cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 30 Documents clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA MELALUI MEDIA BLOG Kurnia Febianti
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat apakah ada peningkatan kemapuan menulis sesudah diajarkan kemampuan menulis dengan blog sebagai media pembelajaran. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan bahasa Inggris di STKIP muhammadiyah Pagar Alam, sedangkan sample dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester II. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penilitian ini adalah menggunakan test menulis,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai t-hitung > t-table (14.106 > 2.07387), Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh penggunaan blog sebagai media pembelajaran pada kemampuan menulis siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis siswa dengan menggunakan blog sebagai media pembelajaran. Kata kunci: kemampuan menulis siswa, blog Abstract The objective of this research was to find out whether or not there was significant improvement of students’ writing skill after being taught by using blog as teaching media. The population of this research was all English study program of STKIP Muhammadiyah Pagar Alam, and sample in this research was students in second semester. In collecting the data, the researcher written test. The result of this research show that t-obtain > t-table (14.106 > 2.07387), this result prove that there were influence of applying blog as teaching media in improving students’ writing skill. So, it can be concluded that there were improvement of students’ writing achievement by applying blog as teaching media. Keyword: students’ writing skill,blog 
PENGARUH KAIDAH RESPONS PEMBACA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (KRPDPBI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP NILAI TANGGUNG JAWAB Alpansyah Alpansyah
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ada dua masalah dalam penelitian ini. Pertama, peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai tanggung jawab melalui penggunaan kaidah respons pembaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (KRPDPBI). Kedua, perbedaan antara siswa lelaki (L) dengan siswa perempuan (P) dalam pemahaman siswa terhadap nilai tanggung jawab melalui penggunaan kaidah respons pembaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (KRPDPBI) . Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi bahwa peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai tanggung jawab melalui penggunaan kaidah respons pembaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (KRPDPBI); (2) mengidentifikasi bahwa penggunaan kaidah repons pembaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (KRPDPBI) terdapat perbedaan antara siswa lelaki (L) dengan siswa perempuan (P). Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan dua metode yang berbeda. Penelitian dilakukan terhadap siswa SMP Negeri di Kabupaten Ogan Ilir, dengan sampel siswa kelas IX SMP A sebagai kelompok eksperimen dan siwa kelas IX SMP B sebagai kelompok kontrol. Terhadap kelompok eksperimen diberikan pembelajaran berdasarkan KRPDPBI sedangkan terhadap kelompok kontrol diberkan kaidah pembelajaran biasa menurut kurikulum. Analisis data dilakukan melalui uji statistik SPSS ver. 23 dalam bentuk paired sample t-test untuk membandingkan skor rata-rata dari pre test dan post test dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dan independen t-test untuk menentukan skor rata-rata skor kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pencapaian skor pemahaman nilai ketanggung jawab untuk siswa yang diajar dengan KRPDPBI lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa menurut kurikulum: (2) pencapaian pemahaman nilai tanggung jawab siswa laki-laki (L) tidak lebih baik dibandingkan dengan siswa perempuan (P). Kata kunci: kaidah respons pembaca, nilai tanggung jawab, pembelajaran Bahasa Indonesia, eksperimen. 
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA PENYIARAN RADIO 95,9 EL JOHN FM PALEMBANG Medio Lailatin Nisphi
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode dan alih kode serta untuk mengetahui beberapa faktor penyebab terjadinya campur kode dan alih kode dalam penyiaran radio program hangout 95,9 El John FM Palembang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat perekam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris serta bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia dan faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor penutur (penyiar). Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, baster, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab yang paling dominan terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan. Kata kunci: alih kode, campur kode, siaran 95,9 El John FM Palembang 
Potensi Cerita Rakyat sebagai Objek Material Bersastra dalam Media Digital Erlinda Rosita
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang potensi cerita rakyat sebagai objek material bersastra dalam media digital. Cerita rakyat yang tersebar di Nusantara merupakan kekayaan budaya yang patut untuk menjadi populer lewat media digital. Dengan eksisnya cerita rakyat dalam media digital maka esensinya sebagai karya yang unik dan bernilai dapat dinikmati secara mudah dan masif. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan bagi penikmat media digital. Selain itu, secara otomatis hadirnya cerita rakyat di media digital dapat menjadi langkah tepat dalam merevitalisasi keberadaannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif sehingga yang dilakukan lebih pada kedalaman penghayatan terhadap cerita rakyat yang sedang dinikmati. Dengan metode deskriptif analisis diharapkan dapat mengurai dan menganalisis secara kritis potensi cerita rakyat sebagai objek material bersastra dalam media digital. Untuk menghadirkan cerita rakyat yang memesona dalam media digital yang dapat diakses oleh seluruh dunia maka diperlukan higher order thinking skills (HOTS). Dengan HOTS diharapkan cerita rakyat yang ditampilkan dapat berkontribusi dalam memfungsikan media digital sebagai media pemudah untuk mendapatkan berbagai informasi, dalam hal ini cerita rakyat. Kata-kata kunci: potensi, cerita rakyat, eksistensi, merevitalisasi, dan HOTS Abstract The research is about the potential of folklore as the object of literary material in digital media. The folklore that spread throughout native land is a cultural richness that deserve to be popular through digital media. With the existence of the folklore in the digital media so its existence as the unique works and valueable which can be enjoyed easily and massive. Therefore, the reseach is expected to enrich treasury of knowledge for comnoisseur of digital media. Moreover, automatically the presense of folklore in digital media can be the right step in revitalizing its existence. This reseach is a qualitative study so that it just conducted more on the depth of appreciation to word the folklore being enjoyed. By using the descriptive analysis method is expected to parse and analize critically the potential of folklore as the object of material literay in digital media. To have the enchanting folklore in the digital media which can be accessed by the whole world then it needed higher order thinking skills (HOTS). By HOTS it expected that folklore displayed can contribute in fungtioning the digital media as an easy media to get various informating in this case, folklore. Keys Word: potency, folklore, existency, revitalizing, and HOTS 
ILMUWAN BAHASA DAN SASTRA, SERTA KENDALAKENDALANYA I Dewa Putu Wijana
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language and literature do not just constitute one of the most interesting subject matters to study, they also conceal a lot of glorious values owned by the speech communities. To enable revealing the cultural noble values hidden in Indonesian, the local languages, as well as in their literary works, the language and literary researchers should be equiped themselves with an adequate linguistic and literary theories inspite of fully mastering the language of the verbal works use to convey. However, as far as Indonesian condition is concerned, linguists and literary experts are faced with a lot of obstacles in order to produce serious and profound studies in their field. Some of the constraints among many others are lack of motivation, time and financial shortages, low English or foreign language profeciency, approprieteness of languages and literary works that should become the study objects, and the negative impacts of modern technology. Keyword:Linguists, literary critics, constraints 
PERANAN KAHOOT! TERHADAP PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ayu Wulandari
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses sistematis yang ditempuh untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia secara holistik.sejalan dengan tujuan bangsa Indonesiayang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan Batang Tubuh UUD 1945 pada Pasal 28B ayat (1). Namun, peringkat Indonesia dalam bidang pendidikan masih di bawah Singapura, Vietnam, dan Thailand. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan kualitas pembelajaran dengan pembaruan pendekatan, pemilihan metode dan media, serta peningkatan relevansi metode mengajar. Pemilihan media ajar haruslah disesuaikan dengan kondisi yang ada dalam lingkungan pembelajaran. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam memilih media ajar, seperti tujuan pembelajaran, metode, memahami karakteristik media dan peserta didik, situasi, dan kondisi. Sebagai seorang pendidik, pemilihan dan penggunaan media pengajaran haruslah mempertimbangkan hal-hal berikut, yaitu: 1) pendidik dapat memperagakan media sesuai dengan pesan yang ingin disampakan; 2) jika media atau objek yang akan diperagakan tidak memungkinkan untuk dibawa ke dalam kelas, maka kelas yang dibawa ke objek tersebut atau membuat tiruannya; dan 3) jika media yang dicari tidak juga didapatkan, maka pendidik dapat mencari atau membuat tiruan dari objek tersebut. Kahoot! merupakan media pembelajaran online yang berisi kuis atau permainan online. Kahoot adalah aplikasi online di mana kuis dapat dikembangkan dan disajikan dalam format “permainan”. Poin diberikan untuk jawaban yang benar dan peserta didik yang berpartisipasi akan segera melihat hasil tanggapan mereka. Untuk membuat game. Kahoot dibutuhkan pengguna untuk masuk ke web Kahoot (http://getkahoot.com). Setelah memiliki akun Kahoot, pengguna dapat menciptakan pertanyaan menggunakan fitur yang tersedia. Kata kunci: Kahoot!, pembelajaran, peserta didik 
PENGGUNAAN MEDIA POP UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA SMP MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Supriatini Supriatini
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sekolah bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanah Undang-Undang Dasar 1945 yang selalu berkembang sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi. Begitu juga, perkembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar. Berbagai media pembelajaran, yang ada dalam pembelajaran selalu dapat digunakan guru, salah satunya adalah media pembelajaran Pop Up Book. Pop Up Book merupakan buku yang di dalamnya jika dibuka maka muncul gambar atau tulisan yang timbul (tiga dimensi). Masalah yang terdapat dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media Pop Up Book untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelasVII SMP Muhammadiyah 1 Palembang dapat digunakankan? Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menggunakan media Pop Up Book untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa SMP Muhammadiyah 1 Palembang. Objek penelitian diambil dari kelas VII yang berjumlah 31 siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 21 perempuan. Berdasarkan hasil data tes essai prasiklus yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) terdapat 2 (6,45%) siswa, siklus 1 sebanyak 18 (58,06%) siswa, dan siklus 2 sebanyak 30 (96,77%) siswa. Dari hasil penelitian ini, nilai tertinggi dari prasiklus sampai dengan siklus 2 yang diperoleh siswa adalah 88 dan nilai terendah adalah 50 dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada prasiklus 59,70, siklus 1 sebesar 73, serta siklus 2 sebesar 79,22. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa siswa kelas VII.A SMP Muhammadiyah 1 Palembang terampil menulis teks deskripsi dengan media pembelajaran Pop Up Book dan terbukti kebenarannya sesuai dengan pengujian hasil hipotesis. Oleh karena itu, peneliti menyarankan pada guru Bahasa Indonesia agar memberikan materi pelajaran dengan media yang bervariasi. Kemudian, peneliti juga menyarankan untuk siswa lebih meningkatkan lagi minat dalam belajar bahasa Indonesia khususnya materi menulis teks deskripsi. Kata kunci: penggunaan, media pop up book, teks deskripsi 
Analisis Tema pada Sastra Lisan Semende. vendra ardiansyah
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada tiga hal yang dibahas dalam tulisan ini. Yakni stuktur tema, pola pengembangan tema, dan bentuk tema. Analisis struktur tema dan bentuk tema menggunakan teori yang dicetuskan Paltridge (2006) sedangkan analisis pola pengembangan tema menggunakan teori Eggins (2006). Dari ketiga pengelompokan analisis yang disajikan pada penelitian yang dilaporkan ditulisan ini akan dihubungkan dengan bagaimana cara mempelajari kemampuan pendongen dari sudut pandang teks. Hasil analisis menunjukan tiga temuan, pertama struktur tema yang digunakan tema tunggal berbentuk frasa. Tema ganda berbentuk frasa, dan tema ganda berbentuk klausa. Kedua pola pengembangan tema menggunakan tema utama dan bersifat multiple theme. Ketiga bentuk tema terdiri dari tema topical 64%, tekstual 22%, dan interpersonal 14%.Kata Kunci: Stuktur tema, Pola pengembangan tema, Bentuk tema, Sastra lisan, Semende.
ANALISIS GAYA BAHASA ARTIS PADA MEDIA SOSIAL Arba Ina Putri
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitai ini dilakukan untuk menganalisis beberapa komponen yang ada di dalam gaya bahasa artis di media sosial, yaitu (1) jenis-jenis gaya bahasa artis di media sosial, dan (2) fungsi-funsgi gaya bahasa artis di media sosial. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian di ambil dari kalimat status artis di media sosial yang terdapat jenis dan fungsi gaya bahasa artis di media sosial. Teknik pengumpulan datapada penilitian ini yaitu metode simak dengan memakai teknik catat dan teknik simak bebas libat cakap.Metode analisis data yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode padan ortografis. Metode analisis data ini pada dasarnya adalah metode padan dan teknik pilah unsru khusus. Penyajian hasil data penelitian ini menggunakan teknik informal. Hasil pembahasan penelitian pada gaya bahasa artis di media sosial, yaitu 1. jenis-jenis gaya bahasa artis di media sosial, ada 1) majas penegasan, seperti a) alonim, b) aferesis, c) bombastis, d) simploke, e) esklamasio, f) anafora, g) invokasi. 2) majas perbandingan, seperti a) alusio, b) hiperbola, c) antonomasia, d) simile, e) personifikasi, f) litotes. 3) majas pertentangan, seperti a) kontradiksio, b) paradoks. 4) majas sindiran, sepertia) permainan kata, b) ironi, c) sinisme, d) sarkasme. 2. Fungsi-fungsi gaya bahasa artis di media sosial, yaitu 1) dapat meyakinkan pembaca atau pendengar, memengaruhi para pendengar atau pembaca, 2) dapat menimbulkan perasaan dialami seperti, marah, senang, dan sedih. 3) sebagai sarana memperkuat suatu dampak yang muncul dari ide yang disajikan. Kata kunci: gaya bahasa, artis, jenis, fungsi 
PENGGUNAAN BAHASA PADA KOLOM KOMENTAR DI YOUTUBE: STUDI KAJIAN AWAL Rensiana Yacob
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan teknologi, pengunaan bahasa semakin meluas untuk memudahkan orang berkomunikasi sesamanya. Salah satu media komunikasi yang saat ini sangat digemarin oleh pengguna yaitu youtube. Pengguna youtube mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sering mengakses media ini. Dalam penggunaan youtube telah menghasilkan variasi leksikal. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik bahasa yang ada pada kolom komentar youtube. Data yang diperoleh dari penggunaan youtube di channel Ricis Official dan Baim Paula. Dari hasil analisis terdapat variasi bahasa yang digunakan pada kolom komentar di youtube yaitu penggantian fonem baru, penambahan fonem, penghilangan fonem serta penggunaan bahasa Indonesia yang bercampur dengan bahasa asing dan bahasa daerah. Beberapa kata baru yang ditemukan pada kolom komentar di youtube, seperti bumil (ibu hamil), debay (adik bayi), mantul (mantap betul). Namun demikina, penggunaan bahasa pada kolom komentar di youtube perlu disikapi dengan penuh perhatian karena bisa berakibat penyimpangan pada perkembangan bahasa Indonesia. Kata kunci: bahasa, kolom komentar youtube 

Page 2 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2019 2019