cover
Contact Name
Salman Al Faris
Contact Email
maqasid@um-surabaya.ac.id
Phone
+6289654453687
Journal Mail Official
maqasid@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid/about/contact
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 2252 528     EISSN : 26155622     DOI : 10.30651
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil kajian dan penelitian orisinal dengan edisi terbaru dalam Studi Hukum Islam. Ruang Lingkup Jurnal Maqasid adalah (1) Hukum Islam (Islamic Law), (2) Hukum Keluarga Islam (Islamic Family Law), (3) Hukum Perkawinan Islam (Munakahat), (4) Hukum Kewarisan Islam (Mawaris), (5) Hukum Ekonomi Islam (Muamalah), (6) Ilmu Astronomi Islam (Falak), (7) Kajian Studi Hukum Islam.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013)" : 5 Documents clear
Mengemis Sebagai Profesi (Tinjauan Hukum Islam pada Masyarakat stren Kali Jagir kecamatan Wonokromo Kota Surabaya) Agung Firmansyah
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.683 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1419

Abstract

Abstract Vagrants and beggars are problems that continuouslybecome government's attention. In accordance with the regulation (UU). This program is a social rehabilitation program for vagrants and beggars which integrated based on rural area emphasizing to return them to their hometown or re-migration. Various solutions and policies tried to do by the government, but as if the solutions and policies do not really give an optimal impact due to the fact that the number of beggars has increased. This research aims to determine the factors that make people make the profession of begging as a source of revenue without going to seek better job.This research is a field research in Islamic law that having characteristics of descriptive qualitative. In collecting the data, the researcher used observation and interview techniques.The data analyzed qualitatively based on the theory related to the researchobject, and the subject of this research was 30 beggars which is consists of 15 men, 15 women and six others were children. From these research obtained that the beggars in Jagirriverbank of Wonokromo subdistrict largely dominated by adults and children, with some of the characteristics background as followed: 1). They are lazy to work and would rather to beg. In other words they do not have the expectation or hope to live strongly. 2). The lack of discipline from parents or guardians who could be as a role models or examples, but mistakes in educating, so there were exploitation of early childhood. 3). They were tempted to livelihood in a city which is considered pledged so that create urbanization to town without any preparation or expertise. Beggars in Jagir riverbank of Wonokromo Surabaya is none other than as a profession that is prohibited by religion. Islam is not ordained by begging, lying or deceiving. The reason is not only because it violates the sin, but also because such actions are deemed contaminate good deeds and depriving the poor people who do need help, even it ruin the good image of the poor people who do not want to beg and those who love virtue. Keywords: Begging, Profession, and Stren
Model Biro Jodoh Islami Dalam Perkawinan (Studi Kasus Peran Lembaga Biro Jodoh Islami Etty Sunanti Di Surabaya) Annisa Putri Sita; Isa Anshori
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.256 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1420

Abstract

Abstrak Dewasa ini semakin marak lembaga biro jodoh yang berkembang di masyarakat yang belum menerapkan konsep islam di dalamnya. Dan bertambahnya angka pacaran yang berakibat pada kasus hamil di luar perkawinan yang banyak terjadi di masyarakat. Permasalahan yang dikaji menjadi sorotan utama bagi peneliti adalah tentang proses pelaksanaan, pelayanan lembaga biro jodoh serta pandangan islam mengenai lembaga biro jodoh. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan latar Biro Jodoh Etty Sunanti. Pemngumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi pasif, wawancara terstruktur dan dokumenasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, yaitu triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Implikasi dari penelitian ini diketahui bahwa hukum dari biro jodoh adalah mubah asalkan syarat dan ketentuannya harus tetap dilaksanankan. Pelaksanaan perjodohan pada Biro Jodoh Islami Etty Sunanti meliputi konsultasi, pendaftaran, proses perjodohan oleh owner, lalu proses ta‟aruf. Jika tahapan ini dilakukan dengan cara yang baik menurut syariat islam, maka niscaya akan melahirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Kata Kunci : Model Biro Jodoh Islami Dalam Perkawinan
Studi Analisis Awal Waktu Shalat Shubuh (Kajian Atas Relevansi Nilai Ketinggian Matahari Terhadap Kemunculan Fajar Shadiq) Diah Utari
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.946 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1415

Abstract

Abstrak Penentuan awal waktu shalat merupakan hal urgen dan fundamental dalam pelaksanaan ibadah shalat. Walaupun begitu, sampai saat ini tidak begitu banyak perhatian terhadapnya jika dibandingkan dengan persoalan penentuan awal bulan Qamariyah yang setiap tahunnya selalu menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Dalam penetapan awal waktu shalat posisi matahari merupakan faktor utama yang harus diperhatikan, akibat yang ditimbulkan adalah setiap beda hari dan beda tempat maka waktu shalat juga akan berbeda pula. Perbedaan tersebut juga didapati dalam penetapan awal waktu shalat Shubuh, dalam hal ini ada beberapa pendapat mengenai ketinggian matahari yang digunakan, walaupun dalam aspek fiqh nya tidak ada ditemukan kontroversi. Ketinggian matahari merupakan salah satu unsur utama dalam perhitungannya, sehingga dalam hal ini harus ada kepastian. Beberapa kriteria ditawarkan oleh beberapa ahlinya, mulai dari -14 derajat sampai -20 derajat. Kata Kunci: Sholat, Hukum Islam
Perkawinan Dalam Novel Ketika Cinta Bertasbih Perspektif Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia Anggha Triyogo Saputra
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.374 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1416

Abstract

Abstrak Novel dapat digunakan sebagai sarana penyebaran dakwah mengenai hukum perkawinan Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran novel dapat mengubah cara pandang, pemikiran, bahkan perilaku pembacanya seperti novel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu novel “Ketika Cinta Bertasbih“ karangan Habiburrahman El Shirazy. Melalui novel ini Habiburrahman berusaha memberikan semangat keislaman yang telah lama dilupakan. Alasan dilakukannya penelitian ini ialah untuk melihat seperti apa wacana tulisan Habiburrahman dan hal perkawinan. Novel Ketika Cinta Bertasbih merupakan konsep pemikiran Habiburrahman dalam memurnikan nilai-nilai ajaran Islam. Konsep tersebut dituangkan ke dalam novel. Dalam novel tersebut dimasukkan nilai-nilai akidah, akhlak, syariat, ibadah, dan muamalah. Melalui penelitian ini dikaji bagaimana struktur wacana tulisan Habiburrahman, bagaimana konteks sosialnya, dan bagaimana kognisi sosialnya. Selain itu dibahas pula analisis kesesuaian wacana perkawinan seperti perjanjian perkawinan dan pembatalan perkawinan yang ada dalam novel Ketika Cinta Bertasbih dengan hukum Islam yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan mengutip teks yang berkaitan dengan perkawinan. Untuk mengetahui isi dari novel ini penelitian ini dianalisis menggunakan teori analisis wacana Teun Van Dijk yang mengelaborasi keseluruhan dari teks yang berhubungan dengan perkawinan. Hasil yang didapat dari analisis isu-isu perkawinan yang dibahas dalam penelitian ini adalah perjanjian perkawinan yang sesuai dengan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan jalan perceraian yang seharusnya tidak ditempuh melainkan pembatalan perkawinan. Novel ini mempunyai muatan pesan-pesan kebaikan yang membangun jiwa. Kata kunci: Hukum perkawinan Islam, novel Ketika Cinta Bertasbih, pembatalan perkawinan, perjanjian perkawinan
Penerapan Akad Rahn Dan Penentuan Biaya Ijarah Dalam Sistem Gadai Syariah Menurut Fatwa DSN- MUI No 25/III/2002( Studi Kasus di PT. Pegadaian (Persero) CPS Cabang Blauran) Bambang Irawan; Mulyono .
MAQASID Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.524 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v2i2.1417

Abstract

Abstrak Berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 juni yang menyatakan bahwa besarnya biaya jasa penyimpanan tidak boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. Pegadaian Syariah hanya akan memperoleh keuntungan dari biaya sewa tempat penyimpanan. Kata kunci : Akad Rahn, Biaya Ijarah, Gadai Syariah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5