cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013" : 8 Documents clear
SIMULASI PENGARUH FRICTION, SPEED, MATERIAL, DAN TEMPERATURE TERHADAP DAMAGE PADA BLOCK PRE FORMING DENGAN METODE TAGUCHI Dicky Tyagita; Asroni Asroni
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.711 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.36

Abstract

Pada proses pembentukan logam damage dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu beban yang bekerja pada benda kerja, temperatur pemanasan awal, dan temperatur yang disebankan gesekan antara die dan material yang akan di lakukan pre forming. Proses metal forming bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu pengerjaan panas (hot working) dan pengerjaan dingin (cold working). Pada proses pengerjaan panas dan pengerjaan dingin logam mengalami deformasi plastis dan perubahan bentuk. Pada pengerjaan panas, gaya deformasi yang diperlukan adalah lebih rendah dan perubahan sifat mekanik juga tidak siknifikan. Pada pengerjaan dingin, diperlukan gaya yang lebih besar, akan tetapi kekuatan logam tersebut akan meningkat secara signifikan. Tren penggunaan simulasi semakin meningkat dikarenakan mampu memprediksi dan menggambarkan mekanisme proses serta mendapatkan optimasi proses pre forming. Studi yang dilakukan menggunakan simulasi 3 dimensi (3D) untuk memprediksi pengaruh variasi friction, speed, material, dan temperature terhadap damage pada block pre forming. Dari hasil simulasi menunjukkan nilai damage terbesar terlihat pada spesimen nomor 9 dengan nilai damage tertinggi sebesar 0,0302 pada variasi friction sebesar 0,2; speed punch 2 inc/s, material al 2xxx, dan temperature 122 °F. Nilai damage terendah terlihat pada spesimen nomor 6 dengan nilai damage tertinggi sebesar 0,0101 pada variasi friction sebesar 0,12; speed punch 2 inc/s, material al 1xxx, dan temperature 122 °F. Nilai load prediction terbesar terlihat pada grafik 1 dengan nilai 1470 klbf. Nilai load prediction terkecil terlihat pada grafik 6 dengan nilai 155
Daya Angkat dan Tarik Kapal Barang Menggunakan Turbosail Dengan Model Simulasi K-Omega Two Scale Eka Sari Wijiaanti; Irfan Wahyudi; Yudi Setiawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.683 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.32

Abstract

Seiring dengan ramainya arus keluar masuk penduduk dan pengiriman barang pribadi melalui paket-paket jasa pengiriman menambah ramainya arus transportasi darat dan laut. Namun, kondisi tersebut tidak dibarengi dengan pengelolaan sumber energi bahan bakar khususnya transportasi laut. Aerodinamis kapal laut harus didukung oleh kecepatan angin yang bertiup di sekitar kapal tersebut. Dengan mendesain sebuah turbosail pada kapal barang, kita dapat mengkolaborasikan sumber energi fosil dan energi angin. Desain Turbosail yang tepat untuk digunakan pada kapal barang.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aliran turbulen di sekitar turbosail serta mendapatkan simulasi terbaik. Profil turbovoile dirancang dengan bentuk bulat telur untuk meningkatkan kinerja aerodinamis dengan mengurangi hambatan dengan mengamati koefisien lift dan drag yang dihasilkan dengan Model Simulasi K-Omega Two Scale. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa nilai koefisien angkat dan tarik meningkat sesuai dengan kenaikan bilangan Reynolds.
PEMAMFAATAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK PEMBUATAN ARANG DENGAN PROSES PIROLISA Dharma, Untung Surya
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v2i1.37

Abstract

Sumber energi yang berasal dari fosil ( migas ) merupakan sumber bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui. Dimasa sekarang kebutuhan energi sangat meningkat dikarenakan jumlah penduduk semakin banyak dan revolusi Industri yang menuntut sumber energi semakin tinggi. Hal tersebut merupakan permasalahan yang sangat komplek dikarenakan bahan bakar migas semakin menipis. Pemecahan masalah diatas dapat diatasi dengan cara mencari sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah pertanian yang diubah menjadi arang dengan proses pirolisa kemudian dijadikan briket. Pada pengujian ini penulis hanya menggunakan daun mahoni dan sekam padi sebagai bahan baku briket. Hasil yang didapat menunjukkan penggunaan briket sekam padi lebih optimal dibandingkan daun mahoni. Pada pemakaian sekam padi membutuhkan waktu 15 menit untuk mendidihkan air sedangkan daun mahoni membutukkan waktu 20 menit. Hal ini disebabkan suhu yang dihasilkan sekam padi lebih tinggi sehingga air cepat mendidih. Sekam padi mengandung selulosa yang lebih tinggi dibanding daun mahoni sehingga proses pembakaran lebih cepat.
PEMAMFAATAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK PEMBUATAN ARANG DENGAN PROSES PIROLISA Untung Surya Dharma
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.441 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.641

Abstract

Dimasa sekarang kebutuhan energi sangat meningkat dikarenakan jumlah penduduk semakin banyak dan revolusi Industri yang menuntut sumber energi semakin tinggi. Hal tersebut merupakan permasalahan yang sangat komplek dikarenakan bahan bakar migas semakin menipis. Pemecahan masalah diatas dapat diatasi dengan cara mencari sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Salah satunya dengan memanfaatkan limbah pertanian yang diubah menjadi arang dengan proses pirolisa kemudian dijadikan briket. Pada pengujian ini penulis hanya menggunakan daun mahoni dan sekam padi sebagai bahan baku briket. Hasil yang didapat menunjukkan penggunaan briket sekam padi lebih optimal dibandingkan daun mahoni. Pada pemakaian sekam padi membutuhkan waktu 15 menit untuk mendidihkan air sedangkan daun mahoni membutukkan waktu 20 menit. Hal ini disebabkan suhu yang dihasilkan sekam padi lebih tinggi sehingga air cepat mendidih. Sekam padi mengandung selulosa yang lebih tinggi dibanding daun mahoni sehingga proses pembakaran lebih cepat.Kata Kunci : Retort, Sistem pirolisa, Briket
PROSES DAUR ULANG REFRIGERAN YANG TERCEMAR SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN DAN PENGHEMATAN Kemas Ridhuan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.529 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.38

Abstract

Zat-zat sintetik buatan manusia seperti refrigeran CFC (chloro fluoro carbon) seperti R 12 dan R 22 yang banyak digunakan terutama pada alat-alat pendingin dan tergolong sangat merusak lapisan ozon. Dalam aplikasi lapangan banyak terjadi pelepasan atau pembuangan refrigeran (freon) seperti pada saat servis karena refrigeran tersebut telah bercampur dengan pelumas atau air dan ini tidak baik lagi digunakan karena akan merusak alat. Cara yang aman dan efisensi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara mendaur ulang refrigeran yang tercemar tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses daur ulang refrigerant dan efisiensi pemisahan refrigerant yang terjadi. Metode penelitian yang dilakukan yaitu proses daur ulang pada alat/mesin 3-R ( recovery, recycle, recharging). Jenis refrigeran yang akan didaur ulang adalag CFC R-12. Pertama proses tersebut mengeluarkan refrigeran dari sistem (alat pendingin) dengan cara vacum lalu menyimpannya, kemudian refrigeran tersebut didaur ulang pada mesin recovery dalam bentuk uap atau cairan masuk melalui filter driel. Uap refrigeran dan pelumas cair akan terpisah berdasarkan prinsip garavitasi. Refrigeran akan dikondensasikan di kondensor kemudian masuk ke tangki penampungan. Selanjutnya refrigeran diproses pada mesin recharging untuk dimasukkan kembali ke sistem (alat pendingin). Hasul penelitian yang didapat menunjukkan hubungan antara tekanan dan temperature. Rata-rata ukuran refrigeran yang didaur ulang ; massa 24 gram, tekanan 15 psi dan temperatur 12 C. Efisiensi massa refrigeran yang diperoleh setelah daur ulang 84,83 % dan massa pelumas 11,84 % serta massa kehilangan akibat menempel atau tersaring 3,33 %. Ini menunjukan bahwa proses daur ulang sangat efektif, selain untuk menanggulangi perusak lapisan ozon, juga dapat menghemat pengeluaran untuk pembelian refrigeran serta dapat mempertahankan keawetan sistem (alat pendingin) seperti kompresor dan evaporatornya.
ANALISA DEFORMASI CRASH BOX DENGAN VARIASI DIAMETER DENGAN SIMULASI SOFTWARE ANSYS 14.5 Nanang Tawaf; Asroni Asroni
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.565 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.33

Abstract

Perkembangan teknologi dan perkembangan sistem keamanan pada alat transportasi sangat diperlukan oleh industry otomotif. Berbicara mengenai alat transportasi maka tidak lepas dengan kemungkinan kecelakaan lalu lintas yang akan terjadi, tentunya hal ini merupakan sesuatu yang tidak diharapkan, sehingga para produsen alat transportasi selalu berpikir untuk memberikan solusi terhadap hal tersebut dengan cara menambahkan beberapa sistem keamanan pada produknya agar dapat meminimalisasi efek yang ditimbulkan akibat kecelakaan. Dengan variasi diameter crash box maka deformasi yang terjadi semakin besar, yaitu crash box I diameter 90 mm, crash box II diameter 85 mm, crash box III diameter 80 mm, crash box IV diameter 75 mm, masing – masing memiliki deformasi sebesar 0.021075 m, 0.028341 m, 0.028616 m dan 0.034857 m. Semakin berkurangnya rasio (D/L) maka efisiensi perpindahannya semakin kecil sehingga deformasi plastis yang dihasilkan makin besar pula sehingga penyerapan energinya makin maksimal dan efek deselerasi nya makin menurun, efisiensi gaya tabrak makin menurun dikarenakan perbandingan gaya puncak dan gaya rata-rata semakin kecil akibat pemadatan atau compaction yang terjadi akibat tumbukan hal ini berpengaruh terhadap meningkatnya efek deselerasi yang kurang menguntungkan. Semakin besar diameter crash box, maka luas permukaannya juga semakin besar sehingga momen inersia luasannya pun juga semakin besar, besarnya momen inersia luasan berpengaruh terhadap nilai beban kritis yang dihasilkan, semakin besar momen inersia luasannya maka beban kritis yang diperlukan untuk mendeformasi crash box juga semakin besar karena beban kritis berbanding lurus dengan momen inersia luasan, besar beban kritis sendiri berpengaruh terhadap gaya yang diterima oleh crash box semakin besar beban kritis maka gaya awal yang diterima crash box untuk mengalami buckling pada dinding juga semakin besar, gaya awal inilah yang mengawali terjadinya lipatan-lipatan pada dinding crash box.
SISTEM KERJA PENGENDALI OTOMATIS LAMPU TRAFFIC LIGHT PADA PERSIMPANGAN 4 (EMPAT) JALAN RAYA MENGGUNAKAN PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) Sudarmaji, Sudarmaji
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.518 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.34

Abstract

Perkembangan penduduk ternyata berpengaruh dengan masalah kemacetan lalu -lintas terutama pada persimpangan - persimpangan dengan banyak kendaraan yang beroperasi dijalan raya sehingga mengganggu kelancaran lalu-lintas. Kondisi yang seperti ini membutuhkan pengaturan lalu-lintas, dalam pengamatan dan analisis mengenai laju jalur yang padat pada empat jalur dengan menggunakan gerakan tangan petugas Polantas (Polisi lalu-lintas) yang dirasa masih kurang efektif. Pengendali yang digunakan kurang efisien dalam pengoperasiannya, sehingga sering terjadi gangguan pada traffic light. Pengaturan Traffic Light menggunakan PLC yang dilengkapi sistem bahasa Logic, Digital, Timmer, Delay, dan Relay dan tidak membutuhkan piranti tambahan yang begitu besar dalam komponen, berbeda dengan pengendali lain masih menggunakan sistem ADC. Sistem pengoperasiannya sangat fleksibel dan mudah dalam pembuatan program bisa dilakukan pada software dengan menggunakan Logosoft, atau langsung pada PLC-nya. Teknologi pengendali PLC bisa mengatur semua jalur Traffic Light sesuai dengan kebutuhan, sehingga kemacetan tidak terjadi pada jalur utama.
UNJUK KERJA TURBIN AIR TIPE CROSS FLOW DENGAN VARIASI DEBIT AIR DAN SUDUT SERANG NOSEL Yudi Setiawan; Irfan Wahyudi; Erwin Nandes
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.032 KB) | DOI: 10.24127/trb.v2i1.35

Abstract

Turbin air adalah suatu mesin yang menghasilkan energi mekanik berupa putaran poros dengan memanfaatkan energi potensial air. Energi ini selanjutnya diubah menjadi bentuk energi lain seperti energi listrik. Turbin air yang digunakan di Indonesia sebagian besar adalah turbin aliran silang (cross flow). Turbin cross flow memiliki kontruksi yang sederhana dan memberikan biaya operasional kecil. Pentingnya dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh debit air dan variasi sudut serang nosel terhadap unjuk kerja turbin cross flow. Penelitian ini dilakukan menggunakan instalasi penelitian yang tersusun atas beberapa peralatan utama. Diantaranya runner (piringan dan sudu), nosel, rotameter, tachometer, dan neraca pegas. Penelitian ini menggunakan debit 5 gpm dan 10 gpm dengan variasi sudut serang nosel mulai dari 10o, 20o, 30o, 40o, 50o, 60o, 70o, dan 80o menggunakan sudu berjumlah 18. Unjuk kerja turbin cross flow ditunjukkan berdasarkan daya, putaran dan efisiensi turbin yang dihasilkan dari percobaan. Hasil percobaan menunjukkan bahwa debit 10 gpm ternyata lebih baik dibandingkan debit 5 gpm yaitu pada putaran (131,7 rpm), daya (0,901 watt) dan efisiensi (72,90 %) terjadi pada sudut 30o.

Page 1 of 1 | Total Record : 8