cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2025): JUNI" : 10 Documents clear
Ferdinand de Saussure dan Kontribusi Pemikirannya: Ferdinand de Saussure and His Thought Contributions Sasono, Nugroho Joko; Urfan, Noveri Faikar
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.14730

Abstract

Ferdinand de Saussure dikenal sebagai bapak linguistik modern karena pemikirannya yang merevolusi pemahaman tentang bahasa. Saussure juga dikenal dengan peletak dasar teori strukturalisme dalam kajian bahasa. Saussure berangkat dari pemikiran tentang perbedaan antara parole dan langue. Parole adalah bahasa yang dituturkan sementara langue adalah struktur bahasa yang melampaui manusia. Saussure menganggap bahwa kajian bahasa harus diarahkan untuk menganalisis langue atau struktur yang membuat bahasa pada akhirnya bisa dituturkan, bukan analisis pada tingkatan parole. Saussure juga dikenal dengan identifikasi struktur diadik dalam analisis bahasa seperti analisis sintagmatik dan paradigmatik serta analisis penanda dan petanda
Analisis Perbandingan Cerpen “Hidung” Karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra : Comparative Analysis of the short story "Nose" by Ahmadun Yosi Herfanda and the short story "Nose" by Lilik Fatimah Azzahra Alvirra, Anisyahida Aulia; Hanik, Khalifah Umi; Wulandari, Yosi
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.16772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hipogram dan transformasi; (2) mendeskripsikan persamaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra; (3) mendeskripsikan perbedaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan intertekstual. Hasil dari penelitian ini (1) menghasilkan teks cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda merupakan teks hipogram dan teks cerpen milik Lilik fatimah Azzahra sebagai teks transformasinya yang memperkuat mitos standar kecantikan pada hidung yang mancung. (2) kedua cerita tersebut memiliki topik yang sama di mana pada cerpen Ahmadun Yosi Herfanda dan Lilik Fatimah Azzahra sama-sama membahas bagaimana standar kecantikan bagi wanita yang dipengaruhi dari bentuk hidung, sehingga pada kedua cerpen membahas mengenai operasi plastik. Jadi dapat di simpulkan bahwa kedua terks tersebut memiliki pandangan yang sama yang di pengaruhi sosiokultural.
PEMAKNAAN ADJEKTIVA BERTARAF DALAM NOVEL LINTANG KEMUKUS DINI HARI KARYA AHMAD TOHARI BERBASIS KORPUS LINGUISTIK: The Meaning of Adjectives in The Novel Lintang Kemukus Dini Hari by Ahmad Tohari Based on The Linguistic Corpus Azizah, Hilma Azmi; Purnani, Siwi Tri; Widjajanti, Anita
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.18534

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan perihal pemaknaan adjektiva bertaraf dalam novel Lintang Kemukus Dini Hari karya Ahmad Tohari dengan analisis berbasis korpus linguistik. Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan adjektiva bertaraf, seperti adjektiva pemeri, sifat, ukuran, warna, waktu, jarak, sikap batin, dan serapan dalam novel “Lintang Kemukus Dini Hari Karya Ahmad Tohari dalam Korpus Linguistik”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik yang digunakan adalah teknik kualitatif pada novel Lintang Kemukus Dini Hari yang dijadikan data dalam bentuk file txt,. Setelah itu penulis membuka aplikasi korpus yang bernama AntConc versi 3.5.8. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan korpus linguistik. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari novel Lintang Kemukus Dini Hari yang penulis masukkan dalam aplikasi korpus AntConc versi 3.5.8. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya adjektiva bertaraf pemeri sifat, adjektiva bertaraf ukuran, adjektiva bertaraf, adjektiva bertaraf, adjektiva bertaraf jarak, adjektiva bertaraf sikap batin, dan adjektiva bertaraf serapan yang dapat dianalisis dengan aplikasi korpus AntConc versi 3.5.8. pada novel Lintang Kemukus Dini Hari karya Ahmad Tohari.
A Strategi Inovatif Guru dalam Mengintegrasikan Media Pembelajaran untuk Kreativitas Siswa: Innovative Strategies of Teachers in Integrating Learning Media to Enhance Student Creativity Muna Aljamaliah, Syifa Nailul; Sastromiharjo, Andoyo; Darmadi, Deden Much.
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.18797

Abstract

Perkembangan teknologi dalam pendidikan memberikan peluang besar bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik. Namun, banyak guru masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi secara efektif, seperti keterbatasan akses teknologi dan kurangnya pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh guru dalam mengintegrasikan media berbasis teknologi untuk meningkatkan kreativitas siswa, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam implementasinya dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kuesioner terbuka yang disebarkan kepada guru bahasa Indonesia tingkat SMP dan SMA di Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung, serta wawancara mendalam dengan beberapa guru terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memanfaatkan media seperti e-book, video, dan aplikasi interaktif (Canva, Wordwall) untuk mendukung pemahaman materi, meningkatkan motivasi belajar, serta mengembangkan kreativitas siswa. Strategi utama yang digunakan adalah penyelarasan media dengan kurikulum, pelatihan teknologi, serta integrasi teknologi sebagai alat pembelajaran. Kendala yang dihadapi oleh guru meliputi terbatasnya akses terhadap perangkat, kesenjangan kompetensi dalam penggunaan teknologi, dan kurangnya evaluasi terhadap media pembelajaran. Solusi yang diusulkan termasuk pengadaan perangkat, pelatihan berkala untuk guru, serta evaluasi dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun media berbasis teknologi efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa, diperlukan dukungan berkelanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran.
HUMANISTIC DIRECTIVE SPEECH ACTS IN LEARNING INTERACTIONS AT SMA NEGERI 1 GEBOG KUDUS: A PRAGMATIC PERSPECTIVE: Humanistic Directive Speech Acts in Learning Interactions at SMA Negeri 1 Gebog Kudus: A Pragmatic Perspective Herwani, Suci
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.18808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif humanis berdasarkan perspektif pargmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data penelitian berupa penggalan tuturan. Sumber data yang digunakan yakni tuturan direktif humanis dalam interaksi pembelajaran. Populasi berjumlah 5 rombel dari kelas XI dan 38 guru.  Teknik yang dipilih melalui teknik random sampling. Pengambilan data melalui observasi, dengan metode simak, teknik Simak Bebas Libas Cakap (SBLC), dan teknik catat. Pengumpulan data melalui menyimak dan mencatat tuturan, menstranskrip tuturan, pengkodean, dan reduksi data. Metode analisis data menggunakan metode padan pragmatig dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menemukan bentuk tindak tutur meliputi bentuk langsung dan bentuk tidak langsung. Bentuk langsung yang muncul dalam interaksi pembelajaran meliputi bentuk langsung modus imperatif, interogatif, dan deklaratif sedangkan bentuk tidak langsung meliputi bentuk tidak langsung modus deklaratif-imperatif dan interogatif-imperatif. Fungsi tindak tutur direktif humanis yang muncul meliputi fungsi meminta, fungsi menasihati, fungsi menyarankan, dan fungsi melarang.
Praktik Wacana Patriarki Mural Di Belakang Truk Trans Sulawesi: Patriarchal Discourse Practices Murals on the Back of Trans Sulawesi Trucks Indra, Andi Batara; Darussalam , Fajrul Ilmy; Pratiwi, Herlina; Agustan, Agustan; Rusdianto, Miftah
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.19057

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analisis wacana kritis yang bertujuan untuk mengetahui wujud wacana patriarki pada mural di belakang truk tras Sulawesi. Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pada mural di belakang truk trans Sulawesi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis wacana kritis Sara Mills. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik wacana patriarki pada mural di belakang truk trans Sulawesi masih dengan muda untuk dijumpai. Selain itu, terdapat perbedaan penggambaran antara laki-laki dan perempuan. Adapun penggambaran perempuan sebagai objek yang diperbincangkan pada mural di belakang truk trans Sulawesi berbentuk (1) eksploitasi seksual, (2) kekerasan seksual. Penggambaran laki-laki sebagai objek pada mural di belakang truk trans Sulawesi berwujud maskulinitas. Dari hasil tersebut menujukkan adanya relasi kuasa antara laki-laki dengan perempuan di mana perempuan memiliki posisi yang subordinatif pada mural di belakang truk trans Sulawesi. Implikasi penelitian ini untuk menunjukkan bahwa tulisan atau mural yang terdapat di belakang truk trans Sulawesi menjadi salah satu media yang menyebarkan wacana patriarki di masyarakat dan mural yang mewacanakan praktik wacana patriarki tidak dapat dianggap sebagai hal yang lucu.
Bentuk Akulturasi Budaya Jawa pada Tradisi Rebo Wekasan di Masjid Wali Al-Makmur, Desa Jepang, Kabupaten Kudus: Forms of Javanese Cultural Acculturation in Rebo Wekasan Tradition at Masjid Wali Al-Makmur, Japan Village, Kudus Regency Wahyuni, Sri Dewi; Anggraeni, Sri Prastiti Kusuma
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.19442

Abstract

Tradisi Rebo Wekasan merupakan salah satu yang dipercaya masyarakat dan dijadikan Tradisi yang di dalamnya terdapat penggambaran bentuk akulturasi budaya Jawa. Dengan itu, penelitian ini terfokus pada dua hal yang menjadi rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana prosesi akulturasi budaya Jawa yang terjadi pada Tradisi Rebo Wekasan di Masjid Wali Al-Makmur?, 2) Bagaimana bentuk akulturasi budaya Jawa pada Tradisi Rebo Wekasan di Masjid Wali Al-Makmur?. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mendeskripsikan prosesi akulturasi budaya Jawa yang terjadi pada Tradisi Rebo Wekasan di Masjid Wali Al-Makmur, 2) Mendeskripsikan bentuk akulturasi budaya Jawa pada Tradisi Rebo Wekasan di Masjid Wali Al-Makmur. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan folklor. Folklor dimasyarakat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menumbuhkan sifat jujur, cinta kasih dan tanggung jawab dalam sikap dan perilaku yang dicerminkan dari Sunan Kudus pada saat menyebarkan agama islam yang menjadikan adanya Tradisi Rebo Wekasan. Dengan adanya Tradisi Rebo Wekasan yang didalamnya diadakannya pengambilan air salamun, masyarakat percaya jika tidak dilakukan pengambilan air salamun, maka akan terjadi mala petaka dan bala penyakit yang berdatangan. Penelitian ini memberikan kontribusi melalui kajian folklor dan memberikan hubungan erat antara kepercayaan budaya lokal dan bentuk ajaran baru yang ada di masyarakat Jawa.
Analisis Wacana Ujaran Kebencian pada Perempuan di Media Sosial : Discourse Analysis of Hate Speech Against Women on Social Media Musfiroh, Nisaaul; Ardhianti, Mimas
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.19556

Abstract

Jejaring sosial digital adalah sarana teknologi yang memfasilitasi penggunanya dalam melakukan komunikasi, distribusi konten, dan kreasi materi secara daring. Perkembangan ini disertai dengan ujaran kebencian yang meningkat, terutama pada perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan posisi subjek objek dan posisi pembaca dalam komentar ujaran kebencian pada perempuan di media sosial. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu kata, kalimat, dan paragraf pada komentar di jejaring sosial. Sumber data penelitian ini adalah media sosial yang meliputi Instagram, Tiktok, Youtube, dan X. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode dokumentasi dan catat. pada hasil penelitian ditemukan ujaran kebencian terhadap perempuan di media sosial pada kata “goblok”, “ibu sapi”, “matre” yang terdapat dalam data pada posisi subjek objek. Posisi pembaca ditemukan sapaan langsung pada kata “kamu”, “aku”, dan “gue” dan sapaan tidak langsung pada kata “wanita”, “ibu”, dan “emak-emak”. Frasa dan kata pada komentar tersebut adalah contoh komentar yang ditujukan untuk menyudutkan perempuan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komentar ujaran kebencian pada perempuan masih sering terjadi yang dibuktikan dengan adanya 1) kontrol tubuh perempuan; 2) marjinalisasi yang menunjukkan pelecehan seksual; 3) pandangan negatif; 4) serangan personal; dan 5) hinaan fisik terhadap perempuan
Analisis Kohesi dan Koherensi dalam Rubrik Nasional di Surat Kabar Online Sindonews.com Edisi Oktober 2024 dan Relevansi sebagai Bahan Ajar Menulis Teks Berita Kelas XI : Analysis of Cohesion and Coherence in the National Column in the Online Newspaper Sindonews.com October 2024 Edition and Relevance as Teaching Material for Writing News Texts for Class XI Puspowati, Riska Yogi
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.19898

Abstract

Ketepatan penyusunan kata dan keruntutan makna sangat penting dalam penulisan berita agar informasi mudah dipahami dan tersampaikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kohesi koherensi dalam rubrik nasional di Surat Kabar Online Sindonews.com edisi Oktober 2024 dan relevansi sebagai bahan ajar menulis teks berita kelas XI. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik simak dan catat. Dalam analisis data digunakan metode agih yang terjabar dalam teknik bagi langsung Berdasarkan hasil analisis data, rubrik nasional Sindonews.com topik politik ditemukan kohesi dan koherensi. Kohesi digunakan berupa kohesi leksikal sebanyak 104 data meliputi (1)repetisi, (2)sinonimi, (3)kolokasi, (4) hiponimi, (5) antonimi, dan (6) ekuivalensi. Kohesi gramatikal meliputi (1) referensi, (2) substitusi, (3) elipsis, dan (4) konjungsi. Koherensi yang ditemukan dalam penelitian ini terdapat 15 penanda dengan jumlah data 56. Hasil penelitian menunjukkan surat kabar Sindonews.com memenuhi prinsip keterpaduan teks dan dapat dijadikan model pembelajaran menulis berita di sekolah sehingga peserta didik mampu menyusun teks berita yang logis dan koheren
Bentuk Kesantunan dalam Tuturan Masyarakat Melayu Jambi di Desa Jumbak: Studi Pragmatik Lini, Saplini; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Saputra, Ade Bayu; Purba, Andiopenta
CARAKA Vol 11 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v11i2.19941

Abstract

This study aims to describe the forms of politeness in the utterances of the Malay Jambi-speaking community in Jumbak Village, Jujuhan Subdistrict, Bungo Regency. This research employs a qualitative approach with a descriptive pragmatic method. Data were collected through uninvolved conversational observation, recording, and note-taking techniques during natural interactions in various contexts such as homes, markets, and traditional events. The findings reveal 31 utterances representing 17 forms of politeness. These forms were analyzed using the theories of Leech (1983), Grice (1975), and Brown & Levinson (1987), which include politeness maxims, the cooperative principle, and strategies of positive and negative politeness. The study shows that the use of politeness in the Malay Jambi language reflects the cultural values and social norms of the local community. This linguistic politeness serves to maintain social harmony and is a vital part of cultural and linguistic preservation. The study contributes to the development of local pragmatic studies and may serve as a reference in language and regional culture education, particularly in integrating local values into communicative competence. Keywords: Forms of politeness, Malay Jambi language, Pragmatic study

Page 1 of 1 | Total Record : 10