cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AGREGAT
ISSN : 25412884     EISSN : 25410318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
AGREGAT is a journal of Department of Civil Engineering, University of Muhammadiyah Surabaya. The journal will be published in every May and November yearly. The journal consists of result of research, literature review, and case reports created as realization of Tridharma college.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2022)" : 13 Documents clear
LIMBAH PLASTIK HDPE SEBAGAI MATERIAL CAMPURAN DALAM BETON f’c 12 MPa Yudi Setiawan Yudi Setiawan
AGREGAT Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v7i2.13853

Abstract

Beton merupakan fungsi dari bahan penyusunnya yang terdiri dari bahan semen hidrolik (Portland cement), agregat kasar, agregat halus, air dan bahan tambah (additive). Bahan-bahan limbah disekitar lingkungan kita dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah dalam campuran beton. Hal tersebut dapat memberikan alternatif untuk memanfaatkan limbah-limbah yang tidak termanfaatkan, seperti limbah botol plastic HDPE (High Density Polyethylene). Dengan optimalisasi pemanfaatan limbah plastic HDPE (High Density Polyethylene) ini diharapkan mengurangi limbah yang mencemari lingkungan dan memberikan nilai tambah tersendiri.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari efektifitas penggunaan plastik HDPE (High Density Polyethylene) terhadap nilai kuat tekan pada pencampuran beton f’c 12 MPa. Penelitian ini dilakukan dengan perbandingan waktu 7 hari, 21 hari, dan 28 hari.Dari hasil penelitian diperoleh, kuat tekan rata-rata pada waktu tertinggi beton umur 28 hari didapat kuat tekan sebagi berikut, (BN 22,97 MPa), (BN+Add 2,5 ml 17,18 MPa), (BS 0,25%+Add 2,5 ml 12,70 MPa), (BS 0,50%+Add 2,5 ml 13,69 MPa), (BS 0,75%+Add 2,5 ml 15,28MPa), dan (BS 1% + Add 2,5 ml 11,99). Maka dapat disimpulkan bahwa penambahan serat untuk campuran beton mengalami penurunan, tetapi untuk mutu beton yang diinginkan pada f’c 12 MPa diperoleh  campuran serat yang bagus yaitu 0,25%, 0,50%, 0,75%, dan 1% tidak di anjurkan untuk mutu beton f’c 12 Mpa.
Prediksi Pola Distribusi Sedimentasi Waduk Sepaku Semoi Lina Dwi Damayanti; Dyah Ari Wulandari; Sutarto Edhisono
AGREGAT Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v7i2.14789

Abstract

Proses sedimentasi waduk yang diakibatkan erosi lahan Daerah Tangkapan Air (DTA) waduk maupun longsoran tebing di sekeliling area genangan merupakan permasalahan utama waduk karena dapat menganggu pengoperasian waduk dan mengurangi usia rencana waduk. Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara menghasilkan efek tampungan normal waduk dengan volume 10,06 juta m3 yang direncanakan sebagai sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara serta pengendalian banjir di DAS Sepaku. Waduk Sepaku Semoi yang direncanakan memiliki usia guna 50 tahun dengan tampungan mati 1,06 juta m3 tentu tidak terlepas dari permasalahan sedimentasi, sehingga diperlukan analisis untuk memprediksi besarnya volume sedimen menggunakan pendekatan erosi dan pola distribusi sedimen di seluruh permukaan waduk menggunakan metode empiris pengurangan luas (empirical area reduction method) dalam periode 50 tahun. Berdasarkan hasil analisis, selama periode 50 tahun diperoleh volume total sedimen yang masuk waduk adalah 7,69 juta m3, elevasi nol baru pada +15,78 m dengan kapasitas tampungan normal berkurang menjadi 3,77 juta m3. Hal ini mengindikasikan pengurangan volume yang signifikan sampai akhir usia guna waduk sehingga penanganan permasalahan sedimentasi di Waduk Sepaku Semoi perlu menjadi perhatian.
Investigasi Sifat-Sifat Fisik, Redaman Panas, dan Biaya Produksi pada Batako dengan Bonggol Jagung sebagai Agregat Annisa Noor Fadhila
AGREGAT Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v7i2.15248

Abstract

Batako merupakan salah satu komponen konstruksi dinding yang terbuat dari campuran semen, pasir, agregat atau pasir kasar, dan air serta memiliki karakteristik sebagai material yang berat. Pengurangan berat material batako dapat dilakukan dengan memanfaatkan material-material sisa pertanian yang terbuang sebagai agregat yang ramah lingkungan. Salah satu material yang dapat digunakan yaitu bonggol jagung. Penelitian ini dimulai dengan pemeriksaan bahan, pembuatan sampel dan pengujian. Bahan susunnya meliputi semen, abu batu, dan bonggol jagung yang dicampur dalam berbagai variasi. Bentuk bonggol jagung yang dipakai adalah bonggol jagung dari hasil mesin pencacah dan memiliki ukuran atau diameter 1 cm - 2 cm. Sesuai dengan SNI 03-0349-1989, pengujian yang dilakukan meliputi kuat desak, penyerapan air, dan redaman panas. Harga pokok produksi juga dihitung sehingga dapat dibandingkan dengan harga batako yang ada di pasaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan bahan bonggol jagung dalam campuran batako dapat menurunkan kuat desak dan penyerapan air pada batako. Kuat desak rata-rata tertinggi batako bonggol jagung terdapat pada variasi campuran 1 semen : 1 abu batu : 3 bonggol jagung yaitu sebesar 9,17 kg/cm2, berat volume rata-rata sebesar 1224,75 kg/m3, dan penyerapan air sebesar 15,25%. Nilai redaman panas terbaik pada batako bonggol jagung terdapat pada variasi campuran 1 : 1 : 11 dengan nilai redaman panas sebesar 5,04 ˚C. Harga jual batako bonggol jagung yang optimal yaitu pada variasi campuran 1 : 1 : 3 didapatkan sebesar Rp5.420,-/buah. Sebagai pembanding, bata ringan Focon memiliki kuat desak sebesar 33,90 kg/cm2, berat volume rata-rata sebesar 675 kg/m3, dan penyerapan air sebesar 34,08%. Nilai redaman panas pada bata ringan Focon yaitu sebesar 1,86 ˚C dengan harga jual setelah dikonversi adalah sebesar Rp11.000/buah.

Page 2 of 2 | Total Record : 13