cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education
ISSN : 25486020     EISSN : -     DOI : -
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education is published periodically, twice a year (June and December), by State Institute for Islamic Studies (IAIN) Salatiga, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 13 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBASIS WEB PADA PRAKTIKUM KIMIA Anggun Zuhaida
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v1i1.119-148

Abstract

Proses pembelajaran kimia di SMA/MA masih cenderung bersifat konvensional artinya pembelajarannya masih bersifat teoritik dan belum mengembangkan kemampuan siswa secara maksimal. Pembelajaran praktikum dapat memberi kesempatan kepada siswa untuk menguji dan mengaplikasikan teori dengan menggunakan fasilitas laboratorium maupun di luar laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan CTL berbasis web terhadap hasil belajar materi pokok laju reaksi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di MAN 2 Kudus. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling yaitu kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan dengan menggunakan pendekatan CTL berbasis webdan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional dengan media powerpoint. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, tes, observasi dan angket. Uji hipotesis menggunakan koefisien korelasi biserial dan koefisien determinasi dan diperoleh rb 0,65 dengan besarnya kontribusi 42,11%. Simpulannya adalah penggunaan pendekatan CTL berbasis web berpengaruh terhadap hasil belajar materi pokok laju reaksi siswa kelas XI IPA MAN 2 Kudus dengan kontribusi 42,11%. The learning process chemistry in SMA/MA still tends to be a conventional means are still teoritik out the lesson and had yet to develop the ability of students to the maximum. Practical learning can provide an opportunity to students to test and apply the theory by using the facilities of the laboratory and outside the laboratory. This research aims to know the influence of the use of web-based CTL approach towards learning outcomes subject matter the reaction rate. The population in this research is the grade XI IPA in MAN 2 Kudus. Sampling is done using cluster random sampling techniques, namely class XI IPA 4 as a class experiments who got the treatment by using web-based CTL approach and Class XI IPA 5 as a control class get conventional learning with media powerpoint. Method of data collection in this research is a method of documentation, tests, observation and question form. Test hypotheses using the coefficient of biserial correlation and coefficient of determination and acquired rb 0.65 with the amount of contributions 42,11%. The conclusion is the use of web-based CTL influential approach towards learning outcomes subject matter the rate of grade XI IPA MAN 2 Kudus with contributions 42,11%.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ISLAM TERPADU DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCE DI SD PTQ AN-NIDA SALATIGA Imam Mas Arum
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v1i1.59-88

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran Islam terpadu dengan pendekatan multiple intelligence di SD PTQ (Plus Tahfidzul Qur’an) An-Nida, Salatiga. Adapun teori yang digunakan adalah kualitataif diskriptif. Dari penelitian didapatkan  hasil bahwa pendekatan multiple intelligence mampu menjadikan pembelajaran Islam terpadu menjadi lebih menyenangkan dan efektif, selain itu juga menempatkan anak sebagai objek belajar aktif yang mampu mengembangkan potensinya dengan baik. Adapun guru sebagai fasilitator pembelajaran mampu memahami kecerdasan dan potensi anak dan mendorongnya untuk berprestasi. Hubungannya dengan orang tua, multiple intelligence mampu menghadirkan kebermaknaan dan kebermanfaatan dalam kaitannya hubungan anak dan orang tua di rumah dan siswa dengan guru di sekolah. Meskipun implementasi multiple intelligence di SD PTQ Salatiga masih sederhana, namun sudah mengalami banyak perubahan baik pada model pembelajaran maupun karakteristik peserta didiknya. Dibanding dengan lembaga pendidikan yang lain. Peserta didik yang awalnya cenderung hiperaktif-kinestetik, dapat tertangani dengan baik. Kuncinya bukan pada hebat tidaknya guru, melainkan sedikit kesabaran dalam menemukan kecerdasan dan potensi anak. Tidak kalah penting adalah bahwa guru harus diterima sepenuhnya oleh anak didik, budaya komunikasi, belajar dan menghargai kerja siswa apa pun bentuknya serta memahami seperti apa pun karakteristiknya dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat mulai dari proses input siswa, pembelajaran, buku kuning dan pemberian penghargaan pada siswa dan orang tua. The purpose of this study is to investigate the implementation of Islamic integrated learning with multiple intelligence approach in SD PTQ (Plus Tahfidzul Qur’an) An-Nida, Salatiga. The theory used is qualitative descriptive. The research showed that multiple intelligence approach is able to make Islamic integrated learning more fun and effective, but it also puts the child as an object of active learning that is able to develop its potential well. As for the teachers as facilitators of learning are able to understand the intelligence and potential of children and pushed him to excel. Although the implementation of multiple intelligence on SD PTQ still simple, but it has undergone many changes both on the learning model and the characteristics of learners. Learners who initially tend to be hyperactive-kinesthetic, can be handled properly. The key is not in the least a great teacher, but a little patience in finding the intelligence and potential of children. No less important is that the teacher should be fully accepted by the students, cultural communication, learning and appreciate the work of students in whatever form and to understand such characteristics in learning anything. It can be seen from the process of student input, learning, books yellow and awards to students and parents Kata kunci: implementasi pembelajaran, multiple intelligence, pembelajaran Islam terpadu
INTEGRASI PENGETAHUAN UMUM DAN KEISLAMAN DI INDONESIA: STUDI INTEGRASI KEILMUAN DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI DI INDONESIA Mifta huddin
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/attarbiyah.v1i1.89-118

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan konsep integrasi pengetahuan pada tiga Universitas Islam Negeri di Indonesia yaitu UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, dan UIN Malang, sehingga menghasilkan model pengetahuan terintegrasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang berlaku pendekatan historis, filosofis dan fenomenologis. Desain penelitian ini menggunakan studi multi-kasus yang melibatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Yogyakarta dan Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrasi pengetahuan yang dikembangkan oleh tiga universitas ini bervariasi, dan dapat dikategorikan ke dalam tiga paradigma: Islamisasi Ilmu, ilmuisasi Islam dan paradigma dialogis. Pelaksanaan integrasi pengetahuan diwujudkan dalam perluasan fakultas dan program studi melalui penambahan fakultas sekuler dan departemen, dan reposisi dari beberapa departemen dalam studi Islam. Implementasi ini juga dapat dilihat pada pergeseran kurikulum baru yang mengadopsi ilmu alam, ilmu sosial, dan humaniora. Selain itu, ini juga dapat dilihat dalam pergeseran tradisi akademik yang konsep mereka tentang integrasi pengetahuan dari Universitas Islam Negeri masing-masing. Proses integrasi pengetahuan telah dibentuk oleh respon internal dan eksternal dinamis baik mendorong atau menghambat proses. The purpose of this study is to investigate the implementation of the concept of knowledge integration in three Islamic state universities in Indonesia namely UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, and UIN Malang, so as to produce the model of integrated knowledge. This research is qualitative research, which applies historical, philosophical and phenomenological approaches. The design of this research use multi-cases studies which involves the UIN Jakarta, Yogyakarta and Malang. The result of this study shows that the model of knowledge integration developed by three Islamic universities varies, and it can be categorized into three paradigms: Islamization of science, scientification of Islam, and dialogic paradigm. The implementation of knowledge integration is embodied in the expansion of faculties and study programs through additions of secular faculties and departments, and reposition of some departments within Islamic studies.  The implementation also can be seen in the shifting of new curriculum which adopts natural sciences, social sciences, and humanities. Additionally, these can also be seen in the shifting of academic tradition which is their concept of knowledge integration of the respective state Islamic universities. The process of knowledge integration has been shaped by the internal and external dynamic responses either encouraging or impeding the process. Kata kunci: Ilmu Keislaman, Integrasi Keilmuan, Universitas Islam Negeri (UIN)

Page 2 of 2 | Total Record : 13