, sebagian masyarakat tidak mau merubah pola pikir mereka, serta sebagian besar masyarakat ketergantungan kepada pemerintah yang mengakibatkan ketidakmandirian masyarakat pesisir pantai di Desa Inobonot Dua Kabupaten Bolaang Mongondow.Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat Pesisir, Program
AKUNTABILITAS PELAKSANAAN APB-DESA DI DESA TONTALETE KECAMATAN KEMA KABUPATEN MINAHASA UTARA HULKIBA, RIZKI; LENGKONG, FLORENCE DAICY; DENGO, SALMIN
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana akuntabilitas pelaksanaan APB-Desa di Desa Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif-kualitatif. Akuntabilitas pelaksanaan APB-Desa dilihat dari tiga dimensi akuntabilitas organisasi publik yaitu akuntabilitas keuangan, akuntabilitas manfaat atau efektivitas, dan akuntabilitas prosedural.  Informan penelitian adalah kepala desa, sekretaris desa, kepala urusan keuangan desa, ketua BPD, ketua PKK, dan tokoh agama/masyarakat dan warga masyarakat. Pengumpulan data  menggunakan pedoman wawancara, sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif dari Miles dan Hubernann. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan :  (1)  Akuntabilitas keuangan belum sepenuhnya baik. Penyusunan APB-Desa sudah melibatkan BPD dan lembaga kemasyarakatan desa (LPMD, PKK), namun perwakilan kelompok-kelompok masyarakat belum semua diikutsertakan. APB-Desa diumumkan/diinformasikan pada masyarakat luas namun masih kurang transparan; (2) Akuntabilitas Manfaat/Efektivitas belum sepenuhnya baik, program/kegiatan dalam APBD ditetapkan  belum semua sesuai kebutuhan masyarakat desa program/kegiatan  yang sudah dilaksanakan belum semua masyarakat dapat merasakan manfaatnya pada peningkatan pelayanan publik dan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat; (3)  Akuntabilitas Prosedural belum sepenuhnya baik,  APB-Desa ditetapkan sesuai prosedur melalui musyawarah desa yang melibatkan unsur terkait terutama BPD dan PMD. Namun masih kurang melibatkan masyarakat. Prosedur pelaksanaan program/kegiatan sesuai petunjuk pelaksanaan yang ditetapkan dalam peraturan Mendagri No. 20 Tahun 2018 dan mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban dilakukan dengan cukup baik sesuai peraturan pedoman pengelolaan keuangan desa yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan desa. Kata Kunci :  Akuntabilitas, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.
PENGARUH CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI PRODUK ORIFLAME DI KOTA MANADO AHMAD, MAIMUN; TUMBEL, TINNEKE; KALANGI, JOHNY
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah citra merek berpengaruh terhadap minat beli produk oriflame di Kota Manado. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah masyarakat Kota Manado yang sudah pernah memakai dan membeli produk oriflame. Pengambilan sampel menggunakan Teknik nonprobability sampling. Dalam penelitian ini, jumlah populasinya tidak diketahui, sehingga penentuan ukuran sampel dari populasi menggunakan teori yang dikembangkan dari Isac Michael menggunakan rumus lemeshow dan berdasarkan dari hasil perhitungan dengan rumus tersebut, jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 100 responden. Uji Validitas menggunakan Teknik korelasi Product Moment dan Uji Reabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Berdasarkan hasil analisis regresi, hal ini dilihat dari hasil uji hipotesis, pengaruh citra merek ini bersifat positif signifikansi dengan nilai sif 0,000 artinya apabila citra merek semakin baik hal tersebut akan semakin menimbulkan atau dorongan minat beli. Berdasarkan hasil koefisien determinan, besarnya adjust R Square adalah 0,382. Hasil perhitungan statistik ini berarti bahwa kemampuan variabel independent dalam menerangkan variasi perubahan variabel dependen sebesar 38,2%, sedangkan sisanya sebesar 61,8% diterangkan oleh faktor lain diluar model regresi yang dianalisis. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa citra merek berpengaruh positif terhadap minat beli. Kata Kunci : Citra Merek, Minat Beli 
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KELURAHAN PAAL DUA KECAMATAN PAAL DUA KOTA MANADO LENGKEY, CLAUDIO; PANGKEY, MASJE; LONDA, VERY
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bagaimana partisipasi masyarakat pada penanggulangan bencana banjir di Kelurahan Paal Dua Kecamatan Paal Dua Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen. Sedangkan teknik analisa data yang peneliti gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif Miles dan Huberman. Berdasarkan Hasil Penelitian peneliti dapat ditarik kesimpulan (1) Partisipasi dalam perencanaan dilakukan secara langsung oleh masyarakat kepada pemerintah kelurahan dan secara tidak langsung melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Usulan dalam perencanaan berupa perbaikan sarana fisik pembangunan yang rusak oleh karena banjir; (2) Partisipasi masyarakat dilakukan dengan cara menjalankan setiap program yang ditetapkan oleh pemerintah, memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah  dan organisasi sosial.  Kata Kunci :  Partisipasi, Masyarakat, Penanggulangan, Banjir.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN KERAJINAN TEMPURUNG KELAPA DI KELURAHAN KAMASI KECAMATAN TOMOHON TENGAH KOTA TOMOHON LOMBAN, REAN GEORGINA; TAMPI, GUSTAAF; PLANGITEN, NOVVA
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coconut shell is a part of coconut fruit in the form of endocrap, which is hard, and covered by coconut fiber, usuallycoconut shell is used as a craft material which is made into something more useful that produces good products thatalso have potential and practical use. Community Empowerment is an effort to increase the capabilities and potentialof the community, so that the community can realize its identity, dignity, and dignity to its full potential to survive anddevelop themselves independently. The purpose of community empowerment is to shape individuals and communitiesto become independent. In the learning process, the community will gradually gain the ability or power from time totime. This study uses descriptive qualitative methods to find out or describe and explain the events under study orresearch conducted on independent variables or variables that is without making comparisons or connecting with othervariables. The results showed that through the craft of coconut shells can have very good benefits for the community ofcraftsmen who can improve their welfare and can produce good products through the capabilities they have and canreduce unemployment and advance the growth of the economic sector of the community. For this reason, thegovernment always supports the coconut shell craftsmen in utilizing the coconut shell.Keywords : Community Empowerment, Crafts, Coconut Shell
EFEKTIVITAS PENGELOLAHAN DESA EKOWISATA DIKECAMATAN TATAPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN LONDA, REYNOLD
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

the effectiveness of ecotourism is a measure of the achievements of the government and the sector concerned in the utilization of existing attractions that promote education, economic preservation of natural resources and the culture of the community, so that it can be said to prosper the community through the industrial sector which has the potential to be developed in the regional economy and the community ecotourism village. This research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques in this study used the observation method of direct observation to the research location and conducting interviews and documentation. The purpose of this research is to describe the effectiveness of ecotourism village management in the district of south Minahasa regency. Based on the results of existing ecotourism management research in the district of Tatapaan that it has not been effective because the field findings indicate that the South Minahasa Regency Tourism Office has not paid attention to the management of the development of ecotourism villages and community empowerment. There is no program that encourages the implementation of policies in the management of ecotourism villages. No serious local government. improvement is needed in the preparation and implementation of tourism infrastructure development programs and seriousness in the management of ecotourism villages keywords: effectiveness, management, ecotourism, development
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN TAMAN KESATUAN BANGSA KOTA MANADO SUMAH, RIFALDY ILHAM SYAH; LENGKONG, FLORENCE; PLANGITEN, NOVVA
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Taman Kesatuan Bangsa Kota Manado, Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Sumber data dalam penelitan ini yaitu data primer  dan sekunder, Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik pengumpulan data untuk menganalisa data dalam penelitian ini, digunakan langkah-langkah atau alur yang terjadi bersamaan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan yaitu (1) Komunikasi dilakukan secara langsung melalui bentuk teguran lisan, mediasi, penindakan, sidak, sosialisasi, pembinaan, dan komunikasi tidak langsung dalam bentuk surat peringatan, menggunakan media masa cetak dan elektronik dan menggunakan pihak ketiga; (2) Sumber daya yang digunakan dalam bentuk manusia (Pegawai Negeri Sipil dan Tenaga Harian Lepas) telah dibekali dengan pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan akan tetapi kurang didukung dengan ketersediaan anggaran operasional, jaminan keamanan dan insentif untuk kegiatan melebihi jam kerja; (3) Disposisi para pelaksana yang masih kurang humanis, terlalu tegas, terkadang bertindak arogan; (4) Struktur birokasi telah sangat jelas tertata sebagai dasar pijakan dalam menjalankan tangungjawab..Kata Kunci :  Implementasi, Kebijakan, Penertiban, Pedagang Kaki Lima.
IMPLEMENTASI PROGRAM JOB FAIR (Studi di Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon) ERING, DWI; TULUSAN, FEMMY; DENGO, SALMIN
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi Program Job Fair di Kota tomohon. Penelitianini menggunakan teori dari Charles O. Jones dengan mengemukakan tiga indikator utama yaitupengorganisasian, interpretasi dan aplikasi atau penerapan. Implementasi merupakan penyediaansarana untuk melaksanakan sesuatu yang menimbulkan dampak atau akibat terhadap sesuatu.Program merupakan suatu unsur yang harus ada dalam pencapaian suatu kegiatan dan program jugamerupakan suatu pemikiran yang didasari pada model teoritis yang jelas dan terarah. Dalampenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknikpengumpulan data lewat observasi, wawancara dan penelaan dokumen. Dalam masalah ini di dapatihasil penelitian dari tiga aktivitas utama yakni pengorganisasian diketahui bahwa keterlibatan daristruktur pelaksana baik dari pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Tomohon maupun dari pihakperusahaan dalam Program Job Fair sangat dibutuhkan, sebagai mitra kerja maka kedua pihaktersebut harus mampu bekerja sama dengan baik dan harus terus melakukan monitoring sertaevaluasi program, selanjutnya interpretasi bahwa tanggungjawab dari pihak penyelenggara masihkurang kemudian pelaksanaan program kerja belum sepenuhnya sesuai dengan juklak dan juknis danaplikasi diketahui untuk prosedur pelaksanaanya belum sesuai dengan rencana awal yang telahditetapkan dari Dinas Tenaga Kerja ini menyebabkan proses sosialisasi di masyarakat tidak berjalandengan baik.Kata Kunci : Implementasi, Program, Job Fair
PENGELOLAAN OBYEK PARIWISATA RESTING AREA DI KOTA TOMOHON DONSU, VALDANO YESIAS; PANGKEY, MASJE; KOLONDAM, HELLY
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan obyek pariwisata Resting Area di Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan teori dari dari George R. Terry mengungkapkan inti dari pengelolaan yang baik adalah meliputi empat hal yaitu (planning) perencanaan ,(organizing) pengorganisasian, (actuating) penggerakan, (controlling) pengawasan. Pengelolaan adalah suatu seni atau cara yang berproses yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya  untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan Pemerintah Daerah. Resting Area adalah tempat yang diberfungsikan untuk pemberhentian sementara pengguna jalan raya dan juga sebagai tempat daerah transit wisata. dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Masalah perencanaan (planning) dimana perencanaan tidak berjalan dengan baik karena adanya potensi bencana di kawasan pariwisata tersebut karena kontruksi bangunan dan kualitas tanah yang tidak cocok dan Dinas Pariwisata sudah mengetahui namun belum melakukan usungan ke pemerintah pusat mengenai revisi bangunan, masalah pengorganisasian (organizing) atasan Dinas Pariwisata belum mampu mengkoordinir bidang-bidang yang terkait dengan pengelolaan obyek pariwisata Resting Area, masalah proses penggerakan (actuating) Dinas Pariwisata belum cukup baik dalam mendorong masyarakat sekitar obyek pariwisata agar turut berpartisipasi dalam memelihara dan membersihkan Resting Area, masalah pengawasan (Controlling) Dinas Pariwisata belum maksimal dalam melakukan pengawasan dikarenakan kesibukan yang dimiliki pejabat dinas sehingga jarang turun langsung dilokasi mengingat lokasi Resting Area jauh dari pusat kota dan jauh dari pemukiman penduduk. Temuan hasil penelitian perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), pengawasan (controlling) yaitu Dinas Pariwisata belum baik dalam pengelolaan obyek pariwisata Resting Area di buktikan dengan belum adanya usungan perbaikan oleh Dinas Pariwisata ke Pemerintah Pusat tentang kontruksi bangunan Resting Area yang tidak sesuai dengan kualitas tanah dilokasi sehingga sampai saat ini belum ada perencanaan untuk revisi bangunan kiranya Dinas Pariwisata sebagai pelaksana teknis segera memberikan usungan ke pemerintah pusat agar dapat segera melakukan revisi bangunan supaya pengelolaan obyek pariwisata Resting Area tidak terhenti. Kata Kuci : Pengelolaan, Obyek Pariwisata, Resting Area.
DAMPAK KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DI DESA PINAMORONGAN KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN RARANTA, TESALONIKA; LENGKONG, FLORENCE DAICY; LONDA, VERY
JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 6, No 89 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The central government allocates Village funds to support the development in Pinamorongan Village, Tareran District, South Minahasa Regency. However, in the course of the Village Fund, there are still indications of problems related to what is generated, the lack of development from the non-physical side to improve the welfare of the community and in improving the quality of life in the Village. This research uses a qualitative approach. Data obtained from interviews, observations and documents. Data analysis was performed through data reduction, data display, conclusion drawing. The findings of this study are that the development carried out by the Village Government sourced from Village funds in the Pinamorongan Village of the Tareran District has a positive and negative impact on the economic, social and environmental fields. The Pinamorongan Village Government should first determine and consider the goals and focus of the development that will be carried out and provide opportunities for people who are able to be involved in the development project as well as the ongoing maintenance of the facilities and infrastructure that has been built as well as replanting trees in the Watuleley tourist site. . Keywords: Impact of Policies, Village Development, Village Funds

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Administrasi Publik Vol. 9 No. 4 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 3 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 126 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 8, No 115 (2022) Vol 8, No 114 (2022) Vol 8, No 113 (2022) Vol. 8 No. 4 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 3 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 7, No 112 (2021) Vol 7, No 111 (2021) Vol 7, No 110 (2021) Vol 7, No 109 (2021) Vol 7, No 108 (2021) Vol 7, No 107 (2021) Vol 7, No 106 (2021) Vol 7, No 105 (2021) Vol 7, No 104 (2021) Vol 7, No 103 (2021) Vol 7, No 102 (2021) Vol 7, No 101 (2021) Vol 7, No 100 (2021) Vol 7, No 99 (2021) Vol 6, No 98 (2020) Vol 6, No 97 (2020) Vol 6, No 96 (2020) Vol 6, No 95 (2020) Vol 6, No 94 (2020) Vol 6, No 93 (2020) Vol 6, No 92 (2020) Vol 6, No 91 (2020) Vol 6, No 90 (2020) Vol 6, No 89 (2020) Vol 6, No 88 (2020) Vol 6, No 87 (2019) Vol 5, No 86 (2019) Vol 5, No 85 (2019) Vol 5, No 84 (2019) Vol 5, No 83 (2019) Vol 5, No 82 (2019) Vol 5, No 81 (2019) Vol 5, No 80 (2019) Vol 5, No 79 (2019) Vol 5, No 78 (2019) Vol 5, No 77 (2019) Vol 5, No 76 (2019) Vol 5, No 75 (2019) Vol 5, No 74 (2019) Vol 5, No 73 (2019) Vol 5, No 67 (2019) Vol 5, No 66 (2018) Vol 4, No 65 (2018) Vol 4, No 64 (2018) Vol 4, No 63 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 4, No 62 (2018) Vol 4, No 61 (2018) Vol 4, No 60 (2018) Vol 4, No 59 (2018) Vol 4, No 58 (2018) Vol 4, No 57 (2018) Vol 4, No 56 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK Vol 4, No 55 (2018) Vol 4, No 54 (2018) Vol 4, No 53 (2018) Vol 4, No 52 (2018) Vol 4, No 51 (2018) Vol 4, No 50 (2018) Vol 3, No 046 (2017) Vol 4, No 49 (2017) Vol 4, No 48 (2017) Vol 4, No 47 (2017) Vol 3, No 45 (2017) Vol 3, No 400 (2016) Vol 3, No 038 (2016): Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 044 (2016) Vol 1, No 043 (2016) Vol 3, No 42 (2016) Vol 3, No 41 (2016) Vol 1, No 37 (2016) Vol 1, No 36 (2016) Vol 3, No 031 (2015) Vol 2, No 029 (2015) Vol 1, No 028 (2015) Vol 1, No 010 (2015) Vol 4, No 35 (2015): Jurnall Administrasi Publik Vol 4, No 32 (2015) Vol 2, No 30 (2015) Vol 1, No 12 (2015) Vol 3, No 004 (2014) Vol 2, No 002 (2014) Vol 2, No 001 (2014) Vol 4, No 5 (2014): Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 3 (2014) Vol 1, No 1 (2014) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue