cover
Contact Name
Syahroni Wahyu Iriananda
Contact Email
syahroni@widyagama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syahroni@widyagama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Information Technology and Computer Science (JOINTECS)
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 25413619     EISSN : 25416448     DOI : -
JOINTECS terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Agustus dan Pebruari dengan versi cetak p-ISSN: 2541-3619 dan versi elektronik dengan sistem OJS dengan e-ISSN: 2541-6448. (medio online) yang mewajibkan setiap naskah yang masuk, proses review, editing, sampai pada publikasi, dan semua yang berhubungan dengan sistem, wajib menggunakan Open Journal Sistem (OJS). JOINTECS dapat diakses melalui website http://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/jointecs yang telah mendukung penuh fitur-fitur OJS tersebut.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2019)" : 7 Documents clear
Pemasaran Pakan Cacing Berbahan Sampah Organik Menggunakan Fanspage Di Kecamatan Sukun Kota Malang Aviv Yuniar Rahman; Feddy Wanditya Setiawan; April Lia Hananto
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.764 KB) | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1193

Abstract

Dengan teknologi modern saat ini, internet merupakan sebagai gaya hidup seluruh masyarakat. Dalam teknologi internet saat ini masyarakat banyak menggunakan Facebook sebagai alternatif sarana untuk berkomunikasi. Facebook sendiri saat ini memiliki sebuah fitur fanspage yang berguna untuk diikuti pengguna. Dalam hal ini bertujuan untuk memasarkan dan memperkenalkan produk pakan cacing dari olahan sampah organik. Dimana admin telah mempromosikan produk pakan cacing dengan melakukan 3 pelaksanaan secara berkala. Dalam pelaksanaan 1 yaitu 7 pengguna yang melihat, 2 pengguna yang menyukai fanspage, Diikuti dengan 2 pengguna yang melihat secara detail. Serta 2 pengguna yang mengikut untuk terus perkembangan fanspage pakan cacing. Kemudian pelaksanaan ke 2 yaitu 22 pengguna yang melihat, 4 pengguna telah menyukai, 5 pengguna yang melihat detail dan 4 orang pengguna untuk terus mengikuti halaman fanspage. Pada pelaksanaan ke 3 yaitu 31 pengguna yang telah melihat. 11 pengguna menyukai halaman, 5 pengguna telah menjangkau halaman fanspage, 12 orang yang telah mengikuti dan 9 pesanan yang di terima dalam produk yang dipasarkan oleh fanspage pakan cacing.
Alarm Kebakaran Multisensor dengan Implementasi Fuzzy Dua Level Hari Wahyudiono; Ponco Siwindarto; Bambang Siswojo
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.743 KB) | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1205

Abstract

Sebuah solusi deteksi kebakaran diperkenalkan dalam penelitian ini, dengan tujuan dapat membedakan sumber kebakaran  untuk mengurangi kesalahan deteksi. Sistem yang dikembangkan menerapkan metode Tsukamoto dalam membangun perangkat lunak Fuzzy dua level untuk memproses masukan deteksi sumber api dari perangkat keras multisensor. Pengujian dilakukan dengan mengamati hasil pembacaan lima sensor yang berbeda. Data dari sensor-sensor tersebut diolah oleh algoritma Fuzzy melalui komputer yang terhubung ke Mikrokontroller Arduino Mega melalui komunikasi serial. Pengamatan dilakukan ketika sistem diberikan setidaknya sebelas jenis masukan sumber api yang berbeda. Pengujian kinerja Fuzzy dilakukan dengan membandingkan Fuzzy 2 level yang telah dikembangkan dengan Fuzzy 1 level. Kemudian, sistem  diamati secara langsung apakah sistem mampu membedakan semua sumber api yang merupakan sumber kebakaran maupun yang bukan sumber kebakaran yang diujikan. Fuzzy 1 level membutuhkan 234 Rule Base sedangkan Fuzzy 2 level hanya 54 Rule Base sehingga Fuzzy 2 level lebih sederhana. Keberhasilan pembacaan deteksi kebakaran mencapai 80 persen. Hasil ini merupakan hasil paling baik dibanding dengan sistem alarm Fuzzy 1 level yang hanya mencapai 70 persen dan alarm konvensional hanya mencapai 40 persen.
Sistem Pakar Untuk Identifikasi Jenis Jerawat Dengan Metode Certainity Factor Dedi Rahman Habibie; Dasril Aldo
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.916 KB) | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1055

Abstract

Jerawat adalah gangguan pada kulit akibat dari kelebihan produksi kelenjar minyak yang menyebabkan terjadinya infeksi dan radang pada kulit manusia. Dengan menggunakan metode Certainity Factor mampu menghasilkan diagnosa jenis dari jerawat yang dialami user, sehingga nantinya akan diberikan saran perawatan yang cocok bagi pasien. Metode Certainity Factor  untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti atau tidak, berbentuk metrik yang biasanya digunakan dalam sistem pakar. Metode ini sangat cocok digunakan untuk sistem pakar dalam mendiagnosis sesuatu yang belum pasti. Keunggulan dari metode Certainity Factor yang pertama dalam mempersentasikan data-data kualitatif. Kedua, metode Certainity Factor memiliki kemampauan untuk mengekspresikan derajat keyakinan. Hasil yang diperoleh dengan sistem ini, dapat membantu pasien dalam mendiagnosa penyakit jerawat yang didapatkan dari pengetahuan mengenai gejala serta solusi penanganan terhadap jenis jerawat. Serta dalam sistem pakar ini memberi informasi kepada masyarakat yang lebih akurat dan tepat layaknya dokter spesialis dalam menggolongkan jenis jerawat pada wajah, dan memudahkan masyarakat lebih mengetahui tergolong manakah dalam menggolongkan jenis jerawat pada wajah yang dialami.
Analisis Jejaring Sosial Tokoh Publik Menggunakan Metode GrapML Arief Kurniawan; Aryo Nugroho; Moh Noor Al Azam
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1208

Abstract

Social Network Analysis (SNA) merupakan suatu cabang ilmu komputer yang menganalisis fenomena atau pola hubungan pada suatu  jejaring sosial. Pada penelitian ini Twitter merupakan salah satu media jejaring sosial yang akan digunakan sebagai objek penelitian dikarenakan jumlah pengguna aktif setiap bulan yang mencapai 330 juta lebih serta dengan akses informasi yang tak terbatas. Selanjutnya metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode GraphML dan perhitungan algoritma pendekatan sentralistas (Centrality Measure). Dimana dengan metode GraphML ini mampu memvisualisasikan hubungan jejaring sosial individu dengan individu lain kedalam bentuk grafik dan mampu digunakan untuk menentukan bobot ikatan indvidu terhadap individu lain atau seberapa kuat hubungan individu tersebut terjalin.  Dalam analisis ini diperoleh hasil berupa diagram derajat sentralitas dengan aktor yang paling dominan yakni aktor 5 dengan jumlah ikatan sebanyak 54, aktor 12 dengan jumlah ikatan sebanyak 68, aktor 12 dengan jumlah ikatan sebanyak 30 dan pada diagram pagerank aktor paling dominan di tunjukkan oleh aktor 72, 128, 129, 130, 131, 132, 133.
Pengembangan Aplikasi Evaluasi Dosen Berbasis Android dengan Keamanan Json Web token (JWT) Eko Junirianto
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.751 KB) | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1066

Abstract

Pengembangan aplikasi ini dilatarbelakangi oleh penilaian kinerja pegawai yang merupakan kegiatan umum untuk dilakukan sebagai bahan evaluasi terhadap performa dan kinerja pegawai dengan tujuan peningkatan mutu pegawai dalam hal ini adalah peningkatan kinerja dosen di pendidikan tinggi. Kurangnya efektifitas dan efisiensi dalam melakukan kegiatan evaluasi dosen yang hanya dapat dilakukan melalui web inilah yang mendasari dilakukannya perancangan aplikasi evaluasi dosen berbasis android. Proses dalam pembuatan aplikasi android adalah pada sisi keamanan data web servicenya. Untuk meningkatkan keamanan dalam lingkungan android dan web service akan memanfaatkan metode JSON Web token (JWT) yang berguna untuk melakukan pertukaran data dengan memanfaatkan token. Serta dari hasil perancangan aplikasi evaluasi dosen berbasis android dengan keamanan Json Web token (JWT) ini adalah aplikasi android yang memberikan efisiensi dan efektifitas bagi mahasiswa dalam melakukan proses evaluasi terhadap dosen. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, membuktikan bahwa mulai dari menampilkan halaman login sampai dengan keluar aplikasi evaluasi dosen dapat dilakukan dengan baik dengan status berhasil. Serta dalam hasil implementasi dan pengujian aplikasi maka dapat diambil kesimpulan pengembangan web service dapat dipergunakan untuk mengintegrasikan sistem aplikasi evaluasi dosen berbasis android dengan sistem yang sudah ada dan dengan keamanan JWT pada web service membantu proses pertukaran data lebih terjamin keamanannya.
Penerapan Algoritma Djikstra Pada Sistem Monitoring Petugas Lapangan Pemkab Bekasi Berbasis Android April Lia Hananto; Bayu Priyatna; Aviv Yuniar Rahman
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1078

Abstract

Google adalah sebuah perusahaan multi nasional Amerika Serikat yang bergerak pada jasa dan produk Internet, produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan periklanan, sebagian besar labanya berasal dari AdWords. Android merupakan salah satu sistem operasi yang sekarang mendominasi pasar sebagai platform yang digunakan untuk pemasangan software/aplikasi mobile oleh para developer, Pemda kabupaten Bekasih memiliki divisi KOMINFO yang mengatur seluruh sistem yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bekasi, namun saat ini prmasalahan yang dihadapi KOMINFO Bekasi adalah; Titik-titik lokasi penyebaran konsumen tidak di petakan sehingga pembagian wilayah sulit untuk ditetapkan, Kunjungan petugas lapangan tidak tepat waktu dan lain sebagainya. Metode dalam penelitian ini menggunakan Djikstra. Hasil pengujian menggunakan alpha testing dari data petugas lapangan menunjukan bahwa 79,62% menyatakan sangat setuju, 9,26% menyatakan setuju dan sisanya menyatakan tidak setuju. Sebagian banyak petugas setuju dengan sistem yang telah dibuat dan hanya sedikit petugas yang tidak setuju dengan aplikasi tersebut. Dari data admin petugas dan keuangan menunjukan bahwa 90,44% menyatakan sangat setuju, 1,55% menyatakan setuju dan sisanya menyatakan tidak setuju. Dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring  yang telah dibuat mudah dan layak untuk digunakan.
Penurunan Total Harmonic Distortion Pada Penguat Audio Kelas D Menggunakan Metode MQPSO Moh Uhida Subhan; Ponco Siwindarto; Bambang Siswojo
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.558 KB) | DOI: 10.31328/jointecs.v4i3.1202

Abstract

Penguat audio kelas D merupakan penguat audio switching yang mempunyai efisiensi tinggi dibanding penguat audio konvensional (analog). Dalam kondisi ideal, penguat ini mempunyai efisiensi lebih dari 90%. Permasalahan umum yang terjadi pada penguat ini adalah distorsi karena bekerja secara non linier. Sebuah kompensator Proportional Integral (PI) digunakan sebagai filter analog pada umpan balik negatif dibandingkan antara metode trial dan error dengan metode Modified Particle Swarm Optimization (MQPSO) untuk mengurangi Total harmonic Distortion (THD) pada sebuah sistem. Metode MQPSO memiliki keunggulan dalam kinerja yaitu proses sederhana, implementasikan ke sistem sangat mudah dan didalam perhitungan sangat efisien. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai THD tanpa optimasi 13.53% sedangkan dengan tambahan metode MQPSO sebesar 13.46% dengan FFT Tool Simulink Matlab V17 dengan selisih THD optimal sebesar 0.07%. Sedangkan pengujian waktu kestabilan yang terdiri dari parameter C2, R2, dan R1 didapatkan THD 0.116% pada 0.174s tanpa optimasi dan 0.113s menggunakan optimasi dengan selisih waktu sebesar 0.063s untuk mencapai kestabilan. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7