cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2009)" : 16 Documents clear
Dinamika Jumlah Bakteri Selama Masa Penyimpanan Petis Ikan Layang Vanessa N. J. Lekahena
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.33-37

Abstract

Petis ikan adalah olahan ikan berbentuk pasta, berbahan dasar ekstrak ikan hasil pengolahan pindang atau rebusan daging ikan bercamput garam yang diberi tambahan bumbu dan gula merah, direbus hingga mengental dan diberi pengemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika jumlah bakteri selama masa penyimpanan petis ikan layang (Decapterus sp). Penelitian ini dilaksananakan di Laboratorium Teknologi Hasil Periknaan, Fakultas Pertanian UMMU-Ternate pada bulan November 2008 sampai Desember 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan deskriptif dengan cara isolasi. Perhitunganjumlah bakteri dilakukan dengan metode TPC (Total Plate Count) atau ALT (angka Lempeng Total). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah bakteri selama masa penyimpanan mengalami peningkatan dari 1.13 x 10E4 panya penyimpanan 3 hari menjadi 2.83 x 10E4 pada penyimpanan 4 hari 6 untuk petis dengan konsentrasi garam 20%, sementara petis ikan dengan konsentrasi garam 40% jumlah bakteri meningkat dari 1.67 x 10E4 pada hari ke 3 menjadi 2.2 x 10E4 pada penyimpanan hari ke 6, sedangkan untuk petis ikan dengan konsentrasi 40% jumlahbakteri pada hari ke 3 adalah 1.73 x 10E4 dan menjadi 4.43 x 10E4. Secara umumn jumlah bakteri mengalami peningkatan akan tetapi peningkatan jumlah pertumbuhan bakteri lebihi besar pada petis ikan dengan konsentrasi 60%.
Evaluasi dan Pengembangan Disain Kapal Pole and Line di Pelabuhan Dufa-Dufa Provinsi Maluku Utara Tangke, Umar
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.1-9

Abstract

Pembuatan kapal secara tradisional umumnya tidak didasari pada perencanaan dan perhitungan hidrostatis sehingga dalam pembuatannya selalu ada perubahan karakteristik pada bentuk kapal. Sama halnya dengan pembuatan kapal, penentuan besarnya pompa mengail juga tanpa melalui perhitungan mengenai daya yang akibatnya system penyemprot tidak bekerja dengan baik, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untukmengevaluasi bentuk disain, serta menghitung besarnya daya yang dibutuhkan utuk pompa mengail pada kapal tipe pole and line di pelabuhan dufa dufa Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian menunjukan kapal sampel pole and line yang berada di Pelabuhan Dufa-dufa Provinsi Maluku Utara mempunyai nilai rasio perbandingan L/D dan L/B dan nilai koefisien bentuk kapal sudah sesuai dengan standar nilai yang ideal, tetapi nilai rasio perbandingan B/D pada kapal sampel tidak sesuai dengan standar nilai yang ideal untuk kapal jenis pole and line dan dilihat bahwa penentuan pompa mengail pada kapal sampel bearnya tidak sesuai karena daya yang dibutuhkan sesuai dengan perhitungan adalah 1.61 KW tetapi daya pompa yang diguakan melebihi yaitu dengan kisaran 1.7-3.7. Hal ini berpengaruh terhadap penyemprotan air pada saat operasi penangkapan atai penyemprotan untuk pengelabuan tidak sempurna.
Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler (Studi Kasus UD. Harapan Ternak di Desan Gambesi Ternate Selatan) Kaddas, Fatmawaty
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.38-41

Abstract

Perkembangan pengetahuan teknis dan teknologi, diikuti dengan berkembangnya budidaya ayam yang cukup pesat. Semula hanya untk memenuhi kebutuhan sendiri kini berkembang dengna kegiatan usaha yang berorientasi pasar dan memberikan hasil menguntungkan. Penelitian ini dlaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2008 pada UD Harapan Ternak di Desa Gambesi, Ternate selatan, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pendapatan dan kelayakan usaha yang diperoleh para peternak ayam broiler. Metode penelitian ini menggunakan stratified purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha pemeliharaan ayam broiler sangat menguntungkan dengan besar pendapatan diperoleh Rp. 1.806.000,- dalam satu siklus produksi. Angka 1.4 pada analisi R/C Ratio menunjukan tingkat kelayakan usaha pemeliharaan ayam broiler. Berarti tiap penambahan biaya sebesar Rp 1.00 berarti akan memperoleh penerimaan sebsar Rp. 1.4.
Analisis Usahatani pada Sistem Pertanian Alami Padi Ladang di Kabupaten Halmahera Utara Rope, Ranita
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.10-18

Abstract

Konsep pertanian alami yang dilahirkan oleh Fukuoka seorang professor mikrobiologi yang berasal dari Jepang pada tahun 1978 dalam bukunya “The One Strow Revolution, An Introduction to Natural Farming”, sebenarnya adalah system pertanian yang merupakan tradisi pertanian petani dahulu (primitif). . Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan efisiensi teknik dalam penggunaan input terhadap prodksi system pertanian alami padi ladangdengan system pertanian tidak alami padi sawah, biaya dan pendapatan, serta efisien alokatif pertanian alami padi lading di kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui wawancara pada petani sampel padi lading berjumlah 48 orang, dan petani padi sawah berjumlah 17 orang. Fungsi produksi diestimasi menggunakan fungsi prodksi tipe Cobb-Douglas dengan alat analisis eview 4.0, biaya dan pendapatan dengan uji T Tess Mean Sampel Independen dengan alat analisis SPSS 12, dan efisiensi alokatif dengan uji t ki dengan fasilitas excel . Analisis data diperoleh : 1) Penggunaan jumlah dan jenis input yangberbeda berpengaruh terhadap tingkat produksi perusahatani; 2) Penggunaan jumlah dan jenis biaya input minimal, menjadikan pendapatan per hektar pada system pertanian alami padi lading tidak berbeda dengan system pertanian tidak alami padi sawah; 3) Penggunaan benih pada system pertanian alami padi lading per hektar menunjukan sudah efisien alokatif sedangkan penggunaan tenaga erja tidak efisien.
Pengaruh Penambahan Emulsifier Lemak Dalam Pembuatan Sosis Ikan Tenggiri (Scomberamorus comerso) Talib, Ahmad
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.42-49

Abstract

Ikan tenggiri merupakan bahan pangan yang muduh mcngalami kemunduran mutu (high perishable food). Kemunduran mutu terjadi disebabkan oleh kondisi penangkapan yang kurang baik, penanganan pasca panen yang tidak mampu mempertahankan mutu ikan serta pengolahan pasca panen yang kurang baik. Komponen kimia ikan tenggiri adalah sebagai berikut. air 66-84%. protein 16-22%. karbohidrai. 1-3%. lemak 0.1-2.2% dan bahan organik lain adalah 0.8-2% Proses pengolahan ikan tenggiri sebagai bahan sosis di Indonesia sudah banyak dimanfaatkan. Kurena tenggiri mempunyai daging yang putih sangat baik dimanfaatkan untuk berbagai aneka produk. Salah satu bentuk diversifikasi produk adalah pembutan sosis ikon. Sosis adalah makanan yang dipersiapkan dari daging yang digiling dan diberi bumbu. kemudian dimasukkan kedalam selongsong yang berbentuk silinder . Pengolahan sosis ikan merupakan satah satu usaha diversifikasi produk olahan hasil perikanan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan IPB dan bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian emulsifier pada produk sosis selain itu untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarkat Indonesia yaitu dengan memberikan lebih banyak pilihan produk yang dapat dibeli dan dikonsumen.
Pengelolaan Aspek Lingkungan Sumberdya Pesisir Berbasis Sosial Ekonomi Masyarakat Drakel, Arman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.2.1.19-26

Abstract

Pengelolaan lingkungan sumberdaya pesisir yang berhubungan langsung dengan manusia atau makhluk hidup lain yang ada di wilayah pesisir. Sebab interaksi manusia atau makhluk hiduo lain ditinjau dari aspek daya guna lingkungan sumberdya pesisir dari berbagai aspek manfaatnya di peruntukan untuk kelangsungan hidup baik aspek ekologis, ekonomi dan social masyarakat yang mendiami wilayah pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karakteristik ekologi yang memiliki keanekaragaman jenis dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sumberdaya yang ada dan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentngan manusia pemanfaatan sumberdaya pesisir dengan karakteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras kenaekaragaman sumberdaya yang ada baik aspek ekologi, ekosistem dan social budaya danekonomi.

Page 2 of 2 | Total Record : 16