cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2015)" : 25 Documents clear
Analisis parameter oseanografi melalui pendekatan sistem informasi manajemen berbasis web (Sebaran suhu permukaan laut, klorofil-a dan tinggi permukaan laut) Rochmady Rochmady
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.1-7

Abstract

Penelitian dilakukan bertujuan untuk menganalisis anomali parameter oseanografi yang meliputi suhu permukaan laut (SPL), sebaran klorofil-a dan tinggi permukaan laut selama musim timur (April-Juni 2007) dan musim barat (Nopember 2007-Januari 2008) di perairan Selat Buton sebagian Laut Banda dengan posisi geografis 120o-125oBT dan 1o-8oLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan peta suhu permukaan laut (SPL) pada musim timur terjadi penurunan derajat suhu permukaan laut dari bulan April menuju bulan Juni. Penurunan derajat SPL pada bulan Juni tersebut diduga mengakibatkan terjadinya upwelling. Namun demikian, peristiwa upwelling tersebut tidak terjadi pada musim barat. Berdasarkan peta sebaran khlorofil-a terlihat bahwa konsentrasi khlorofil-a semakin meningkat dari bulan April hingga menuju bulan Juni 2007. Hal ini mengindikasikan terjadinya peristiwa upwelling pada musim timur. Sementara itu, berdasarkan peta sebaran tinggi permukaan laut (TML) terlihat bahwa karakteristik tahunan tinggi permukaan laut mengalami penurunan pada musim timur dan sebaliknya mengalami peningkatan pada musim barat. Berdasarkan ketiga parameter oseanografi tersebut diketahui bahwa potensi penangkapan ikan terjadi pada musim timur dan berangsur-angsur menurun pada musim barat. Hal ini disebabkan terjadinya penurunan derajat SPL dan konsentrasi khlorofil-a serta menurunnya tinggi permukaan laut pada musim timur yang kaya akan nutrien dan berangsur-angsur mengalami penurunan pada musim barat.
Komposisi jenis dan kerapatan mangrove di Pesisir Arafura Kabupaten Merauke Provinsi Papua Siti Masiyah; Sunarni Sunarni
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.60-68

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komposisi jenis dan kepadatan mangrove di pesisir laut Arafura, Merauke. Penelitian ini sangat penting dan utama, untuk mempertahankan fungsi dan manfaat hutan mangrove sebagai ekosistem kunci dan penunjang kawasan pesisir laut Arafura. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada September-Desember 2014, lokasi dibagi menjadi 3 stasiun, pengambilan data menggunakan metode observasi, transek dan plot ukuran 10x10m. Jenis-jenis mangrove yang ditemukan diidentifikasi, data jumlah individu/jenis digunakan untuk menghitung kerapatan jenis per luas area, dilanjutkan dengan analisis diskriptif kualitatif. Ekosistem mangrove Pesisir Arafura Kabupaten Merauke di stasiun I. Karang Indah memiliki 14 jenis mangrove dengan katagori padat dan baik (1200 pohon/ha dan penutupan jenis 91.4). Stasiun II. Samkai, memiliki 4 jenis mangrove, Stasiun III Rimba Jaya, memiliki 8 spesies, kedua stasiun ini sama-sama memiliki kreteria rusak. Komposisi spesies dan kepadatan ekosistem mangrove di pesisir ini sangat dipengaruhi oleh degradasi dan eksploitasi ekosistem.
Analisis daya saing ekspor cengkeh Indonesia di kawasan ASEAN dan Dunia Yonette Maya Tupamahu
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.27-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis trend ekspor cengkeh Indonesia pada tahun 2015-2018, menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif ekspor cengkeh Indonesia, Malaysia dan Singapura di pasar internasional. Data penelitian dari tahun 1980-2012, yaitu nilai ekspor cengkeh Indonesia, nilai ekspor cengkeh negara ASEAN lainnya: Malaysia dan Singapura, nilai ekspor cengkeh di dunia, nilai ekspor total Indonesia, nilai ekspor total dari 2 negara ASEAN, dan nilai ekspor total di tingkat dunia. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis trend ekspor, analisis Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP). Hasil analisis menunjukkan ekspor cengkeh Indonesia meningkat pada tahun 2015-2018, masing-masing sebesar 10606,86 ton, 10943,20 ton, 11279,54 ton, dan 11615,88 ton dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 3,08% per tahun. Daya saing Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang rendah ditingkat dunia dengan nilai indeks RSCA sebesar 0,22 serta memiliki keunggulan kompetitif dengan ISP sebesar 0,46. Malaysia memiliki keunggulan komparatif yang rendah pasar dunia dimana nilai indeks RSCA sebesar -0,25. Keunggulan kompetitif Malaysia juga rendah dimana ISP sebesar -0,45. Sedangkan Singapura memiliki keunggulan komparatif yang tinggi dibandingkan Indonesia dan Malaysia, dimana rata-rata indeks RSCA sebesar 0,96. Namun Singapura memiliki keunggulan kompetitif yang rendah ditunjukkan nilai ISP sebesar -0,09, menunjukkan bahwa Singapura sebagai pengimpor komoditi cengkeh.
Pengaruh konsentrasi asam asetat terhadap karakteristik fisiokimia tepung ikan dari daging merah ikan tuna Dian Fadila Sahril; Vanessa N J Lekahena
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.69-76

Abstract

Daging merah ikan tuna adalah lapisan daging ikan yang berpigmen kemerahan yang mengandung mioglobin dan hemoglobin yang merupakan senyawa bersifat peroksidan, sehingga menyebabkan mudahnya terjadi ketengikan pada produk itu sendiri dan untuk itu perlu dilakukan prores pengolahan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomis dan daya awetnya. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam asetat sebagai media perebusan terhadap karakteristik fisikokimia tepung ikan dari daging merah ikan tuna untuk menentukan konsentrasi optimum asam asetat dalam pembuatan tepung ikan dari daging merah ikan tuna. Manfaatnya adalah memimalkan limbah hasil sampingan pengolahan tuna loin dalam bentuk diversifikasi produk olahan berupa pembuatan tepung ikan dari daging merah ikan tuna dengan menggunakan variasi konsentrasi asam asetat untuk meningkatkan nilai ekonomis limbah dan menghasilkan produk dengan daya awet yang lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perebusan daging merah ikan tuna menggunakan larutan asam asetat pada konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap derajat keasaman (pH), kadar air, protein dan lemak serta derajat putih tepung ikan yang dihasilkan akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar abu. Daging merah ikan madidihang dapat dijadikan bahan baku dalam pembuatan tepung ikan dan dapat di simpan dalam waktu yang lama karena memenuhi syarat sebagai bahan baku kering dari karakteristik, fisik (derajat putih), kimia (proksimat), dan mikrobiologi (ALT).
Front Cover Issue Vol. 8 No. 1 Agrikan Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing LLC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.8.1.-

Abstract

Page 3 of 3 | Total Record : 25