cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan
ISSN : 24431141     EISSN : 25415301     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Higiene :Jurnal Kesehatan Lingkungan menerbitkan manuskrip tentang segala aspek kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat yang berkaitan dengan paparan dan dampak lingkungan, serta studi terkait toksikologi dan epidemiologi lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan" : 8 Documents clear
Efektivitas Larvasida Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Dalam Membunuh Jentik Nyamuk Aedes sp (Studi di Daerah Epidemi DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kecamatan Manggala) Nirma Nirma; Andi Susilawaty; Hasbi Ibrahim; Munawir Amansyah
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.313 KB)

Abstract

Nyamuk Aedes sp merupakan vektor utama dari DBD. Kejadian luar biasa Demam Berdarah yang terjadi di Makassar tahun 2013 berlokasi di wilayah Puskesmas Antang Kecamatan Manggala.Penelitian terdahulu mengenai efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap kematian larva Aedes sp yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Lingkungan UIN Alauddin Makassar diperoleh hasil bahwa nilai LC90pada penelitian ini yaitu 0,386 gram/100 ml dengan pemaparan selama 24 jam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas larvasida ekstrak kulit buah jeruk nipis dalam mengendalikan jentik nyamuk Aedes sp di daerah epidemi DBD di wilayah kerja puskesmas Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan before and after intervention design. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah RW 01 Kelurahan Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar pada tanggal 15Agustus 2015 sampai 2 September 2015. Sampel penelitian ini yaitu 30 tempat perindukan yang berada pada RW 01.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t hitung adalah sebesar 11,758 dengan sig 0,000. Karena nilai sig ˂ 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan rata-rata jumlah larva sebelum dan setelah pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis maka Ha diterima, atau terdapat perbedaan jumlah larva sebelum dan setelah pemberian ekstrak kulit buah jeruk nipis(Citrus aurantifolia).Implikasi pada penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan formulasi ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam membunuh larva nyamuk Aedes spyang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dan praktis bagi masyarakat dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh salinitas pada penerapan ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dalam mengendalikan jumlah jentik nyamuk Aedes sp.Kata Kunci : Aedes sp, Efektivitas, Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada Balita di Wilayah Pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima Sri Wahyuningsih; Sitti Raodhah; Syahrul Basri
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.46 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang  faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Wilayah Pesisir. Pokok permasalahan yang di bahas adalah mengenai faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014Jenis Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang bertempat tinggal di wilayah Pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dimana teradpat 70 orang balita sebagai sampel dalam penelitian ini.Berdasarkan analisis chi-square didapatkan bahwa (1) Ada hubungan penggunaan jenis bahan bakar biomassa dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014 (p =0,001) (2) Ada hubungan Luas ventilasi dengan kejadian  Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita balita di wilayah pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014 (p =0,000) (3) Ada hubungan Kepadatan Hunian dengan kejadian  Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di wilayah pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014 (p  = 0,000) (4) Tidak ada hubungan Perilaku merokok dengan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di wilayah Pesisir Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima tahun 2014 (p = 0,084) Kata Kunci : Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Biomassa, Luas Ventilasi, Kepadatan Hunian, Perilaku merokok
Kualitas Air Minum Isi Ulang Pada Depot Di Wilayah Kerja Puskesmas Dahlia Kota Makassar Alfina Baharuddin; La Ode Rangga
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.429 KB)

Abstract

The quality of drinking water consumed should be eligible. Based on data obtained from the Department of Health Makassar number of diarrhea patients in the District Panakkukang as many as 2,753 people. While the quality of water taps for the District Panakkukang including clean water class D category is very bad because it found the bacteria Escherichia coli > 1100 cells / 100ml. The study aims to determine the content of Escherichia coli in DAMIU in District Panakkukang Makassar.This research uses observational analytic with cross sectional approach. Population of 81 de-pots drinking water, sampling was done by purposive sampling at 22 water depots then examined and analyzed in the laboratory.The results showed that of the 22 samples studied contained 20 AMIU eligible and 2 AMIU are not eligible. This happens because the used processing equipment functioned properly. The sam-ples were positive for Escherichia coli bacteria in addition to the sanitary conditions around the depot that bad either condition processing equipment used do not function and some processing tools has been severely damaged. The results of the analysis showed no relationship between equipment pengolahan drinking water with Escherichia coli p value 0,026 and there was no corre-lation between the condition of the drinking water treatment, hygiene condition handlers and also raw water with Escherichia coli p value 1.000.The Suggested to the owner DAMIU in Sub Panakkukang already qualified drinking water quali-ty based on the Minister of Health in 2010 in order to keep the quality of drinking water produced and for DAM produced do not qualify for more attention to processing equipment used and re-place all the tools that are not feasible used or expired.Keyword : MPN E.coli, Hygiene sanitation, DAMIU
Gambaran Faktor Psikososial Terhadap Kinerja Pada Petugas Kesehatan di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Dewi Ayu Purnama; Muhammad Fais Satrianegara; Fatmawaty Mallapiang
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.06 KB)

Abstract

Faktor psikososial telah menjadi perhatian utama dalam kesehatan kerja. Perubahan yang terjadi di dalam pasar tenaga kerja yaitu globalisasi meningkat, kompetisi, fleksibilitas, dan bentuk baru organisasi kerja. Faktor psikososial memilki urgensi tersendiri untuk memperoleh perhatian khusus berkaitan dengan produktifitas dan kinerja petugas kesehatan yang bertugasdi puskesmas.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran faktor psikososial terhadap kinerja pada petugas kesehatan di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar.Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifatdeskriptif dengan populasi seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar sebanyak 55 orang dengan menggunakan pengambilan sampel secara Total Sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara univariat, dan bivariat.Hasil analisa data, menunjukkan bahwa mayoritas petugas kesehatan Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar mengalami stres berat sebanyak 50.9%, beban berat sebanyak 65.5%, dan lelah ringan sebanyak 67.3% dengan kualitas kinerja baik secara optimal. Hal tersebut menggambarkan bahwa petugas kesehatan mengalami faktor psikososial yang berdampak terhadap kinerja dalam bentuk positif, dan untuk menghasilkan kinerja yang baik perlu diciptakan lingkungan psikososial agar individu merasa nyaman berada dalam kelompok dan organisasinya, menunjukkan, produktifitas tinggi serta peningkatan mutu pekerjaan. Kata Kunci : Faktor Psikososial, Stres Kerja, Beban Kerja, Kelelahan Kerja
Hubungan Paparan Debu Terhirup Terhadap Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Bongkar Muat Di Pelabuhan Manado Sulawesi Utara Tahun 2017 Richard Victor Ombuh; Nurjazuli Nurjazuli; Mursid Raharjo
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.942 KB)

Abstract

Upper respiratory tract infection has been one of top ten illness the last three years. In 2014 (28.579 cases), in 2015 (39.110 cases) and in August 2016 (27.068 cases). In community health service of Manado Port area, upper respiratory tract infection is on the top list. The high numbers of upper respiratory tract infection in the living area of loading and unloading workers and the high numbers of fatigue factor caused by heavy activities of the workers is assumed to be allegedly related with the inhaled dust exposure to lung function problems of loading and unloading workers in Manado Port. This research was conducted to analyze the relation of inhaled dust exposure and lung function problem of loading and unloading workers in Manado Port.The research was observational with analytical approach and cross sectional design, with 60 samples of respondents. It consisted  of  9 variables and the data was collected by interview, observation and measurement.Bivariate analysis result proved that the risk factor of lung problems are use of mask (p=0,195; PR=0,648(95% CI=0,533 – 0,789). Smoking habit (p=0,786; PR=0,788(95% CI=0,361 – 1,719). Working period (p=0,143; PR=1,959(95% CI=0,896 – 4,283). Working duration (p=0,838; PR=0,831(95% CI=0,390 – 1,771) With potential variables affecting lung function impairment of loading and unloading workers is use of mask (p=0,195) and period of work (p=0,143).There’s no significant correlation between use of mask, smoking habit, period of work, working duration,  inhaled dust exposure and  lung function disorder. Keywords : inhaled dust exposure, lung function disorder, Manado Port
Gambaran Kadar Timbal Dalam Urin dan Kejadian Gingival Lead Line Pada Gusi Anak Jalanan Di Flyover Jl. AP. Pettarani Makassar Andi Takwa; Emmi Bujawati; Fatmawaty Mallapiang
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.799 KB)

Abstract

Timbal merupakan polutan udara utama di udara perkotaan selain sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan karbon monoksida (CO). Dampak paparan timbal terhadap kesehatan adalah kerusakan ginjal, hipertensi, anemia, kerusakan saraf pusat, keguguran janin, menurunkan IQ anak.Kadar timbal yang tinggi dapat dilihat dari gingival lead line.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar timbal yang terdapat dalam urine dan kejadian gingival lead line pada gusi anak jalanan di Flyover Jl. Ap. Pettarani Makassar Tahun 2015. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang.Dari hasil penelitian menunjukkan responden dengan lama paparan dalam kategori tidak berlebih ada 14 orang diantaranya 11 orang (78. 6%) dengan kadar timbal yang normal dan 3 orang (21. 4%) dengan kadar timbal tinggi. Lama paparan dalam kategori berlebih ada 8 orang diantaranya 5 orang (62. 5%) dengan kadartimbal normal dan 3 orang (37. 5%) dengan kadar timbal tinggi. Untuk responden dengan masa kerja dalam kategori baru ada 19 orang diantaranya 13 orang (68. 4%) dengan kadar timbal norma, dan 6 orang (31. 6) dengan kadar timbal tinggi. Masa kerja dalam kategori lama ada 3 orang diantaranya 3 orang (100%) dengan kadar timbal normal dan 0 orang (0) dengan kadar timbal tinggi. Untuk responden dengan gingival lead line yang memiliki kadar timbal dalam urin dengan hasil normal ada 16 orang untuk diantaranya 0 orang (0%) yang gingival lead line dan 16 orang (100%) yang tidak gingival lead line. Kadar timbal dalam urin dengan hasil yang tinggi ada 6 orang diantaranya 1 orang (16. 7%) yang gingival lead line dan 5 orang (83. 3%) yang tidak gingival lead line. Kata Kunci  : Gingival Lead Line, kadar Timbal Urine.
Hubungan Personal Hygiene Pemberian Susu Formula Dengan Kejadian Diare Pada Bayi di Kelurahan Dannuang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Tahun 2016 Syamsul Alam; Sukfitrianti Syahrir
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.579 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0-6 bulan di Kelurahan Dannuang Kec. Ujung Loe Kab. Bulukumba Tahun 2016.Jenis penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan menggunakan metode survei dan wawancara dengan pendekatan cross sectional study.Dari hasil penelitian yang dilakukan Di Kelurahan Dannuang Kec. Ujung Loe Kab. Bulukumba Tahun 2016, tidak ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan sebelum mengencerkan susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0-6 Bulan dimana nilai  p =.0.228, Ada hubungan antara membersihkan botol susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0-6 Bulan dimana nilai  p =.0.002, ada hubungan antara Penyimpanan botol susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0-6 Bulan diperoleh nilai  p =.0.000, ada hubungan antara cara mengencerkan susu formula dengan kejadian diare pada bayi 0-6 Bulan diperoleh nilai  p =.0.000 . Kata Kunci : Personal  Hygiene, susu formula, diare, bayi
Uji Perbandingan Efektivitas Ekstrak Daun Tembakau (Nicotiana tobaccum) Dengan Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata I) Terhadap Kematian Lalat Rumah (Musca domestica) Andi Nur Rifa’atil Fahmiyah; Andi Susilawaty; Emmi Bujawati
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 3 No 2 (2017): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.399 KB)

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) adalah lalat yang banyak terdapat di Indonesia. Lalat ini merupakan vektor, dimana cara penularan yang paling sederhana dan sering terjadi adalah secara mekanis. Pada cara ini, vector menyebarkan parasit melalui kontak dengan host tanpa disertai perkembangbiakan parasit dalam tubuh  lalat. Tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun tembakau dan daun sirsak terhadap kematian Lalat Rumah (Muscadomestica) serta untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun tembakau dan daun sirsak pada konsentrasi 60%, 70%, dan 80% terhadap kematian Lalat Rumah (Musca domestica) dan ekstrak daun tembakau dan ekstrak daun sirsak dikatakan mampu mematikan lalat rumah apabila mencapai LC50. Jenis Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen (experiment) dengan rancangan Posttest Only Control Group Design, yaitu merupakan desain penelitian yang tidak menggunakan pretes terhadap sampel sebelum perlakuan. Berdasarkan hasil uji Paired Sample test dan Uji Friedman Test diperoleh nilai A symp. Sig. (2-tailed) pada semua perlakuan baik pada perlakuan ekstrak daun tembakau dan ekstrak daun sirsak yaitu sig. <0.05 maka dinyatakan bahwa ekstrak tembakau (Nicotiana tobaccum) dan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L)  efektiv terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica). Implikasi pada penelitian ini yaitu untuk penelitis elanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan konsentrasi ekstrak daun tembakau (Nicotiana tobaccum) dan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L) yang lebih efektif dalam membunuh lalat rumah dalam ruangan dengan skala yang besar, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efek ekstrak daun tembakau (Nicotiana tobaccum) dan ekstrak daun sirsak (Annona muricata L) yang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dan praktis. Kata Kunci : Ekstrak daun Tembakau, Ekstrak Daun Sirsak, Jumlah Lalat Rumah yang Mati

Page 1 of 1 | Total Record : 8