cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 109 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023)" : 109 Documents clear
Efektifitas Bermain Peran terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini Riiza Nomy Yunifia; Junita Dwi Wardhani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4191

Abstract

Metode bermain peran ialah sebuah strategi yang dipakai untuk memberikan dorongan terhadap rasa percaya diri terhadap anak usia pra sekolah supaya mampu meningkat. Kepercayaan diri pada anak masih rendah, maka dari itu perlu dilakukannya metode bermain peran yang mampu mengoptimalkan kepercayaan diri siswa. Riset berikut bertujuan guna memahami efektifitas bermain peran pada kepercayaan diri pada anak usia dini. Peneliti memakai jenis riset kuantitatif serta rancangan Quasi Eksperimental. Sampel yang dipakai pada riset sejumlah 37 siswa. Teknik pengambilan sampel nonprobelitiy sampling dengan sampling jenuh. Instrumen dalam mengumpulkan data mempergunakan test. Dan teknik analisa data menggunakan pengujian statistik. Hasil riset memaparkan bahwasanya terdapat dampak metode bermain peran pada kepercayaan diri anak, tidak terdapat dampak metode bercerita pada kepercayaan diri anak. Maka bisa dibuat simpulan bahwasanya pemakaian metode bermain peran cukup efektif mengoptimalkan kepercayaan diri pada siswa.
Pengaruh Kegiatan Usap Abur terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Ida Kholilah; Farida Mayar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4392

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan motorik halus kepada anak yang terjadi pada anak usia dini merupakan faktor yang melatar belakangi dilaksanakan penelitian, hal ini terjadi karena adanya hambatan yang disebabkan kurangnya variasi pembelajaran yang dilaksanakan guru, terdapat anak yang masih kurang rapi ketika kegiatan menggunting dan mewarnai, hal ini menyebabkan belum berkembang secara optimal motorik halus anak. Dilaksanaknanya penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan usap abur terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode dalam penelitian ini menerapkan metode Kuantitatif yang berbentuk Quasy Eksperimen. Adapun variabel yang akan diteliti adalah kemampuan motorik halus anak dengan subjek penelitian adalah anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi, kemudian pada penelitian ini juga menggunakan analisis data berupa uji normalitas, homogenitas, hipotesis. Sesuai dengan hasil perhitungan uji-t menggunakan SPSS didapatkan hasil Sig(2-tailed) sebesar 0,010,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan usap abur memiliki pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak.
Pengembangan Digital Book berbasis Budaya Minangkabau untuk Menstimulasi Perkembangan Literasi Anak Azizah Azizah; Delfi Eliza
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4174

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah observasi awal yang ditemukan oleh peneliti. Pengenalan literasi buku cetak, suku kata dan gambar masih digunakan dan dapat membangkitkan minat anak. Kemudian belum adanya buku digital atau buku digital berbasis budaya Minangkabau untuk mendorong perkembangan literasi pada anak TK usia 5-6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat buku digital berbasis budaya Minangkabau dan mengembangkan keterampilan literasi TK yang efektif, praktis dan efektif untuk anak usia 5-6 tahun. Peneliti memanfaatkan penelitian RD menggunakan model ADDIE melalui desain, analisis, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Metode pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil validasi adalah Aiken` V 0,76-1, buku digital tervalidasi, dan ahli tata letak buku Aiken` V memiliki skor rata-rata 0,94 dan ahli bahasa Aiken V memiliki skor rata-rata 0,79. Dianggap. Hasil kepraktisan buku digital sudah terbukti sangat praktis. Hasil tingkat efektif adalah 87,5%, dan buku digital dinyatakan valid. Secara ringkas buku digital dinyatakan efektif, praktis, dan efektif sesuai dengan model pembelajaran tematik PAUD TK.
Efektivitas Iklim Belajar Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Daring Berbasis Kompetensi Guru Pasca Pandemi Covid-19 di Provinsi Gorontalo Arfan Utuarahman; Novianty Djafri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4436

Abstract

Kompetensi guru PAUD sangat penting untuk mewujudkan iklim belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis iklim belajar anak usia dini dalam pembelajaran daring berbasis kompetensi guru PAUD di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini memakai jenis penelitian mix metode dengan pendekatan ekspantori. Sampel dalam penelitian ini adalah 59 guru yang ada di Provinsi Gorontalo. Cara untuk mengumpulkan datanya memakai angket, observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasannya efektivitas iklim belajar siswa dalam pembelajaran daring berbasis kompetensi guru PAUD pada masa pasca pandemi covid-19 berada pada tingkatan niai efektif 3.6% dengan nilai frekuensi 35.36% hal tersebut menunjukan kategori sangat rendah pada iklim belajar anak usia dini di Provinsi Gorontalo. Hal ini dapat ditingkatkan dengan memperhatikan iklim belajar dan budaya belajar di sekolah antara siswa PAUD dan guru serta memotivasi belajar siswa anak usia dini di rumah melalui kerjasama orang tua dan anak dalam keluarga.
Hubungan Durasi Bermain Gadget dengan Perkembangan Sosial Emosional Anak Filda Nuraini; Junita Dwi Wardhani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4198

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi anak prasekolah yang menggunakan gadget secara berlebihan sehingga berdampak buruk pada perkembangan sosial emosional. Anak sulit bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain, anak menjadi pribadi tertutup, suka menyendiri, susah diatur dan mudah marah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 siswa. Analisis data menggunakan uji Univariat dan Uji Bivariat dengan menggunakan korelasi Rank Spearman. Hasil analisis membuktikan terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan perkembangan sosial emosional. Peneliti berharap agar pihak sekolah berkoordinasi dengan orang tua terkait dampak negatif gadget sehingga tidak mengganggu proses perkembangan anak.
Efektivitas Pendekatan VAK dalam Meningkatkan Kemampuan Artikulasi Anak Usia 5-6 Tahun Tira Nalvianti Rahmi; Eva Septiana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4302

Abstract

Kesalahan artikulasi dalam berbicara dilihat sebagai gangguan komunikasi yang sering terjadi pada anak usia dini. Hanya saja, umumnya pada usia 5 tahun, anak sudah terdengar seperti telah menguasai artikulasi bahasanya sehingga dapat berbicara dengan lebih jelas dan mudah dipahami. Adanya masalah artikulasi dinilai dapat memengaruhi pengoptimalan perkembangan anak pada jenjang akhir prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Visual, Auditori, Dan Kinestetik (VAK) dalam meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan subjek tunggal yang memiliki masalah pada artikulasi dalam berbicara. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes kemampuan artikulasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan VAK efektif dalam meningkatkan kemampuan artikulasi anak. Penelitian ini dapat bermanfaat bagi guru, orang tua, dan praktisi di bidang terkait yang sedang berupaya meningkatkan kemampuan artikulasi pada anak usia 5-6 tahun
Analisis Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Anak Usia 4-5 Tahun melalui Media Kantong Buah Pintar Tiara Dwi Rahma; Choiriyah Widyasari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4120

Abstract

Perkembangan kognitif yakni bagian krusial dalam memupuk gaya berpikir anak, salah satunya yakni pemahaman lambang bilangan. Keahlian mengenal lambang bilangan bisa mendominasi kemauan anak untuk meneruskan pendidikan ke kadar berikutnya. Tujuan dari riset ini adalah menganalisis kapabilitas anak usia 4-5 tahun ketika mendalami lambang bilangan lewat kantong buah pintar. Riset ini termasuk riset deskriptif kualitatif. Riset ini dikerjakan via observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam prosedur pengumpulan data. Metode analisis data pada riset ini memakai triangulasi model interaktif yang memadukan reduksi data, penyajian dan penarikan ketetapan. Riset ini dilakukan pemeriksaan terhadap 10 anak usia 4 sampai 5 tahun. Hasil riset ini adalah 5 anak dapat berhitung angka dari 1 sampai 10, 3 anak dapat menunjukkan lambang bilangan dengan kantong buah pintar dan 2 anak kurang mampu dalam mencocokkan angka dengan gambar buah. Hal ini membuktikan bahwa media kantong buah pintar merupakan media pembelajaran yang efektif untuk merangsang kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak
Penerapan Kegiatan Meronce dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus di Lembaga PAUD Anisa Oktafiani; Rakimahwati Rakimahwati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4163

Abstract

Motorik halus yaitu suatu kegiatan yang terkoordinasi antara susunan saraf, otot, otak, spinal cord. Motorik halus sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup di masa mendatang. Pengembangan motorik yang optimal di usia dini dapat menunjang kehidupan selanjutnya. Untuk mengembangkan motorik halus diperlukan beberapa cara diantaranya dengan meronce. Kegiatan meronce merupakan salah satu pembelajaran yang disukai anak. Dalam melaksanakan kegiatan meronce, harus memiliki wawasan tentang aspek tujuan dan fungsi, prinsip penyusunan dan penataan, aspek bahan, aspek teknik, aspek penyelesaian. Tujuan dari penelitian ini untuk memaparkan pengaruh keterkaitan perkembangan motorik halus anak dengan kegiatan meronce. Peneliti menggunakan studi literature. Peneliti mengumpulkan data dengan menelaah beberapa artikel dari peneliti sebelumnya yang relevan dengan masalah penelitian. Berdasarkan penelitian terdahulu disimpulkan bahwa perkembangan motorik halus mengalami peningkatan dengan kegiatan meronce
Kebijakan Kurikulum Merdeka dan Perubahan Sosial di Satuan PAUD Syifauzakia Syifauzakia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.4344

Abstract

Kebijakan Kurikulum paradigma baru merupakan salah satu dampak dari perubahan sosial pasca pandemi covid-19 yang disusun oleh Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tujuan penelitian pada artikel ini untuk mencari tahu perubahan sosial yang terjadi di satuan PAUD atas adanya kebijakan kurikulum merdeka. Metode penelitian ini dengan cara kualitatif deskriptif, pengumpulan data mengunakan teknik wawancara yang mendalam, dan data dianalisis dengan analisis tematik. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kebijakan kurikulum merdeka yang merupakan kurikulum baru memunculkan perubahan sosial di satuan PAUD diantaranya: pengelola dan guru harus menerima kurikulum baru dengan baik, kurikulum baru membutuhkan penyesuaian atas perubahan, proses belajar memahami kurikulum merdeka, dan proses merancang kurikulum merdeka, 5) proses implementasi kurikulum merdeka
Analisis Dampak Screen Time terhadap Potensi Tantrum dan Perkembangan Anak Usia Dini Didien Ika Setyarini; Silviana Galuh Rengganis; Innas Tiara Ardhiani; Endah Kamila Mas’udah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i2.3376

Abstract

Perkembangan pada anak usia dini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, faktor eksternal diantaranya penggunaan gadget. Screen time pada anak usia dini tidak boleh lebih dari 1 jam/satu hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak screen time terhadap potensi tantrum dan perkembangan pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif, dengan desain analitik observasional, memanfaatkan pendekatan Cross Sectional. Uji statistik mengimplementasikan analisa Rank Spearman’s. Jumlah sampel merupakan total populasi sebanyak 40 responden. Instrumen yang digunakan lembar DDST dan kuisioner. Hasil penelitian 17 responden berpotensi tantrum, dan 15 responden dengan kategori perkembangan suspect. Analisis uji korelasi didapatkan tingkat korelasi yang kuat, dimana semakin tinggi intensitas screen time, akan meningkatkan potensi tantrum dan keterlambatan perkembangan pada anak usia dini.

Page 9 of 11 | Total Record : 109