cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Creative Information Technology Journal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Creative Information Technology Journal (CITEC) merupakan jurnal yang berisi hasil penelitian ilmiah di bidang ilmu komputer, teknik komputer, informatika, sistem informasi, dan teknik industri. Jurnal ini bertujuan untuk menjembatani adanya kesenjangan antara kemajuan teknologi informasi secara faktual dengan hasil penelitian yang ada.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014): November - Januari" : 7 Documents clear
Optimisasi Penempatan Posisi Access Point pada Jaringan Wi-Fi Menggunakan Metode Simulated Annealing Nila Feby Puspitasari; Reza Pulungan
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.649 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.37

Abstract

Penempatan access point pada jaringan Wi-Fi yang tepat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kekuatan sinyal yang diterima dari transmitter terhadap receiver. Parameter yang paling mempengaruhi dalam menentukan performa access point adalah nilai kekuatan sinyal, karena nilai inilah yang akan digunakan untuk menentukan coverage area (cakupan sinyal) dari sebuah transmitter (access point).Pada penelitan ini telah dilakukan pengukuran terhadap kekuatan sinyal access point terhadap penerima di ruang dosen dan lobi gedung 2 lantai 1 STMIK AMIKOM Yogyakarta yang diukur menggunakan aplikasi inSSIDer dan menghasilkan nilai RSSI (Received Signal Strength Indication) dari sebuah transmitter terhadap receiver. Dalam pengukuran juga digunakan propagasi Line Of Sight (LOS) dan propagasi Non Line Of Sight (NLOS). Data yang diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan digunakan untuk melakukan pemodelan penempatan access point menggunakan metode simulated anneling. Kekuatan sinyal RSSI yang diterima oleh receiver tidak hanya bergantung pada jarak antara transmitter dan receiver, akan tetapi menunjukkan variasi yang besar terhadap fading dan shadowing pada sebuah lokasi, juga pengaruh interferensi dapat menyebabkan penurunan sinyal (RSSI) yang diterima oleh receiver.Dari hasil penelitian yang dilakukan, diharapkan dapat menghasilkan pemodelan yang sesuai dan tepat guna dalam melakukan optimisasi penempatan access point pada jaringan Wi-Fi menggunakan metode simulated annealing.Access point placement on Wi-Fi networks is needed to optimize the strength of signal received by receiver from transmitter. The most influential parameter in determining the performance of access point position is signal strength, because this value will be used to determine the coverage area of a transmitter.In this research, signal strengths of access point to receiver in the faculty room and the lobby floor 1 of building 2 at STMIK AMIKOM Yogyakarta have been measured using inSSIDer application and results in the values of RSSI from transmitter to receiver. Also measured are LOS propagation and NLOS propagation. Data obtained from the field measurements are used to model and analyse the influence of access point placement using simulated annealing. It is found that the RSSI signal strength received by the receiver does not only depend on the distance between the transmitter and receiver, but also shows large variations caused by the fading and shadowing at a location. The interference also causes a decrease in the signal (RSSI) received by the receiver.The research conducted is expected to generate an appropriate model and analysis for further optimization of access point position on Wi-Fi network using simulated annealing.
Sistem Pendukung Keputusan Kredit Usaha Rakyat PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Kaliangkrik Magelang Agung Nugroho; Kusrini Kusrini; M. Rudyanto Arief
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.472 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.33

Abstract

Banyak faktor dan variabel yang mempengaruhi risiko kredit dalam pengambilan keputusan pada permasalahan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Faktor-faktor yang digunakan sebagai dasar penilaian Kredit Usaha Rakyat pada PT.Bank Rakyat Indonesia Unit Kaliangkrik menggunakan prinsip dasar yang dikenal dengan prinsip “5 of Credit” yaitu Character, Capacity, Capital, Condition dan Collateral. Dari factor-faktor yang digunakan sebagai dasar penilaian kredit, digunakan metode Mining Classification Rule dalam membuat Sistem Pendukung Keputusan pemberian KUR. Terdapat beberapa algoritma yang dapat digunakan dalam data mining untuk metode klasifikasi salah satunya adalah algoritma k-nearest neightbor. Konsep sistem pendukung keputusan pemberian KUR ini dirancang dapat melakukan klasifikasi terhadap objek berdasarkan data pembelajaran yang jaraknya paling dekat dengan objek tersebut dan memberikan solusi nasabah yang layak menerima KUR berdasarkan masukan dari user dengan menggunakan metode k-nearest neighbors (knn). Data-data transaksi pembayaran nasabah lama akan dijadikan sebagai data training dimana sebelumnya akan ditentukan kelasnya terlebih dahulu. Penentuan kelas dilakukan dengan proses klasifikasi data berdasarkan kategori status nasabah sesuai jumlah tunggakan pembayaran kreditnya. Dari hasil perhitungan kemiripan kasus antara data calon nasabah baru dengan nasabah lama atau data training menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor, hasil dengan nilai tertinggi akan dijadikan acuan seorang decision maker dalam mengambil keputusan.Many factors and variables that affect credit risk in decision-making on issues People's Business Credit (KUR). The factors are used as the basis of assessment of the People's Business Credit Unit at PT Bank Rakyat Indonesia Kaliangkrik using basic principle known as the principle of "5 of Credit" ie Character, Capacity, Capital, Collateral Condition and. Of the factors that are used as a basis for credit assessment, Classification Rule Mining method used in making the administration of KUR Decision Support Systems. There are several algorithms that can be used in data mining for classification methods one of which is the k-nearest algorithm neightbor. The concept of the provision of decision support system is designed KUR can perform the classification of objects based on distance learning data that is closest to the object and provide a viable solution customers receive KUR based on input from the user by using the k-nearest neighbors (KNN). Payment transaction data will be used as a customer long training data which will be determined prior to first class. Grading is done with the data classification process based on customer status categories according to the amount of credit outstanding payments. From the calculation of the similarity between the case of data with prospective new customers or old customers training data using the K-Nearest Neighbor algorithm, the results with the highest scores will be used as a reference to a decision maker in making decisions.
Rekam Jejak Dosen Sebagai Model Pengambilan Keputusan Dalam Pemilihan Dosen Berprestasi Safrizal Safrizal
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.539 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.38

Abstract

Sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi komputer yang digunakan oleh para pembuat keputusan untuk mendapatkan hasil keputusan terbaik dari beberapa alternatif keputusan sehingga memberikan hasil akhir yang tepat dan akurat. Salah satu metode pengambilan keputusan dalam situasi yang kompleks adalah dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Di STMIK Potensi Utama rekam jejak dosen dilakukan setiap semester yang meliputi administrasi dosen, metode proses belajar mengajar, kegiatan dosen, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen. Sulitnya menemukan dosen yang mempunyai prestasi pada rekam jejak tersebut, maka penulis melakukan penelitian dalam hal pemanfaatan rekam jejak dosen sebagai keputusan dalam pemilihan dosen berprestasi menggunakan metode AHP. Hasilnya adalah Administrasi Dosen (0.513 atau 51,3%), Metode PBM (0.261 atau 26,1%), Seminar/Kegiatan Dosen (0.063 atau 6,3%), Penelitian (0.129 atau 12,9%), Pengabdian Masyarakat (0.033 atau 3,3%). Kriteria Administrasi Dosen merupakan kriteria terpenting diantara kriteria yang lain. Sedangkan hasil evaluasi rekam jejak dosen yang memiliki bobot prioritas yang paling tinggi dalam pemilihan dosen berprestasi adalah prioritas pertama dimiliki oleh Dosen A dengan bobot 0,349 atau 34,9%, prioritas kedua dimiliki oleh Dosen A dengan nilai bobot 0,0337 atau 33,7% dan Dosen B memiliki perioritas ketiga dengan nilai bobot nilai 0,314 atau 31,4%.Decision support system is an interactive information system used by the decision makers in order to obtain the best decision result among some other alternatives. One of the decision taking methods in complex situation is Analytic Hierarchy Process (AHP). At STMIK POTENSI UTAMA is done regularly every semester including lecture’s administration learning teaching method, lecture’s activities, research and social awareness done comprehensively by lecture’s. However, it is difficult to find the lectures who have full filled those qualification, the written to write about a lecturer track record as model of decision taking in selecting lecturer performance by applying AHP Method. The finding are Lecture’s Administration (0.513 or 51,3%), PBM Method (0.261 or 26,1%), seminary/lecture’s Activities (0.063 or 6,3%), Research (0.129 or 12,9%), and social awareness (0.033 or 3,3%). It implies that lecture’s administration criteria is the most important among others. While the evaluation of lecture’s track recording that have high priority in lectures a with 0,349 or 34,9%, the second priority goes on lectures A with 0,0337 or 33,7% and lectures B is the third priority with 0,314 or 31,4%.
Hubungan Kualitas Kebergunaan dan Fungsionalitas dengan Kepuasan Pengguna Sistem EResearch STIKOM Bali Luh Gede Surya Kartika
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.958 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.34

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus kepada kepuasan pengguna sistem yang dipengaruhi oleh kualitas kebergunaan dan fngsionalitas sistem. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebab dengan pengetahuan mengenai pengaruh dari kualitas kebergunaan terhadap kepuasan pengguna akan dapat membantu pengembang sistem, serta top management di STIKOM Bali dalam membuat kebijakan lebih lanjut terkait dengan penggunaan sistem EResearch STIKOM Bali. EResearch STIKOM Bali merupakan salah satu perangkat lunak yang digunakan oleh seluruh warga di STIKOM Bali. Sistem tersebut memberikan informasi mengenai penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi yang telah dilakukan oleh dosen-dosen STIKOM Bali. Sistem ini berbasiskan web dan dapat diakses oleh seluruh dunia. Pengetahuan mengenai kualitas EResearch STIKOM Bali diperlukan guna penentuan kebijakan strategis lebih lanjut sehingga berdampak pada peningkatan kepuasan pengguna. Penelitian ini dilakukan selama lima bulan dimulai dari bulan Februari 2014. Basis dari instrumen penelitian adalah mengadopsi pengukuran kualitas oleh ISO/IEC 9126 part 2 dan part 4. Data yang berhasil dikumpulkan adalah sebanyak 36 orang. Uji reliabilitas dengan menggunakan internal consistency Cronbach’s Alpha menunjukkan bahwa data yang digunakan adalah reliable. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka diketahui bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yaitu kualitas fungsionalitas dan kebergunaan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna sistem.This study has focused on user satisfaction were influenced by the usability dan functionality of the system. This research is important to conduct because it can tell about the influence of usability on user satisfaction. It will be able to help system developers, as well as top management in Bali STIKOM in developing further policies related to the use of the system EResearch STIKOM Bali. The system provides information about research, community service, and publications that have been carried out by the lecturers STIKOM Bali. The system is web based and can be accessed by the whole world. Knowledge about the quality of the system is needed in order to determine further the strategic policy that impact on improving user satisfaction. This study was conducted over five months starting from February 2014 on the basis of the research instrument is adopted a measurement quality by ISO / IEC 9126 part 2 and part 4. Data were collected from 36 people. Reliability testing instrument with internal consistency using Cronbach's Alpha shows that the data used are reliable. Based on the results obtained, the characteristics of functionality and usability of the system affect the user satisfaction of the system.
Penerapan Teknologi Augmented Reality Sebagai Model Media Edukasi Kesehatan Gigi Bagi Anak Tonny Hidayat
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1351.312 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.39

Abstract

Augmented Reality adalah sebuah teknologi yang relatif baru dan masih dikembangkan sampai saat ini. Konsepnya adalah menggabungkan dimensi dunia nyata dengan dimensi 'dunia nyata' yang termediasi, atau dunia virtual, untuk menciptakan kesan bahwa dimensi dunia nyata kita diperkaya dengan objek maya tiga dimensi. Hal ini dilakukan dengan cara 'menggambar' objek tiga dimensi pada marker, yakni sebuah 'pola' dalam bingkai segi empat yang bersifat unik dan dapat dikenali oleh aplikasinya. Aplikasi yang bersangkutan menerima input berupa video stream, yang berarti menggunakan input berupa citraan dari perangkat keras yang berfungsi menangkap gambar, biasanya sebuah webcam. Karena berupa video stream, artinya gambaran yang ditangkap sebagai input akan berubah-ubah, dan program harus dapat tetap mengenali marker meskipun berubah posisi dan orientasi relatif terhadap perangkat input. Pengenalan terhadap posisi dan pergerakan ini adalah salah satu konsep Teknologi Informasi yang bernama Computer Vision, dan digunakan untuk mendeteksi pola pergerakan relatif objek terhadap kamera.Pendidikan terhadap anak harus dilakukan sedini mungkin terutama dalam hal kesehatan. Seiring dengan berkembangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi, banyak pihak yang telah memberikan informasi terkait kesehatan gigi di berbagai media. Tidak hanya orang dewasa yang menjadi sasaran akan tetapi juga mulai dari anak-anak sudah dikenalkan dengan pengetahuan tersebut. Karena dibutuhkan media penyampaian untuk anak maka banyak bermunculan media edukasi yang diharapkan bisamendidik anak dengan berbagai macam cara..Pemanfaatan Augmented Realitysebagai alat untuk mengedukasi anak, ini akan memberikan pandangan baru terhadap media edukasi yang ada pada saat ini, bukan hanya menggunakan objek secara nyata tapi juga bisa digunakan objek berbentuk virtual dalam penyampaian informasi. Nilai tambah dari media ini adalah mempermudah penyampaian dan membuat informasi semakin menarik terutama bagi anak.Augmented Reality is a technology that is relatively new and still being developed today. The concept is to combine real-world dimensions to the dimensions of the 'real world' are mediated, or the virtual world, to create the impression that the dimensions of the real world we are enriched by virtual three-dimensional objects. This is done by 'drawing' a three-dimensional object on the marker, which is a 'pattern' in a rectangular frame that is unique and can be recognized by the application. Pertinent application accepts input in the form of a video stream, which means using the input in the form of images of the hardware image capture function, typically a webcam. Because the form of a video stream, meaning that as the input image captured will vary, and programs must be able to recognize the markers remained unchanged despite the position and orientation relative to the input device. Introduction to the position and movement is one of the Information Technology concept called Computer Vision, and is used to detect object movement patterns relative to the camera.Education of children should be done as early as possible, especially in terms of health. Along with the development of public understanding about the importance of dental health, many people who have provided information related to dental health in a variety of media. Not only adults who were targeted but also start from the children has been introduced with such knowledge. Because it takes delivery of media for children then many emerging medium of education is expected to educate children with a variety of ways.Utilization of Augmented Reality as a tool to educate the child, this will provide a new perspective on media education that existed at this time, instead of just using the real object but also can be used in the form of a virtual object in the delivery of information. The added value of this medium is to facilitate the delivery and make the information more interesting, especially for children.
Jaringan Saraf Tiruan dengan Backpropagation untuk Memprediksi Penyakit Asma Dahriani Hakim Tanjung
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.188 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi penyakit asma menggunakan teknik pengenalan pola yaitu jaringan saraf tiruan dengan metode backpropagation. Data penilaian asma mengacu pada riwayat penyakit asma seseorang. Jaringan saraf tiruan dilakukan dengan menentukan jumlah unit untuk setiap lapisan dengan fungsi aktivasi sigmoid biner. Pengujian dilakukan menggunakan perangkat lunak matlab yang diuji dengan beberapa bentuk arsitektur jaringan. Arsitektur dengan konfigurasi terbaik terdiri dari 18 lapisan masukan, 8 lapisan tersembunyi dan 4 lapisan keluaran dengan nilai learning rate sebesar 0.5, nilai toleransi error 0.001, menghasilkan maksimal epoch 4707 dan MSE 0.00100139. MSE berada di bawah nilai error yaitu 0.001, Parameter tersebut dipilih menjadi parameter terbaik karena menghasilkan jumlah iterasi yang memiliki nilai akurasi MSE yang cukup baik, karena nilai MSE paling kecil dari arsitektur yang lain serta nilai MSE dibawah dari nilai error yang ditentukan. Sigmoid Biner Fungsi ini digunakan untuk jaringan saraf yang dilatih dengan menggunakan metode backpropagation. Fungsi sigmoid memiliki nilai range 0 sampai 1. Oleh karena itu, fungsi ini sering digunakan untuk jaringan saraf yang membutuhkan nilai output yang terletak pada interval 0 sampai 1.This study aims to predict asthma using pattern recognition techniques namely artificial neural network with back propagation method. Asthma assessment data refers to a person's history of asthma. Artificial neural network is done by determining the number of units for each layer with binary sigmoid activation function. Testing is done using matlab software being tested with some form of network architecture. Architecture with the best configuration consists of 18 layers of input, 8 hidden layer and output layer 4 with a value of learning rate of 0.5, the error tolerance value 0001, 4707 and resulted in the maximum epoch MSE .00100139. MSE is under the error value is 0.001, the parameter is chosen to be the best parameters for generating the number of iterations that have an accuracy value of MSE is quite good, because the smallest MSE value than other architectures as well as the value of the MSE under a specified error value. Binary sigmoid function is used for neural network trained using the backpropagation method. Sigmoid function has a value in the range 0 to 1. Therefore, this function is often used for neural networks that require output value lies in the interval 0 to 1.
Penerapan Framework Zachman Dalam Perancangan Arsitektur Sistem Manajemen Penyusunan Anggaran Keuangan Daerah (Studi Kasus UPTD Graha Teknologi Sriwijaya) Sudrajat, Antonius Wahyu
Creative Information Technology Journal Vol 2, No 1 (2014): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.793 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v2i1.36

Abstract

Kebijakan-kebijakan pemerintah pusat terutama kebijakan dalam keuangan negara haruslah melibatkan pemerintah daerah. Sebab, kinerja dan pengelolaan keuangan daerah saat ini menduduki posisi penting dalam strategi pemberdayaan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan arsitektur Sistem Manajemen Penyusunan Anggaran Keuangan Daerah untuk SKPD Graha Teknologi Sriwijaya, menginventarisasi kebutuhan yang diperlukan dalam pengembangan Sistem Manajemen Penyusunan Anggaran Keuangan Daerah, dan memberikan rekomendasi bagi para pengambil keputusan dalam pengembangan Sistem Manajemen Penyusunan Anggaran Keuangan Daerah. Kerangka kerja yang digunakan dalam pembangunan sistem ini adalah Kerangka kerja Zachman, untuk baris pada kerangka kerja Zachman, yaitu: Scope (Contextual), Business Model (Conceptual), dan System Model (Logical). Pada baris Business Model untuk kolom jaringan (network) menjabarkan letak atau lokasi secara geografis dari masing-masing instansi yang terkait dalam Sistem Manajemen Penyusunan Anggaran Keuangan Daerah. Berikut ini letak atau lokasi dari masing-masing instansi yang terkait, yaitu: Unit-unit SKPD, Dinas Pada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Daerah.The policies of the central government, especially in the country's financial policy must involve local governments. Therefore, performance and financial management of the area currently occupied important positions in the local government empowerment strategy. This study aims to produce architectural design Budgetary Management System for Regional Financial Technology SKPDs Graha Sriwijaya, inventory needs required in the development of Management Systems Regional Financial Budgeting, and provide recommendations for decision makers in the development of Management Systems Regional Financial Budgeting. The framework used in the development of this system is the Zachman Framework, to line the Zachman framework, namely: Scope (Contextual), Business Model (Conceptual), and System Model (Logical). On line Business Models for field network (network) to form two groups of servers, ie servers and server services on education. With the network can support good communication in the areas of financial budgeting.

Page 1 of 1 | Total Record : 7